RSS

Koruptor Mengdaptasi Cerita Anak-anak

04 Apr

Cerita sebelum tidur bagi anak-anak balita oleh sebagian ahli psikologi sangat dianjurkan agar proses peningkatan imajinasi anak berkembang baik. Ibu-ibu yang tak pernah membaca majalah psikologi populerpun seringkali melakukan itu walaupun dengan alasan yang sederhana saja yaitu anak cepet tidur, biar si ibu bisa ngerjain dan dikerjain sesuatu yang lebih punya pahala.

Koruptor (baca: maling) di Indonesia sepertinya mengadaptasi cerita-cerita sebelum tidur tatkala koruptor tersebut masih balita….tapi jelas bukan karena kesengajaan ibu kalau anaknya ketika dewasa menjadi seorang koruptor yang cerdik dan licin. Cerita “Sang kancil mencuri ketimun” yang sering didengar rupanya terinternalisasi (biar dibilang ilmiah he he he) meresap dalam hati sanubarinya .

Kancil yang tertangkap “basah kuyup” ketika maling, justru sehari sebelum diadili dan divonis malah berusaha kabur dengan berbagai cara dengan menyerahkan seluruh tanggungjawab kesalahannya kepada si anjing milik petani yang menangkapnya. Saya yakin pengarang cerita sang kancil mencuri ketimun tidak bermaksud agar si kancil yang tidak bertanggung jawab itu dijadikan sebagai idola. Namun sejarah mencatat lain banyak koruptor lolos sementara yang menanggung akibatnya adalah para pejabat yang seharusnya justru penjaga dan mengelola keamanan harta benda Negara …! Dalam kasus BLBI, Bisa jadi Nur salim memang si kancil dan Urip TG memang……..?). Cerita “Sang kancil mencuri ketimun” hanya salah satu contoh cerita anak-anak yang menggambarkan bahwa menjadi maling, curang, cerdik dan tidak bertanggung jawab adalah sesuatu yang wajar dan hebat. Coba kita simak cerita-cerita Indonesia yang lain, seperti Sang kura-kura lomba lari, si kabayan, dll. Lain halnya dengan cerita seperti Tom si jempol (Tom Thumb), Tikus dan Singa, cerita yang menggambarkan sebuah perjuangan dan persahabatan sejati untuk mencapai sebuah cita-cita.

Mungkin kita sudah saatnya memilih cerita yang penuh dengan epos kerja dalam mencapai sebuah cita-cita atau mengganti profil idola si kabayan dengan idola yang enegik dan semangat, agar negara kita tidak penuh dengan pencuri , pemalas dan tidak bertanggung jawab, serta banyak anjing penjaga yang tidak menjadi korban kecerdikan si maling he…heeehe….

Bagaimana menurut anda, benarkah di Indonesia banyak kancilnya…..?

 
3 Comments

Posted by on April 4, 2008 in Sosial

 

3 responses to “Koruptor Mengdaptasi Cerita Anak-anak

  1. rifdatul

    November 13, 2008 at 8:34 am

    berlangganan dong

     
  2. Mualaf Menggugat

    April 9, 2008 at 2:38 am

    Wah kalau orang Indonesia sih mungkin tabiatnya sudah bisa dibaca dari cerita rakyatnya. Coba saja lihat tangkuban perahu atau candi roro jonggrang. Pengen dapat sesuatu yang besar dalam waktu singkat.
    Mari saatnya kita mengubah cerita rakyat.

     
  3. antown

    April 4, 2008 at 8:18 am

    ….lalu si ibu lalu mendoakan anaknya supaya kalo gede jadi orang bermanfaat…

    salam

     

Jangan lupa tulis komentar....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: