RSS

Lahir di Rumah Bersalin Beatrik

08 Mar

Tempat tanggal lahir selalu ditanyakan dan diisikan dalam hampir seluruh formulir isian yang berkaitan dengan identitas diri. Selain nama, orang wajib hapal tanggal lahir dan kota tempat lahirnya. Namun dimana tepatnya kita dilahirkan, bukan sebuah kewajiban untuk mengetahuinya.

Saya barangkali salah seorang yang kebetulan diberitahu ibu tempat saya dilahirkan yaitu Rumah Bersalin “Beatriks”. Sekarang tidak banyak orang tahu dimana Rumah bersalin itu kini berada ketika ditanya nama Beatriks dilontarkan. Kata ibu,  Beatriks adalah salah seorang anak Ratu Belanda berkuasa waktu itu, Ratu Yuliana namun sayangnya Ibu saya tidak menginformasikan atau mungkin tidak tahu kenapa rumah bersalin itu diberi nama Beatriks.

Ibu saya sangat bangga kalau ketiga anaknya semua dilahirkan dirumah bersalin itu, karena memang tidak semua orang mampu melahirkan di Beatriks waktu itu. Dokter yang menangani kelahiran saya menurut ibu saya adalah dokter Sastra yang pada tahun 1962 termasuk dokter terkenal. Sebenarnya orangtua saya bukan termasuk orang kaya pada waktu itu, ibu dapat melahirkan ketiga anaknya di Beatriks karena mempunyai fasilitas dari perusahaan percetakan Belanda yaitu NIMEV, ibu dan bapak saya memang bekerja di perusahaan itu sebagai tenaga adm dan bapak saya sebagai juru gambar (sekarang mungkin disebut sebagai designer grafis). Perusahaan itu kemudian dibeli oleh pengusaha bernama Ibrahim (I gie thong) dan Bapak Santoso. Karena pak I gie thong sangat senang dengan budaya Jawa khususnya wayang maka NIMEV berganti nama menjadi “PT Krishna Batara”, letaknya masih sama yaitu di Jl Ahmad Yani sebelah kanan Pakgade (Pegadaian) Cikudapateuh dan Mall elektronik Jaya Plasa. Desain tulisan PT Krishna Batara di tembok depan gedung percetakan masih seperti yang dulu seperti pertama kali bapak saya mendesainnya.

Sementara itu Rumah bersalin Beatriks kemudian berubah namanya menjadi Rumah sakit Bungsu, karena mungkin letaknya di Jalan Bungsu. Namun ketika Jl. Bungsu berubah nama menjadi Jl. Veteran RS itu masih bernama RS Bungsu sampai sekarang. Saya selalu membayangkan ibu saya bulak balik dari jalan Haremis Buahbatu ke Jl bungsu untuk memeriksakan kehamilannya sampai akhirnya saya lahir di situ tanggal 21 Maret 1962 dengan selamat.

 
1 Comment

Posted by on March 8, 2008 in Sosial

 

Tags: , , ,

One response to “Lahir di Rumah Bersalin Beatrik

  1. Nina Siti R

    December 6, 2015 at 11:36 am

    Sama, saya juga dilahirkan di RS Beatriks.
    Dokter yang menangani adalah Dokter suwardjono mantan menteri kesehatan.

     

Jangan lupa tulis komentar....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: