Sistem penilaian SNMPTN dan strategi untuk lolos

Selama ini, proses seleksi SNMPTN telah menjadi suatu misteri sehingga banyak orang  yang beranggapan bahwa lulus tidaknya seseorang dalam SNMPTN ditentukan oleh faktor nasib. Peserta  hanya membayar, mendaftar, mengikuti ujian dan akhirnya menerima hasil.  Sebagian besar peserta tidak mengetahui proses apa yang akan dilakukan panitia SNMPTN terhadap Formulir Pendaftaran dan Lembar Jawaban yang telah mereka isi hingga pengumuman hasil SNMPTN.  Hal ini diperparah oleh keterbatasan informasi mengenai SNMPTN sehingga banyak peserta yang tidak lolos sering menjadikan proses ini sebagai kambing hitam apalagi ketika melihat temannya yang menurut dia kemampuannya lebih rendah malah diterima/lolos.

Bisa jadi banyak peserta bertanya-tanya kenapa nggak diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) , padahal  termasuk siswa yang selalu masuk ranking dikelasnya. Tapi Entis Surentis  teman sekelasnya yang biasa-biasa saja malah diterima di PTN yang dipilihnya melalui SNMPTN.   Mungkin postingan ini bisa membantu menjawab misteri SNMPTN.  TUlisan ini diambil dari beberapa sumber  dengan maksud sebagai bahan evaluasi diri, paling tidak bagi adik-adik yang akan mengikuti  SNMPTN tahun 2011 akan lebih bsa mempersiapkan diri untuk bertarung memperoleh kursi di PTN yang diminatinya.

Tentu saja paling utama untuk bisa lolos SNMPTN adalah kesiapan diri baik mental maupun akademik, termasuk memahami sistem penilaiannya.  Saya pikir itu berlaku untuk semua ujian, evaluasi, monitoring.  Artinya bagi yang di uji, yang dimonitoring, maupun yang dievaluasi mesti tahu betul sistem, kriteria, dan materi  penialaiannya. Apabila kita tidak tahu dan paham maka hampir dapat dipastikan kita nggak akan lolos karena kita tidak tahu apa yang mesti dipersiapkan.

SISTEM PENILAIAN SNMPTN

Sistem Penilaian SNMPTN tahun-tahun sebelum 2009 menggunakan SISTEM NILAI MENTAH yaitu mengakumulasikan jumlah nilai dari mata pelajaran yang diujikan secara total.  Sedangkan sistem penilaian SNMPTN mulai  tahun 2010 memberlakukan SISTEM PERSENTIL  yaitu penlaian per mata pelajaran yang diujikan secara terpisah.  Dengan system persentil peserta SNMPTN harus mengerjakan semua mata pelajaran yang diujikan karena semua hasil tes akan diperiksa dan dinilai secara terpisah.  Penggunaan system penilaian tersebut mempunyai dampak yang berbeda dalam menentukan siapa yang akan lolos SNMPTN.

Sebelum tahun 2009, pada saat menggunakan system NILAI MENTAH banyak  peserta yang lolos atau diterima oleh satu program studi/jurusan di PTN dengan hanya mengandalkan satu mata pelajaran yang dianggap paling dikuasainya. Sedangkan mata pelajaran lain  tidak dijawab satupun dalam lembar jawaban (kosong).  Oleh sebab itu banyak peserta/siswa dari Jurusan IPA lolos (diterima)  di Akuntansi UI atau Fikom Unpad, karena mereka mengandalkan kemampuan di matematika, sementara pelajaran Ekonominya jelek bahkan mungkin tidak diisi/dikosongkan untuk menghindari nilai minus.

Sejak tahun 2009 SNMPTN telah menggunakan penilaian dengan sistem persentil. Sistem penilaian presentil menghendaki peserta mengerjakan semua mata pelajaran yang diujikan. Tindakan pengosongan jawaban satu atau dua mata pelajaran saja maka akan dinyatakan sebagai NILAI MATI dan dapat dipastikan peserta tidak akan lolos seleksi . Dapat difahami tujuan dari pemberlakukan sistem persentil adalah untuk menjaring para peserta SNMPTN yang memiliki kemampuan lebih komprehensif artinya tidak hanya mengandalkan satu atau dua mata pelajaran yang di ujikan.   Dari penilaian secara terpisah tersebut nantinya akan diberikan rangking dan peserta yang rangking rata-ratanya bagus di semua mata pelajaran yang diujikan berpeluang besar untuk lolos. Pokoknya, jangan sekali-kali mengosongkan jawaban satu matapelajaranpun, jawablah minimal satu pertanyaan tapi benar.

TES BIDANG STUDI PREDIKTIF (TBSP)

Perlu dipahami pula bahwa setiap bidang studi (mata pelajaran)  Tes Bidang Studi Prediktif (TBSP)  di nilai berdasarkan aturan, sebagai berikut :

  • Apabila jawaban betul dikalikan 4 (empat)
  • Apabila jawaban salah dikali -1. (minus satu),
  • Apabila tidak dijawab dikalikan 0 (nol).

Dengan aturan tersebut maka jangan menjawab asal-asalan atau menjawab tapi tidak yakin bahwa jawabannya benar.  Carilah pertanyaan lain yang  dapat dijawab dengan benar (lebih baik satu jawaban benar dari pada banyak menjawab tapi salah). Berikut  ilustrasi jawaban dari dua orang peserta :

Soal No. Peserta A Peserta B
Jawaban Skor Jawaban Skor
1 Benar 4 Benar 4
2 Benar 4 Kosong 0
3 Salah -1 Kosong 0
4 Salah -1 Kosong 0
5 Salah -1 Kosong 0
6 Salah -1 Kosong 0
7 Salah -1 Kosong 0
Jumlah 3 4

Dari ilustrasi di atas   bahwa kita jangan terlalu bernafsu menjawab tapi tidak yakin jika jawaban kita benar.  Jangan berspekulasi, jawablah pertanyaan jika dianggap  mampu menjawab dengan benar,  lebih baik lewat dulu pertanyaan sulit.  Jangan terbawa penasaran sehingga menghabiskan waktu untuk mengutak-ngatik soal dan jawaban.

Kontribusi atau bobot TBSP terhadap total skore adalah 70% (0,7),  Apabila jumlah  yang diujikan 7  matapelajaran maka masing-masing matapelajaran mempunyai bobot 70%  : 7 = 10 %  (0,1). Sedangkan sisanya yang 30 % untuk bobot Tes Potensi Akademik (TPA)

Setelah skor didapat, maka dilakukan pembobotan  hasil  TBSP masing-masing matapelajaran dikali 0,1 (total 70%, karena ada 7 bidang studi).  Inilah yang disebut sebagai nilai mentah (raw score). Dari skor ini peserta mendapatkan rangking per bidang studi  di program studi yang dipilihnya.

Berikut ilustrasi sederhana perbedaan sistem penilaian persentil dengan sistem nilai mentah :

Contoh Perhitungan dengan Sistem NILAI MENTAH

Misal ada 3 siswa Cecep, Entis, dan Aep dengan nilai sbb:

Nama Pelajaran 1 Rank Pelajaran 2 Rank Pelajaran 3 Rank Total
Cecep 100 1 10 3 10 3 120
Entis 30 2 30 2 30 2 90
Aep 10 3 50 1 50 1 110

Menurut cara lama (NILAI MENTAH) urutan kelulusan didasarkan skor total, dalam hal ini

1. Cecep  (120)

2. Aep  (110)

3 .Entis  (90)

Jika jumlah kapasitas yang dapat diterima 2 orang,  maka yang akan lulus adalah Cecep  dan Aep

Menurut perhitungan sistem persentil, setiap pelajaran siswa akan diranking. dan diberi NILAI BOBOT  dengan rumus sebagai berikut :  100 kali (1–(rangking/jumlah perserta)

Nama rank pel 1 nilai pel 1 rank pel 2 nilai pel 2 rank pel 3 nilai pel 3 Total Skor
Cecep 1 100 x (1- 1/3)= 67 3 100 x (1- 3/3)= 0 3 100 x (1- 3/3)= 0 67
Aep 2 100 x (1- 2/3)= 33 2 100 x (1- 2/3)= 33 2 100 x (1- 2/3)= 33 99
Entis 3 100 x (1- 3/3)= 0 1 100 x (1- 1/3)= 67 1 100 x (1- 1/3)= 67 134

Dengan sistem persentil ternyata urutan terbaik adalah

1.  Entis   (134)

2.  Aep     (99)

3. Cecep  (67)

Jika jumlah kapasitas yang dapat diterima 2 orang, maka yang akan lulus adalah Entis dan Aep.

Dari data tersebut maka dapat disimpulkan bahwa peserta tidak boleh meremehkan satu mata pelajaranpun,  Berdasarkan penilaian secara terpisah itu, hasil tes akan diberikan rangking. Peserta dengan rangking rata-ratanya tinggi  di semua mata pelajaran yang diujikan akan berpeluang besar lolos SNMPTN.

Tentu saja tujuan Panitia memberlakukan sistem persentil itu adalah untuk menjaring para peserta SNMPTN yang memiliki kemampuan lebih komprehensif. Alasannya, banyak kasus yang telah terjadi sebelumnya, di mana peserta yang lolos dan diterima di sebuah jurusan/program studi di PTN ternyata tidak memiliki kemampuan yang mahir sesuai jurusan yang dipilihnya.

Bagaimana kita memperoleh data pendaftar pada program studi yang kita pilih pada 2011 ?  tentu saja tidak bisa, kita hanya bisa memperoleh jumlah pendaftar  tahun sebelumnya (2010) dengan cara googling.  jika sudah diperoleh maka kita bisa memprediksi seberapa besar peluang untuk bisa lolos.

TES POTENSI AKADEMIK

Selain TBSP,   SNMPTN  juga menambahkan satu materi tes yaitu Test Potensi Akademik (TPA) dengan bobot penilaian 30 persen.  Bentuk TPA sendiri adalah tes kemampuan berpikir secara logis. Tes tersebut  berbeda dari psikotes yang harus ditangani khusus oleh psikolog.

Pada dasarnya TPA bertujuan untuk menjaring peserta SNMPTN dengan menekankan panilaian pada tiga poin, yaitu kemampuan komunikasi, analisis, dan hitungan. TPA merupakan indikator panilaian intelegensia alamiah peserta, selain untuk menjaring siswa yang betul-betul memiliki kemampuan yang konprehensif melalui TPBSP.

Tes ini juga berguna sebagai indikator penilaian yang bebas dari kontaminasi bimbingan belajar sebab kebanyakan siswa yang lulus dan bisa mengerjakan soal tes hanya karena hapal rumus yang didapat saat bimbingan belajar saja bukan murrni kemampuan berpikir sendiri. Test ini juga bertujuan untuk menghindari peserta lolos tetapi tidak cocok dengan jurusan/program studi yang dipilihnya.

Soal-soal TPA memang tidak secara khusus diajarkan di Sekolah. Kemampuan menjawab TPA akan sangat bergantung pada pengetahuan umum dan kebiasaan membaca diluar buku pelajaran, seperti majalah, koran,  berita TV dan lain-lain.  Carilah contoh-contoh soal TPA agar anda terbiasa menjawab secara benar dan cepat.  Perlu dipahami pula bahwa SNMPTN dirancang untuk menjaring calon mahasiswa yang selain pintar tapi juga cerdas.

MATERI SOAL

Materi soal untuk Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dimungkinkan dibuat berbeda dari tahun ke tahun. Materi soal yang bersifat prediktif tersebut nantinya akan menjadi acuan untuk bisa mengetahui potensi calon mahasiswa sesuai program studi pilihannya. Bisa saja  materi soal SNMPTN tidak mengulang materi yang sudah diujikan pada Ujian Nasional (UN) SMA/Sederajat. Soal-soal dibuat di luar kurikulum SMA/Sederajat untuk bisa melihat kemampuan dan kelulusan siswa yang akan menimba ilmu di bangku kuliah sesuai program studi yang dipilih.

Idealnya, semua matapelajaran TBSP dan TPA harus bagus,  namun apabila dilihat dari soal-soal yang dikeluarkan , saya malah melihat tidak ada satu orang pesertapun yang akan mampu menjawab secara benar seluruh soal yang diujikan dengan waktu sangat terbatas.   Tanpa bermaksud mengajak berspekulasi, bagaimanapun perlu dilakukan strategi dan taktik agar bisa lolos dengan berbagai keterbatasan kemampuan yang ada pada diri kita.

Dari uraian diatas beberapa catatan taktik dan strategi yang perlu dilakukan :

1.  Pahami betul kriteria penilaian dan aturan main SNMPTN 2011

2. Pelajarilah soal-soal SNMPTN tahun-tahun sebelumnya agar terbiasa dengan bentuk dan materi soal/pertanyaan SNMPTN

3. Ikutilah beberapa kali Try Out  jauh sebelum SNMPTN  yang diselenggarakan oleh penyelenggara Bimbel agar dapat mengukur kemampuan dan meningkatkannya.

4. Jawablah pertanyaan matapelajaran yang diujikan, jangan ada satu matapelajaranpun yang dikosongkan, jika ini dilakukan maka akan masuk pada NILAI MATI, yang dapat dipastikan tidak lolos

5. Jawablah soal yang  yakin dapat dijawab dengan benar, walaupun hanya 1 atau 2 soal sekalipun.  Jangan bernafsu untuk menjawab seluruh pertanyaan tapi tidak yakin bisa menjawab dengan benar.  Berdasarkan pengalaman peserta  dari yang Lolos SNMPTN tahun-tahun sebelumnya, justru di hanya menjawab 1, 2 atau 3 pertanyaan dari setiap mapel, tapi yakin benar.

6. Jawablah soal yang paling mudah terlebih dahulu.  Jangan habiskan waktu mengutak-ngatik soal sulit  hanya karena penasaran.  Jawablah soal seperti anda mengisi teka teki silang. Setelah mengisi yang mudah biasanya akan muncul inspirasi jawaban soal yang sulit yang tadinya dilewat.

7. Pahami mata pelajaran pendukung program studi yang dipilih.  Misalnya  anda memilih program studi Teknik Sipil maka matapelajaran pendukungnya adalah matematik dan fisika. Upayakan nilai tes Matematik dan Fisika tinggi.

8. Carilah informasi jumlah pendaftar dan daya tampung pada program Studi yang dipilih di tahun-tahun sebelumnya (2010) sebagai gambaran jumlah pesaing dan memprediksi ranking. (biasanya jumlah pendaftar tahun sebelumnya nggak terlalu jauh berbeda).  Misalnya disini

9. Walaupun tidak ada passing grade, namun perlu diperoleh informasi skore total (TBSP +TPA) yang dapat diterima di Program Studi yang dipilih dan bandingkan dengan hasil try out jika masih dibawah tingkatkan kemampuan samapai melebihi skore minimal Program Studi yang dipilih.

10. Jika ternyata  Skore  beberapa Try out tidak mampu melampaui nilai minimal, sudah saatnya mempertimbangkan untuk mengalihkan pilihan program studi atau PTN  yang  “passing grade”nya lebih rendah.

11. Ikutilah SNMPTN dengan tenang dan tidak menjadi beban berat yang seolah-olah jika tidak diterima SNMPTN masa depan atau reputasi anda hancur…!

Semoga berhasil !

About Krisdinar
Praktisi pendidkan dan pengguna alternatif curahan ekpresi dan informasi

137 Responses to Sistem penilaian SNMPTN dan strategi untuk lolos

  1. wullien says:

    good info :D
    thanks a lot .

  2. Rian says:

    Pak mau tanya… Apakah dalam SNMPTN 2011 ini ada istilah NILAI MATI seperti tahun-tahun sebelumnya???

    Misalkan saja ada orang yang dalam mata pelajaran tertentu memperoleh skor total minus (-)???

    padahal peringkatnya pada mata pelajaran lain sangat tinggi???

  3. Aom Kris says:

    @ Rian :
    Yang dimaksud dengan nilai mati itu adalah apabila salah satu mata pelajaran yang di ujikan tidak diisi atau tidak dijawab sama sekali . Jika itu dilakukan maka dapat dipastikan tidak akan lolos walapun mata pelajaran yang lain skorenya tinggi…Oleh sebab itu Jawablah minimal satu pertanyaan dari setiap mata pelajaran.

  4. joko92m says:

    ouh…jd gt ya mas…?
    klo misalkan saya dlm TBSD mapel matem dan b.ingg ragu dlm mnjawab jd saya gk boleh kosongin jawaban semua nomer soalx pda mapel td ya mas..?? se enggakx di isi 1 jawaban aja yg benar. ya mas??
    klo gk di isi semua di mapel yg saya gk bs itu n2ti bs tak ktrima ya mas snmptnx…??

    ssiipp daahh ane plajariin dr artikel2 ini… ^_^

  5. Aom Kris says:

    @ Joko92m :
    Betul begitu. Jangan sekali-kali mengosongkan satu mapelpun…minimal jawab satu soal tapi benar. jika satu saja mapel kosong sudah dapat dipastikan nggak lolos
    Terimakasih tanggapannya, semoga sukses

  6. Narendra says:

    Mohon informasi bagaimana sistem penilaian untuk Program IPC, apakah Nilai Mapel IPA dan IPS digabung baru diranking atau nilai IPA untuk pilihan Prodi IPA dan IPS utk Prodi IPS ?. Atau bagaimana penilaian pastinya ? Mohon penjelasan detailnya. Terima kasih.

  7. ahmadun says:

    mas yg itu di presentilkan mapel jenis tes yg bgaimana? Maaf mas saya masih belum mengerti

  8. Sashira says:

    Iya mas…, tolong yang ipc bagaimana??
    Apakah untuk pilihan jurusan ipa hanya tergantung dari TPA dan IPA
    Begitujuga untuk pilihan jurusan ips hanya bergantung pada TPA dan IPS
    Apakah begitu???
    Terima kasih:)

  9. Aom Kris says:

    @ Narendra dan Sashira :
    Bagi yang memilih IPC Pada hari pertama di test TPA dan Kemampuan Dasar (Matematika dasar, Bahasa Ingris dan Bahasa Indonesia). Pada hari kedua sesi pertama adalah tes IPA dan sesi kedua adalah tes IPS. Sistem penilaiannya tetap dipisahkan.
    1. TPA + Kemampuan Dasar + IPA untuk pilihan Prodi IPA
    2. TPA + Kemampuan Dasar + IPS untuk pilihan Prodi IPS

    Artinya untuk pilihan prodi IPA akan bergantung pada hasil test TPA + Kemampuan Dasar dan Test IPA saja. Begitu pula dengan pilihan prodi IPS akan bergantung pada hasil test TPA + Kemampuan Dasar dan Test IPS saja.

    @ Ahmadun :
    Yang di presentilkan adalah Tes TBSP (Test mata pelajaran)

  10. Rizqie says:

    Nanya donk,
    Masalah nilai mati itu asalkan dijawab minimal satu ya, nah kalo yang satu itu salah gimana??
    terus mending milih IPA atau IPC kelebihannya dimana ya??

  11. Aom Kris says:

    @Rizqie :
    1. Nilai mati tidak dipengaruhi oleh salah atau benarnya. Kalo jawaban yang satu itu salah juga…maka tidak lolosnya SNMPTN bukan karena nilai mati, Tapi mungkin ada peserta lain yang menjawab satu tapi benar.

    2. Jika anda SMA nya jurusan IPA maka pilih Prog Studi IPA dan Jika SMAnya IPS pilih Prg Studi IPS. Janganlah berfikir mundur. Ketika memilih IPA di kelas 1 SMA dulu tentu sudah berdasarkan pertimbangan matang, artinya kita harus yakin pada jurusan yang telah kita pilh dan berusaha untuk konsisten, kenapa jadi bimbang lagi ? OK ?. Kelebihan memilih IPC menurut saya tidak ada, selain menunjukkan kebimbangan dan harus belajar IPA dan IPS sekaligus

  12. Rizqie says:

    Jadi jika mnjawab 1 prtnyaan dan salah belum tentu tidak lulus ya mas.?

  13. Rizqie says:

    Mas add FB saya ya di Rizqie Anwari saya ingin lbih bnyak nanya lagi sama mas, coz saya harus off dlo skr ato tulis az FB mas disini tar saya yg add..

  14. Aom Kris says:

    @ Rizqie : Sebaiknya berfikirlah optimis, jangan berfikir kalo jawab satu dan salah, tapi berupayalah bisa jawab sebanyak-banyaknya dan yakin benar.

  15. imha says:

    thanks info.y :)

    @ Imha : Thanks welcome…sukses yah !

  16. Rizqie says:

    Thx mas, smoga smua lancar bgitu jga dgn ap yg sdang mas usahain ..

  17. Austin Ams says:

    Mau nanya? giman cara penilaian terhadap IPC?
    apa untuk jurusan ipa dilihat dari TPA + Kemampuan Dasar + IPA untuk pilihan Prodi IPA,
    terus kalau jurusan ips dari TPA + Kemampuan Dasar + IPS untuk pilihan Prodi IPS.
    atau di bagi 2, nah itu dia skor IPC? atau gimana?
    Mohon Bantuannya. Terimakasih.

  18. Aom Kris says:

    @ Austin
    Istilah “Campuran” dalam IPC hanya untuk memberikan kesempatan pada peserta untuk mengikuti SNMPTN Program studi IPA dan IPS. Tapi Penilaiannya tidak dicampur. Benar seperti yang adik sampaikan, hasil Test IPA untuk pilihan Program Studi IPA dan Hasil Test IPS untuk pilihan Program Studi IPS. Jika anda nanti lolos SNMPTN di pilihan Prog Studi IPA karena bagus di hasil Test IPAnya bukan IPSnya bukan pula rata-rata hasil test IPA dan IPS. Begitu juga sebaliknya . Jika ternyata hasil test IPA dan IPSnya bagus ? maka akan diterima pada program studi yang hasilnya testnya terbaik, jadi tidak akan diterima di 2 program studi IPA dan IPS secara bersamaan.
    OK ?. semoga sukses

  19. Austin Ams says:

    Wokeh, Sangat Membantu sekali. Terimakasih.
    Oh,ya satu lagi ni, ada web yang berisi passing grade SNMPTN 2011 yang bisa saya buka gak?

    @ AUSTIN :
    Coba : http://kampoeng-it.blogspot.com/2011/02/daftar-passing-grade-snmptn-nasional.html
    http://snmptn.ac.id

  20. Austin Ams says:

    Kalau yang buat IPS nya tau gak?
    soalnya yang disana khusus IPA aja.
    haha.

    Maaf Merepotkan,ya.
    Terimakasih sekali lagi..

  21. asty says:

    mas mau nanya kalo sy ambil ipc, trus bidang studi ips kena nilai mati, ngaruh gak sama ipa ? atau saya cuma gagal di ips aja ?

  22. Aom Kris says:

    @ Asty : Hanya gagal di pilihan program Studi kelompok IPS saja. Jangan nilai mati dua-duanya yah ?. Semoga sukses.

  23. Novian R. Putra says:

    sistem penilaian TPA sama kaya TBSP ngga??

  24. astii says:

    thanks a lot ya mas atas infonya :)

  25. amin says:

    mas mau tanya,,kan kita milih 2 jurusan..
    misal:nilai siA katakan 90 dan nilai siB 85
    siA memilih jurusan pertamaX kedua Y,,
    sedangkan siB jurusan pertama Y kedua Z..
    siA tidak keterima di jurX,,tetapi siB keterima di jurusanY..
    apakah nanti siA akan langsung diturunkan ke jurusanY dan rangkingnya menggeser siB atau siA ada dibawahnya,,karena alasan diya milih jurusanY pada pilihan keduanya…
    mohon penjelasannya…
    butuh bnget nee..
    makasih

  26. Aom Kris says:

    @ Novian : Sama..hanya konstribusinya 30 %
    @ Astii : Sama-sama
    @ Amin : Jika Si A tidak memenuhi passing Grade di Jurusan/Program Studi pilihan pertama (X) maka secara otomatis ke pilihan kedua Y. Jika nilai/skor nya bagus maka akan menggeser peserta lain yang memilih program studi Y walaupun pilihan pertama.

  27. amin says:

    oww gitu,,makasih y…

  28. putra says:

    bagaiman klo uda jawab 1 tp salah atau minus..
    apa it dinyatakan tidak lulus??

  29. Aom Kris says:

    @ Putra : Kalo seperti itu, kita hanya berharap semua peserta yang lain menjawab 2 atau lebih dan salah semua jawabannya. Namun saya sarankan janganlah mengandalkan kecerobahan orang lain untuk bisa lolos.

  30. lia says:

    mas nanya ya, kan saya IPC
    nah pilihan 1 dan 2 saya itu ips dan pilihan ke 3 saya itu ipa, kalo misalnya nilai ips saya jeblok namun nilai ipa saya lumayan, masih adakah kemungkinan saya lolos di jurusan ipa tsbt?

  31. Novian says:

    berarti lebih baik nilai min 1 daripada nilai mati/ga diisi sama sekali ?? thanks…

  32. desyseungho says:

    hummmm.. seandainya ada 1 mapel yang kepaksa ga diisi berarti nilai mati ya?? kalau tata cara penilaian yang tahun 2011 ini gmana maz?? tau ga??

    lalu lebih baik diisi walau akhirnya salah daripada sama sekali ga isi?? tolong jawabannya ya maz?? makasih ^^

    doakan saya juga yaahhh hehe

  33. Monika Irmawati Saragi. says:

    jadi, satu mata pelajaran aja di jawab hanya satu aja masih bisa kan?
    Lalu, kalau seandainya nilai mata pelajaran lainnya tinggi, namun nilai mata pelajaran yang di tuju lebih rendah dari yang lainnya,ada gak kemungkinan bisa masuk?

    Terima kasih n doakan saya yah agar bisa masuk PTN yang saya pilih!!!!!!!!!!!!!

  34. jozz says:

    sumbernya dari mana?

  35. Aom Kris says:

    @ Lia : Bisa, karena pilihan Prog Studi IPA dalam IPC akan sangat bergantung pada hasil test IPAnya bukan IPSnya dan bukan pula rata-rata hasil test IPA dan IPSnya.

    @ Novian : Kalo ingin menghindari Nilai Mati memang seperti itu strateginya, tapi bagaimanapun usahakan jawab minimal satu dan benar yah ? Sukses !

    @ Desyseungho : Betul begitu. Cara/sistem penilaian SNMPTN 2011, seperti yang diuraikan di postingan. Ya, semoga sukses yah ?

    @ Monika : Betul, yang penting jangan kosong. Semoga sukses yah !

    @ Jozz : Secara ideal berbagai sumber selalu menyatakan bahwa jika ingin lolos adalah mampu menjawab semua pertanyaan ujian dengan benar sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. Namun apabila \idealisme itu dijadikan patokan dan tanpa bermaksud merendahkan kemampuan adik-adik, saya hampir bisa memastikan PTN akan sedikit mahasiswanya, karena pasti sebagian besar tidak lolos. Saringan Masuk memang dibikin kecil lubang-lubangnya, tapi apakah yang lolos saringan itu yang mampu menjawab semua pertanyaan dengan benar ? Tidak juga ! Berdasarkan sumber pengalaman dari yang lolos tahun-tahun kemarin, mereka yang lolos adalah yang tahu betul sistem penilaian dan melalukan strategi yang jitu dengan mengandalkan kemampuan menjawab yang relatif sangat terbatas.

  36. Novian R. Putra says:

    thanks bgt atas info nya, mas add fb sya : alt74_putra@yahoo.com
    di tunggu ya….soalnya takut mau tanya2 lgi ^^

  37. hasyim says:

    nice infoo,,,, trims

  38. Ayu dewi says:

    mas,, mau nanya.. misalkan aq mo daftar jurusan yg nilai nya harus 350,, atau yg grade nya segitu,, nah nilaiku cuma 340,, tapi dibandingkan dg saingan saya yg lain (yg sama2 masuk satu jurusan dg saya) nilai saya trmasuk tinggi,, alias bisa diatas saingan2 saya,, bisa ketrima g??? tlg dijawab yah,, mkasi ^_^

  39. Ayu dewi says:

    mas,, tanya lagi.. kalau nilai snmptn saya tinggi pda bag b.indonesia, dan yg lain, bukan pada math dan fisika, pdahal saya ingin masuk teknik sipil, namun nilai saya mencukupi untuk masuk jurusan tsb, bagaimana???
    terimakasih…

  40. Krisdinar says:

    @ Ayu Dewi :
    1. Walaupun passing bersifat dinamis (bisa naik atau turun) namun apabila skor masih dibawah passing grade masih belum aman untuk bisa diterima. Jika anda bisa memprediksi skor saingan anda ada dibawah nilai 340, tentu saja ada kemungkinan bisa diterima. Namun berusahalah agar skor anda berada di atas passing grade.
    2. Jika hasil perhitungan skor anda ada di atas passing grade, besar kemungkinan anda bakal diterima. Tapi upayakan math dan fisikanya bagus yah ? biar lebih aman.

  41. weddar says:

    mas .. makasi bgt infonya :D
    aku mau tanya , aku pengen seni rupa ,tp ips nya , nah aku mau mantepin didasarnya sama tes ketrampilan , kalo nile ipsku rendah bgt diantara yg lain gimana ya ?

  42. Aom Kris says:

    @ Weddar : Coba gunakan taktik dan stategi yang saya uraikan diatas

  43. Nur Fitri says:

    Thanks a lot. This’s very useful.

  44. Mayadpoe3 says:

    Thanks banget infonya kak… :)
    tapi aku mau nanya nihh, kalo aku ambil jurusan ipc, ada ujian Tes Bidang Studi IPA n IPS, gimana kalkulasinya? Apa IPA n IPS dua-duanya digabung penilaiannya?

  45. Putra says:

    permisi mau tanya kalo misalkan daya tampungnya lbih bsar dibandingkan dgn peminatnya dan passing grade yg dibtuhkan utk jurusan tsb misalnya 45% sdangkan nilai saya cuma 28%, apakah saya msih ada kemungkinan utk masuk karena daya tampungnya masih kurang????
    mohon bantuannya terima kasih… ^^

  46. Aom Kris says:

    @ Mayadpoe3 : Tidak digabung
    @ Putra : Passing grade bersifat dinamis, bisa turun dan bisa naik. 28% bisa saja masuk jika sampai penurunan ke 28% masih belum memenuhi daya tampung.

  47. sela says:

    mas mw nanya td kn aku ikut snmptn tuh terus mtk cuma ke isi 1 pas dicek ulang dirumah taunya salah…..
    berarti aku pasti ga lolos ya?

  48. lia says:

    mas mau tanya ni maksud’y gak diisi itu per apa? Per paket soal ka atau per pelajaran? Misalnya tpa, tes bidang studi dasar, tes bid std ipa/ips atau mtk,bi,bing, fis,kim? Makasih sebelum’y

  49. ROSDIANTY RUSTAM says:

    MAU NANYA, GNI, NILAI MATA PELAJARAN BHS. INGGRISKU BENAR = 3 DAN SALAH = 12. DAN SETELAH DIHITUNG,SKORNYA = 0. JADI,KLO SEPERTI ITU, JELAS TIDAK LOLOS?

    THANK’S.

  50. Fauzan Harris says:

    kalo TPA itu termasuk 1 mapel penilaian sebesar 30% atau masih dibagi bagi lagi cara penilaian.nya menjadi masing2 kemampuan 10%???

  51. akbar pathur says:

    mas, hanya mau berkata, nice post :thumbup: bener2 sangat membantu, trimakasih
    kunjungin blog ku ya mass http://indonesiakutercinta.wordpress.com
    hidup indonesia!

  52. Fauzan Harris says:

    cara penilaian yg TPA gimana mas???

    pliss bls mas…T_T

  53. amin says:

    wah td djogja dibahas dan nilai b.ing ku -5
    peluangnya kecil y mas??
    kalau nilai lainnya bisa dongkrak(ngangkat nilai) yang b.ing tu g kira2??

  54. sela says:

    @amin ouoohh dibahas ya? trs kalo nilainya minus itu termasuk nilai mat mati bukan??

  55. amin says:

    iya td di radio..
    nah itu yang mau aku tnyain..
    ak g tau bner nee,,

  56. Aom Kris says:

    @ Sela : Lolos dan nggak lolos bukan hanya bergantung skor kita tapi juga bergantung pada skor pesaing kita….Jika kasusnya seperti itu, mka berharap mapel lain punya skor tinggi..dan pesaing melakukan keslahan lebih parah dari anda.. Semoga lolos yah…Santai saja…

    @ Lia : Dalam satu paket ada beberapa mapel. Yang dimaksud adalah per mapel bukan per paket soal.

    @ Rosdianty : Kasusnya hampir sama dengan lia..
    @ Fauzan : yang dimaksud dengan 30% adalah maksimum konstribusi TPA terhadap seluruh skor SNMPTN. Cara penilaian TPA hampir sama seperti TPSB
    @ Akbar : Makasih kunjungan ntar saya kunjungi blognya
    @ Amien : B. Inggris udah selesai tesnya dan nggak mungkin di ulang lagi…usahakan besok jangan minus yah ?
    @ Sela : Bukan nilai mati, walaupun minus..

  57. wahhh tadi mtk cuma aku isi satu trs jawabannya salah lagi, dohhh nilai mati nihhh

  58. Fauzan harris says:

    Trs tes TPA ada nilai mati.nya nggak mas??..

  59. Aom Kris says:

    @ Nofia : ya kalo diisi mah nggak nilai mati..cuma kalo salah nilai minus satu…mudah2an aja pesaingnya minus 5 ..he..he
    & Fauzan : kalo ngikut dan diisi…nggak mati donk..

  60. Fauzan harris says:

    Brarti 75 soal itu masuk ke 1 mapel TPA ya penilaian.nya??…
    Jd penilaian.nya langsung komulatif donk…

  61. fandi says:

    mw nanyak,
    tes bidang studi dasar apa kah ikut di presentilkan jg??

  62. amin says:

    @ Nofia : ya kalo diisi mah nggak nilai mati..cuma kalo salah nilai minus satu…mudah2an aja pesaingnya minus 5 ..he..he
    & Fauzan : kalo ngikut dan diisi…nggak mati donk..

    wahh ini nyindir saya nee…
    baiklah2
    td lmyan dibahas lg,g ada yg – ,,tp cuan ngerjaen 12 soal td
    hhahaha
    mga j pesaing saya lebih rendah
    Amiiinnnnn…
    #pisss All :D

  63. Siskha Nurohmah says:

    maaf mau tanya, saya baca di facebook SNMPTN 20011, kok disitu tertulis kalau nilai yg minus juga termasuk nilai mati? yg benar yg mana? :)

  64. Siskha Nurohmah says:

    maaf mau tanya, saya baca di facebook SNMPTN 2011, kok disitu tertulis kalau nilai yg minus juga termasuk nilai mati? yg benar yg mana?

  65. acep says:

    kaka! Mo nanya ni, misal kalo ada 3 orang A, B, C.
    Si A plajaran 1,2,3 dapet 8,0,8
    si B plajaran 1,2,3 dapet 4,4,4
    si C plajaran 1,2,3 dapet 4,-1,4
    yg ditrima 2 org, yang lolos siapa kaka?? Plis aq pngen tau..
    Makasi!!

  66. tyo says:

    kalo soal TPA ada nilai mati gak ?
    kan TPA ada 4 bidang. jelasin dong. makasih

  67. fikri says:

    mas, saya mau tanya kalau..

    di materi kemampuan dasar nilai matematika dan b.inggris itu nilainya minus gimana tuh? udh yakin gagal yah mas..?

  68. ditesiskom says:

    kalau di salah satu mapel saya kalah nilai dg peserta,namun di mapel lain saya lebih baik dari peserta lain, apakah bisa lolos?

    Terima Kasih

  69. Lia says:

    makasih mas.. kalau untuk TPA juga berlaku nilai mati per dimensi kemampuan berpikir ya mas??

  70. wina says:

    Kok aneh ya hitungan persentil nya. Masa yang tadi nya dapet skor 10. Di persentil jadi dapet nol karena ranking pelajaran bersangkutan menempati yg paling bontot. Kayaknya malah jadi ngga adil deh, susah payah cari point, eh ujung2nya di kasih nol. Kalau menurut saya TPA dan prediktif paling menentukan. Sebagai contoh anak ipa yang ambil jurusan ips, ia mendapatkan nilai tinggi di TPA dan prediktif, tapi dapat sedang di ips. Tapi bidang2 studi dasar kan diujikan untuk mengetahui kecerdasan siswa. Wajar saja siswa ipa tidak bisa sebaik siswa ips yang sudah mempelajari materi ips selama 3 tahun. Tapi siswa ipa yg tinggi di bidang studi dasar berarti lebih cerdas dan pasti lebih cepat berlogika. Lebih mudah di ajar. Sedangkan siswa ips yang mendapat ranking tinggi di pelajaran ips karena memang sudah jauh lebih lama mempelajarinya dari anak ipa, tapi logika nya pas2an punya peluang masuk lebih besar. Memang kalau langsung di jumlahkan memungkinkan siswa yang hanya pintar di salah satu pelajaran bisa masuk. Tetapi seperti ini dirasakan kurang adil. Jerih payah kami bisa dinilai nol padahal sebenarnya masih punya point

  71. Aom Kris says:

    @ Fandi : Ya
    @ Siskha : Yang dimaksud dengan nilai mati adalah apabila satu atau lebih matapelajaran dikosongkan (tidak diisi) sama sekali. JIka ini dilakukan maka dapat dipastika nggak akan lolos. walaupun mata pelajaran lain punya nilai (skor) tinggi
    Jika diisi tapi salah maka tidak masuk dalam kriteria nilai mati….Hanya saja nilai minus bisa menurunkan rangking pada mata pelajaran ybs.
    @ Acep : Coba anda analisis seperti yang saya contohkan dalampostingan
    @TYo : Nilai Mati TPA, jika anda tidak ikut Tes TPA
    @ Fikri : Jika anda catat jawaban test..Coba utak-atik hasilnya dengan contoh yang saya posting, tapi cari dulu jumlah peminat PS yang anda pilih

  72. tyo says:

    oww gitu.
    ada yang tau passing grade buat yang IPS ?

  73. acep says:

    kalo a,b,c dpt nile -1, kosong, 1, urutan rengkingnya apa c,b,a??

  74. aryo says:

    Mas mau tanya, misal A dapet skor untuk TBSP Sejarah 10 ; Geografi 9 ; Ekonomi 9 ; Sosiologi 8 ; Matematika 1 ; B.Ing 2 ; b.Ind 4 ; skor untuk TPA Analogis 9; Numerik 8; Logis 10; Analitis 0 (ga di isi)
    sedangkan B skor untuk TBSP Sejarah 2 ; Geografi 5 ; Ekonomi -1 ; sosiologi 3 ; Matematika -3 ; b.ing -2 ; b.ind 2 ; skor untk TPA Analogis 8 ; numerik 5 ; Logis 5 ; Analitis -1

    Nah tu yang keterima yang mana mas? mengingat pada soal TPA tiap dimensi Ilmu ga boleh d abaikan, apakah A kena nilai mati di TPA’nya?
    Thanks Mas :)

  75. aryo says:

    Mas mau tanya, misal A dapet skor untuk TBSP Sejarah 10 ; Geografi 9 ; Ekonomi 9 ; Sosiologi 8 ; Matematika 1 ; B.Ing 2 ; b.Ind 4 ; skor untuk TPA Analogis 9; Numerik 8; Logis 10; Analitis 0 (ga di isi)
    sedangkan B skor untuk TBSP Sejarah 2 ; Geografi 5 ; Ekonomi -1 ; sosiologi 3 ; Matematika -3 ; b.ing -2 ; b.ind 2 ; skor untk TPA Analogis 8 ; numerik 5 ; Logis 5 ; Analitis -1

    Nah tu yang ktrima yang mana mas? mengingat pada soal TPA tiap dimensi Ilmu ga boleh d abaikan, apakah A kena nilai mati di TPA’nya?
    Thanks Mas :)

  76. ricky says:

    mau nanya bang, bahasa inggris saya bener 1 dan salah 4, otomatis nilai 0. seperti itu apa boleh???

  77. rama says:

    it resmi berlaku mas nilai mati? kenapa ga ada peraturan tertulisnya seperti di tes STAN atau lainnya, menurut saya it bkn nilai mati melainkan hnya mempengaruhi rangking.. sangat merugikan peserta bila diberlakukan nilai mati namun tidak ada peraturan tertulisnya

  78. redy says:

    mas, kalo di TPA ada bidang yg ga di isi kena nilai mati juga ga?

  79. putra says:

    mau tanya nih kalo penilaian TPA itu tiap dimensi ilmu atau ngga???
    bisa gawat nih kalo misalkan penilaian nya tiap bidang ilmu soalnya yg analisis kaya nya blm sempet ke isi mohon jawabannya y mas…
    thanks

  80. redy says:

    setau saya untk yg kmarin dimensinya cm ad 3 dr 4 dimensi TPA. verbal 1-20, numerik 21-50, dan logika 51-75. untuk spasial tidak ada. nah yg jadi pertanyaan, apa benar dalam snmptn pembagian dimensi pada tpa ky gto? trz apakah nilai mati juga berlaku pada TPA?

  81. Acer says:

    Mas,stlah aku co2k kan,ternyata b.Ing minus 6,tp k.iPA rata2 bner 6,nah it kra2 termasuk nilai mati apa tidak bwt bhs.Ing nya.?

  82. winaldo says:

    mas, mau tanya
    bahasa inggris kmarin saya menjawab 7 soal, saya cocokkan ke kunxi dari GO, ternyata hanya benar 1 salah 6, brarti total nilai -2..
    saya berfikir ‘ah waktu itu ada yg bilang ada yg b.inggrisnya ga diisi sama sekali..
    jadi apa lebih baik yg g diisi itu apa yg diisi tapi min seperti saya..
    dan juga apakah mskipun ada nilai yg min saya masih punya peluang untuk lolos?

  83. amin says:

    sekarang berdoa saja…
    ato cari Perguruan tinggi lain(bwt cadangan)… :D

  84. tyo says:

    ada yang tau kunci jawaban (pembahasan) tes bidang IPS kode soal 473 ?
    help me

  85. zezen says:

    bagaimana jika saya betul 2 dan salah 6 berarti poin saya + 2 apakah saya dapat nilai mati , sesudah saya MTK DSR mendapat + 1

  86. tyo says:

    gue lagi galau dengan tes TPA gue, soalnya ada 1 dimensi yang lupa dijawab, takut kena nilai mati

  87. awan surapati says:

    kalo misalnya mapel matematikanya min 2 misalnya,, yg lainnya lumayan lah,,, apakah itu kena nilai mati?

  88. kakak mau tanya,,
    setelah aku koreksi dngan kunci jawaban,
    tpa dan Kmampuan dasar insya ALLAH aman,,
    sedangkan IPA begini setelah dikali 4 dan dikurang 1:
    matematika : 2
    biologi : 9
    kimia : 3
    fisika : 1

    berdasarkan nilai mati aku kena gak sie, kan kata kk kalo nilai mentah <2,5 untuk 2 mata pelajaran m,aka nilai mati, sedang aku fisika dan matematika dibawah 2,5

    mohon bales,, udah stress ni
    hehehe

  89. FYN says:

    kak mau tanya, di bimbelku tu katanya nilai mati itu tu ada ketentuane. Katanya, paling gak per mapel min total score 8.
    Sbenere yang dimaksud nilai mati itu per mapel gak boleh kosong, atau ada niai minimumnya?
    jadi bingung.
    thanks

  90. aryo says:

    “numpang curhat nii”
    hmmmm menurutku pemberlakuan nilai mati seperti diterangkan di atas & semua komentarnya adalah suatu hal yang konyol, nilai 0 (tidak di isi) ternyata tidak lebih baik dr -1, -2, dst…
    misal si A nilai B.Ing 6, B.Ind 7, Matematika 0 (tidak di isi), Sejarah 8, geografi 9, ekonomi 7, Sosiologi 10
    si B B.ing -3, B.Ind 1, Matematika -4, Sejarah -1, Geografi 3, Ekonomi 3, Sosiologi 2..
    Kalau dari keterangan di atas si A kena nilai mati dan dipastikan tidak akan lolos, sedangkan si B yang nilainya rata2 minus malah gak kena nilai mati.. padahal di lihat kemampuan A jauh di atas B, sistem seperti ini untuk menekan angka Drop Out tp malah terkesan asal2an dalam seleksi.. bisa jadi mereka2 yang ujian sebagian berprinsip mengerjakan semua minus ga pa2 yg pnting jgn ada yg kosong, nah seperti itu bukannya menyesatkan, bila kejadian seperti A & B di atas memang terjadi pada seleksi SNMPTN itu malah memperparah angka Drop Out, siswa yg asal dlm menjawab smpai2 bernilai minus akan lebih bisa lulus drpada siswa dg nilai memuaskan d seluruh bidang studi namun 1 bidang yg kosong misal krna wktu, seharusnya sistem ‘nilai mati’ seperti ini jangan buat main2 lho, harus disosialisasikan krna bnyak yg masih tidak tau/simpang siur tentang ‘nilai mati’.. jika pihak penyelenggara tidak mensosialisasikan secara jelas tentang berlakunya nilai mati maka angka DO niscaya makin parah :)

  91. putra says:

    jadi yang benar yg mana>?????? jadi bingung!!!

  92. Marcellina Elen says:

    mas mau tanyanih, kalo aku kan gini :
    TPA aku jawab soal:
    *Benar 28 soal
    *Salah 11 soal
    Tes bidang studi DASAR:
    *Matematika : Benar 5 soal
    Salah -
    *Bahasa Indonesia : Benar 5 soal
    Salah 7 soal
    *Bahasa Inggris : Benar 4 soal
    Salah 3 soal
    Tes bidang studi IPA
    *Matematika : Benar 4 soal
    Salah 4 soal
    *Fisika: Benar 3 soal
    Salah 8 soal
    *Kimia : Benar 3 soal
    Salah 5 soal
    *Biologi: Benar 7 soal
    Salah 7 soal

    saya passing gradenya pend. math 33% dan pend. fisika 27%,,, tolong lah jumlahin, kira2 nilai saya masuk ke yang mana?? terus terang saja saya tidak mengerti dengan sistem penilaian SNMPTN. Makasih, kirim ke email saya ya… klo ga add FB’qw, Marcellina Elen. Thx.

  93. agung says:

    gimana yang bener ni ? ada gak aturan nilai mati ?
    jadi bingung dan was-was

  94. lilya says:

    berdoa saja.. Smoga lulus snmptn tertulis.. Aaamiinnnn..

  95. King Of Math says:

    Adakah yang tau tempat download kunci jawaban SNMPTN yang paling akurat??? “Dari panitia SNMPTN”?

  96. egashy says:

    mas, saya kan udh periksa ujian kmaren. b.ing saya minus 2, yg lainnya gag ada minus. ap saya sudah dipastikan tidak lulus mas?? mhn jwbnnya

  97. Aom Kris says:

    @ Kita harus tau juga berapa jumlah peminat /pesaingnya..diluar A dan B…jika sudah tahu jumlahnya..coba analisis dengan cara yang saya sampaikan di posting

  98. Anonymous says:

    jika dalam snmptn nilai total madas -10
    dan geografinya 0,
    apa masih bisa berpeluang lolos ?

  99. halo mas….jadinya yg dipake tuh passing grade ato nilai mentah..
    makasih ^^

    coz klo passing grade aku 50 %
    nilai nasional 804..
    makasih

  100. Mr.X says:

    mas2,si masnya coba ramalin sya dong..

    gini mas

    TPA: bnar 52 ,salah 3
    matdas: bnar 7,salah 2
    BIN: bnar 9,salah 5
    BIG : bnar 4,salah 3
    mat ipa: bnar 7,salah 2
    fis : bnar 10,salah 1
    kim : bnar 13,salah 2
    bio : bnar 5,salah 7

    kira2 klo plian prtama SBM ITB,dn plian ke 2 tekkim ITS

    sya kira2 llos gk mas?
    udah deh itngin,sya bnar2 bngung sma sistem presentil

  101. Mr.X says:

    mas2,si masnya coba ramalin sya dong..

    gini mas

    TPA: bnar 52 ,salah 3
    matdas: bnar 7,salah 2
    BIN: bnar 9,salah 5
    BIG : bnar 4,salah 3
    mat ipa: bnar 7,salah 2
    fis : bnar 10,salah 1
    kim : bnar 13,salah 2
    bio : bnar 5,salah 7

    kira2 klo plian prtama SBM ITB,dn plian ke 2 tekkim ITS

    sya kira2 llos gk mas?
    tlong itungin mas,sya bnar2 bngung sma sistem presentil

  102. Lucky Ramadhan says:

    apa benar TP tidak dinilai secara presentil, tapi saya baca di ketentuan umum tes TPA dihitung per dimensi. apakah bila satu dimensia dikosongi itu termasuk nilai mati?

    kenapa passing grade banyak versinya? mesti berbeda antara setiap BimBel dan hasil browsing?

  103. pokokeblog says:

    tanya mas, saya ngambil prodi yang PGnya 24-25, setelah saya cocokan dgn kunci jwban hasil PG saya diatas 30, tapi di pelajaran ekonomi, saya dpet skor 0 (benar 2, salah 8), tapi pelajaran lain skor positif semua, trus mayoritas nilai saya didapet dari tpa (dapat PG sktr 16), dan nilai TPBS saya biasa2 aja, kira2 peluang saya gmana ya mas? Aman belum ya?

  104. pokokeblog says:

    saya ngambil prodi pend sejarah di UNY (Pil 1), kira2 pemilihan pilihan 1 atau 2 mempengaruhi penilaian tidak ya?. . ,

  105. klo TPA’y ada stu dimensi yg gak di isi bkal lngsung gugur gak pak?? hduhh was-was nihh

  106. putra says:

    alhamdulillah,,,,,, thx bro atas infonya gw dpt UGM

  107. win says:

    wew, sma bro…gw juga ugm

  108. arya2009 says:

    Nilai Minus tidak akan membuat kita tidak lulus . . asalkan nilai minus nya cuman 1 pelajaran!!!! . . . yang tidak boleh adalah di kosongkan, karena dalam sistem penilaian persentil, dikosongkan berarti tidak ada nilai . . nah itulah yang membuat kita gugur!! . . nah bwt adik2 yang angkatan 2012 dst. jngn takut nilai minus . . snmptn saya, biologi salah 2 betul 0 . . toh saya tetap lulus kok!!! yang penting pelajarn lain harus gede, terutama di TPA . . OK (n_n)

  109. ahmadun says:

    Sahabat. , itu smw bnar, saya kmrn cm ngsi 3/4 utk ujian ipa, dan full utk TPA, dan skrg saya alhamdulillah lolos,

  110. Aom Kris says:

    Buat Semua :
    SNMPTN 2011 sudah lewat, tentu saja yang paling penting untuk bisa lolos adalah kesiapan untuk mengikuti ujian buklan saja dari sisi akademik tapi juga mental serta pemahaman yang kuat terhadap sistem penilaian. Terlepas dari adil atau tidaknya sistem penilaian yang diterapkan paling tidak kita punya strategi untuk bisa lolos dalam kondisi keterbatasan kemampuan akademik. atau punya kemampuan akademik tapi gagal hanya karena tidak paham sama sekali sistem penilaian SNMPTN.

    Bagi yang lolos saya ucapkan selamat, bagi yang tidak saya berharap tahun depan bisa lebih siap atau tentukan PTS yang dianggap cocok dengan bakat dan minat…Sebab yang paling penting bukan “dimana” kita kuliah tapi bagaimana “menyikapi” hasil kuliah….

  111. feni says:

    saya akn lulus tahun depan.dan saya bersekolah di STM..kira ujian SNMPTN yg sy ikuti ap saja ya,,

  112. Aom Kris says:

    @ Feni : Sesuai dengan bakat dan minat kamu…OK?

  113. sasongko says:

    saya pelajar kls 11 jurusan ipa(saya akan unas tahun 2013), dan saya ingin masuk informatika its, apa yang mesti saya persiapakan sejak sekarang ???
    Trimakasih.

  114. rty says:

    Jadi mas…misal TPA betul semua??? cuma dapet 30% gitu???
    Porsi TPA cuma 30% ya?????

  115. abdal says:

    KK,, sya mau nanya tentang nilai mati. katanya kan kalau sistem nilai mati itu kita harus menjawab min satu tiap bidang studi pelajaran..
    apabila dlam satu matapelajaran itu kita isi min satu, tapi ternyata jawaban kita tu salah, sedangkan mata pelajaran yang lain skornya tinggi,. apa itu berarti kita gagal dalam snmptn pak,.???
    mkasii,

  116. Rian says:

    mas saya mau nanya…
    misalkan si A tempat tinggalnya di wilayah 1 (sumatra – jabar). sedangkan si B tempat tinggalnya di wilayah 2 (jateng – DIY).
    sementara si A dan si B pilihan pertamanya sama di PTN di wilayah 2 yaitu PTN di daerah jateng-DIY.

    apakah si A tergeser oleh si B karena berbeda wilayah walaupun mereka sama nilainya?

    mohon atas jawabannya ya mas.
    makasihhh

  117. Rian says:

    oya satu lagi, misalkan salah satu mata pelajaran SNMPTN tidak diisi alias dikosongkan, terus soal-soal TPA banyak yang diisi dan benar.

    apakah itu sama aja dengan TIDAK LOLOS ?

  118. Anonymous says:

    Mas, saya mau nanya.

    1. Jika saya mengambil jurusan IPC, apakah pilihan pertama harus IPA atau tergantung dari passing grade jurusan yang saya pilih ? Saya ingin mengambil jurusan teknik bioproses, hukum, dan psikologi UI.

    2. Apa boleh mengambil kombinasi pilihan jurusan 2 IPS dan 1 IPA ?

    Mohon atas jawabannya ya mas.
    Terima kasih

  119. nury hidayatika says:

    thank’s atas tips nya….

  120. Aom Kris says:

    @ anonimous : pilih mulai dari passing grade yang tertinggi dulu untuk pilihan yang pertama…JIka dari yang terendah maka sama aja anda hanya memilih satu PS…kan ?

    @Nury : sama-sama, moga sukses

  121. pak, saya mau tanya… apakah setiap prodi melihat nilai per-mata pelajaran? sebagai contoh, seandainya saya ingin masuk sastra inggris UI, apakah dilihat nilai bahasa inggrisnya tinggi/tidak? bagaimana jika nilai mentah saya lolos masuk sastra inggris UI tetapi nilai bahasa inggris saya tidak tinggi sedangkan di sastra inggris tentu pelajaran bhs inggris yang diutamakan. terimakasih :D

  122. Aom Kris says:

    @ Aisyah : Nilai SMA buka bahan pertimbangan panitia SNMPTN. Itulah sebabnya banyak yang tidak lolos SNMPTN walaupun di SMnya dianggap juara kelas atau juara kelas. Dasar pertimbangan utama anda lolos SNMPTN adalah nilai/skor hasil SNMPTN anda. Ok ?. Jangan pesimis ah…semangat !

  123. ahmad says:

    mas.. saya mau tanya ni, saya kan lulusan 2007 kalo g salah, nah insya ALLAH mau nyoba uny, dulu saya kepilih masuk IPA, tapi saya trus pindah IPS, labil ya.. hhe..
    nah insya ALLAH saya mau ambil pend.mtk di uny, kira2 bisa gak ya kalau ijasah saya IPS?

    trus 2012 itu masih sistem persentil?
    dan yang sistem persentil itu semua atau hanya TBSP aja? dan TPA nggak persentil. segini dulu mas.,hhe..

    jawab
    # ahmad : bisa walaupun SMAnya IPS
    2012 masih persentil

  124. ucupzpoenya says:

    mas mau nanya ni..
    dulu aku pernah diterima di hukum UNS.
    tapi ga ku ambil.
    aku rencana ikut taun 2012.
    apa bener ya kalo dulu pernah lolos n ga diambil akan dikenankan sanksi yaitu ga bakalan diterima di uns?

    tlg dijawab mas.. penting bgt ni

  125. Aom Kris says:

    @ Ucupzpoenya : nggak ada sanksi ah…daftar ldan test agi aja tahun 2012..ok ?

  126. Enky says:

    hoohhoo jadi tambah mikir ini :/

  127. Anonymous says:

    kak,
    saya mau nnya? bagaimana sistem penilaian SNMPTN thn 2012?
    apa masih sama seperti thn sebelumnya.
    trus adakah pengaruhnya nilai raport smester 1-5 d d ujian SNMPTN, klo saya ambil jurusan farmasi, dan nilai kimia semester 5 saya turun, bisakah saya lulus d SNMPTN nnti?
    tolong jawabannya kkak?

  128. krisdinar says:

    Sistem penilaian 2012 bakal sama. Nilai rapor tidak dijadikan pertimbangan kelulusan SNMPTN. Kelulusan SNMPTN hanya didasarkan pada hasil test. Farmasi, kenapa tidak ? asal persiapkan untuk menghadapi test SNMPTN. Nilai kimia semester 5 turun ? itu masa lalu. Lihat kedepan saja, OK ?

  129. indah says:

    klo BPUD kak??tetap tidak berpengaruh juga??

    mksh yaa kkak sebelumnya :D

  130. Aom Kris says:

    @ Indah : BPUD ?? kalo yang dimaksud PBUD (Penelusuran Bibit Unggul Daerah).. siswa harus secara konsisten berperingkat 1 s.d 10 atau 1-15 atau 1-20 atau dengan prestasi akademik serendah-rendahnya berperingkat 30% terbaik di kelasnya secara konsisten. Artinya Nilai absolut, misalnya nilai kimia dari 7 jadi 6 (turun) tapi masih termasuk peringkat maka berhak ikut PBUD.

  131. iyos says:

    bang gimana ni gua galau banget snmptn gua pesimis bang, gimana si cara trik buat lulus snmptn bang, mohon sarannya bang :D

    Reply :
    Jangan pesiis ah..coba baca postingan dan komentar diatas, ok ?

  132. lusia kusuma wardhani says:

    mas saya kok jadi takut yah sama snmptn kan jumlah peminat atau pesaingnya banyak sedangkan daya tampung nya cuman dikit apalagi saya ikut snmptn tahun ini 2012 yang tambah banyak pesaingnya

    harus bagaimana saya ? :(

    Dari Krisdinar :
    Nggak perlu takut, persiapkan strategi. kalaou pun gagal di PTN, bukan berarti masa depan anda juga gagal…

  133. ilmapunya says:

    bagus bget baru tau sekarang makasih bgt

  134. Ilma says:

    Kog sekarang baca jadi bingung ya…
    kmaren temen saya bisa masuk tuh dia ambil IPC tapi untuk materi IPA dia kosongin dan yang diisi cuma IPS dengan alasan kalau dijawab nilainya minus, Ternyata dia bisa masuk juga tuch cuman di Studi IPS….

  135. dimas ari says:

    haha berguna banget niih
    thx a lot sir

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.