RSS

Sistem Penilaian SNMPTN dan Strategi untuk Lolos

14 Feb

UPDATE : Mekanisme penerimaan  Mahasiswa Baru di Perguruan Tinggi Negeri sudah berubah. Tapi perubahan itu  pada mekanisme sistem pendaftarannya.  Sedangkan sistem penilaian saringan masuk melalui test tertulis masih belum berubah sejak perubahan di tahun 2009. Sehingga khusus terkait dengan sistem penilaian Saringan Masuk secara tertulis, saya pikir postingn ini masih cukup relevan untuk disimak :

Selama ini, proses seleksi SNMPTN telah menjadi suatu misteri sehingga banyak orang  yang beranggapan bahwa lulus tidaknya seseorang dalam SNMPTN ditentukan oleh faktor nasib. Peserta  hanya membayar, mendaftar, mengikuti ujian dan akhirnya menerima hasil.  Sebagian besar peserta tidak mengetahui proses apa yang akan dilakukan panitia SNMPTN terhadap Formulir Pendaftaran dan Lembar Jawaban yang telah mereka isi hingga pengumuman hasil SNMPTN.  Hal ini diperparah oleh keterbatasan informasi mengenai SNMPTN sehingga banyak peserta yang tidak lolos sering menjadikan proses ini sebagai kambing hitam apalagi ketika melihat temannya yang menurut dia kemampuannya lebih rendah malah diterima/lolos.

Bisa jadi banyak peserta bertanya-tanya kenapa nggak diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) , padahal  termasuk siswa yang selalu masuk ranking dikelasnya. Tapi Entis Surentis  teman sekelasnya yang biasa-biasa saja malah diterima di PTN yang dipilihnya melalui SNMPTN.   Mungkin postingan ini bisa membantu menjawab misteri SNMPTN.  Tulisan ini diambil dari beberapa sumber  dengan maksud sebagai bahan evaluasi diri, paling tidak bagi adik-adik yang akan mengikuti  SNMPTN akan lebih bisa mempersiapkan diri untuk bertarung memperoleh kursi di PTN yang diminatinya.

Tentu saja paling utama untuk bisa lolos SNMPTN adalah kesiapan diri baik mental maupun akademik, termasuk memahami sistem penilaiannya.  Saya pikir itu berlaku untuk semua ujian, evaluasi, monitoring.  Artinya bagi yang di uji, yang dimonitoring, maupun yang dievaluasi mesti tahu betul sistem, kriteria, dan materi  penialaiannya. Apabila kita tidak tahu dan paham maka hampir dapat dipastikan kita nggak akan lolos karena kita tidak tahu apa yang mesti dipersiapkan.

SISTEM PENILAIAN SNMPTN  

Sistem Penilaian SNMPTN tahun-tahun sebelum 2009 menggunakan SISTEM NILAI MENTAH yaitu mengakumulasikan jumlah nilai dari mata pelajaran yang diujikan secara total.  Sedangkan sistem penilaian SNMPTN mulai  tahun 2010 memberlakukan SISTEM PERSENTIL  yaitu penlaian per mata pelajaran yang diujikan secara terpisah.  Dengan system persentil peserta SNMPTN harus mengerjakan semua mata pelajaran yang diujikan karena semua hasil tes akan diperiksa dan dinilai secara terpisah.  Penggunaan system penilaian tersebut mempunyai dampak yang berbeda dalam menentukan siapa yang akan lolos SNMPTN.

Sebelum tahun 2009, pada saat menggunakan system NILAI MENTAH banyak  peserta yang lolos atau diterima oleh satu program studi/jurusan di PTN dengan hanya mengandalkan satu mata pelajaran yang dianggap paling dikuasainya. Sedangkan mata pelajaran lain  tidak dijawab satupun dalam lembar jawaban (kosong).  Oleh sebab itu banyak peserta/siswa dari Jurusan IPA lolos (diterima)  di Akuntansi UI atau Fikom Unpad, karena mereka mengandalkan kemampuan di matematika, sementara pelajaran Ekonominya jelek bahkan mungkin tidak diisi/dikosongkan untuk menghindari nilai minus.  Namun demikian bukan berarti yang lolos SNMPTN adalah peserta yang mengisi seluruh mata pelajaran dengan 100% benar jawabannya.  menurut saya sangatlah sulit (mendekati tidak mungkin !) peserta SNMPTN mampu mengisi seluruh soal dengan benar 100%,  (kecuali jenius  he..he).  Jika kita termasuk orang biasa-biasa  dan tidak jenius, maka strategi mutlak diperlukan selain mempersiapkan kemampuan akademik (yang terbatas itu…he..he)

Sejak tahun 2009 SNMPTN telah menggunakan penilaian dengan sistem persentil. Sistem penilaian presentil menghendaki peserta mengerjakan semua mata pelajaran yang diujikan. Tindakan pengosongan jawaban satu atau dua mata pelajaran saja maka akan dinyatakan sebagai NILAI MATI dan dapat dipastikan peserta tidak akan lolos seleksi . Dapat difahami tujuan dari pemberlakukan sistem persentil adalah untuk menjaring para peserta SNMPTN yang memiliki kemampuan lebih komprehensif artinya tidak hanya mengandalkan satu atau dua mata pelajaran yang di ujikan.   Dari penilaian secara terpisah tersebut nantinya akan diberikan rangking dan peserta yang rangking rata-ratanya bagus di semua mata pelajaran yang diujikan berpeluang besar untuk lolos. Pokoknya, jangan sekali-kali mengosongkan jawaban satu matapelajaranpun, jawablah minimal satu pertanyaan tapi benar.

 TES BIDANG STUDI PREDIKTIF (TBSP) 

Perlu dipahami pula bahwa setiap bidang studi (mata pelajaran)  Tes Bidang Studi Prediktif (TBSP)  di nilai berdasarkan aturan, sebagai berikut :

  • Apabila jawaban betul dikalikan 4 (empat)
  • Apabila jawaban salah dikali -1. (minus satu),
  • Apabila tidak dijawab dikalikan 0 (nol).

Dengan aturan tersebut maka jangan menjawab asal-asalan atau menjawab tapi tidak yakin bahwa jawabannya benar.  Carilah pertanyaan lain yang  dapat dijawab dengan benar (lebih baik satu jawaban benar dari pada banyak menjawab tapi salah). Berikut  ilustrasi jawaban dari dua orang peserta :

Soal No. Peserta A Peserta B
Jawaban Skor Jawaban Skor
1 Benar 4 Benar 4
2 Benar 4 Kosong 0
3 Salah -1 Kosong 0
4 Salah -1 Kosong 0
5 Salah -1 Kosong 0
6 Salah -1 Kosong 0
7 Salah -1 Kosong 0
Jumlah 3 4

Dari ilustrasi di atas   bahwa kita jangan terlalu bernafsu menjawab tapi tidak yakin jika jawaban kita benar.  Walaupun peserta A mampu menjawab lebih banyak namun banyak yang jawabannya salah.  (benar 2 dan  salah 5) sehingga skor totalnya hanya 3. Oleh sebab itu jangan berspekulasi. Peserta B, walaupun hanya menjawab 1 benar, namun tidak bersepekulasi menjawab soal lainnya. sehingga skor totalnya 4 (lebih tinggi dari peserta A). Oleh sebab itu  jawablah pertanyaan jika dianggap  mampu menjawab dengan benar,  lebih baik lewat dulu pertanyaan sulit.  Jangan terbawa penasaran sehingga menghabiskan waktu untuk mengutak-ngatik soal dan jawaban.

Kontribusi atau bobot TBSP terhadap total skore adalah 70% (0,7),  Apabila jumlah  yang diujikan 7  matapelajaran maka masing-masing matapelajaran mempunyai bobot 70%  : 7 = 10 %  (0,1). Sedangkan sisanya yang 30 % untuk bobot Tes Potensi Akademik (TPA)

Setelah skor didapat, maka dilakukan pembobotan  hasil  TBSP masing-masing matapelajaran dikali 0,1 (total 70%, karena ada 7 bidang studi).  Inilah yang disebut sebagai nilai mentah (raw score). Dari skor ini peserta mendapatkan rangking per bidang studi  di program studi yang dipilihnya.

Berikut ilustrasi sederhana perbedaan sistem penilaian persentil dengan sistem nilai mentah :

Contoh Perhitungan dengan Sistem NILAI MENTAH

Misal ada 3 siswa Cecep, Entis, dan Aep dengan nilai sbb:

Nama Pelajaran 1 Rank Pelajaran 2 Rank Pelajaran 3 Rank Total
Cecep 100 1 10 3 10 3 120
Entis 30 2 30 2 30 2 90
Aep 10 3 50 1 50 1 110

Menurut cara lama (NILAI MENTAH) urutan kelulusan didasarkan skor total, dalam hal ini

1. Cecep  (120)

2. Aep  (110)

3 .Entis  (90)

Menurut Sistem NILAI MENTAH, Jika jumlah kapasitas yang dapat diterima 2 orang,  maka yang akan lulus adalah Cecep  dan Aep. (Perhatikan ! Rangking Nilai/skor setiap mata pelajaran tidak diperhitungkan)

Menurut SISTEM PERSENTIL, setiap pelajaran siswa akan diranking. dan diberi NILAI BOBOT  dengan rumus sebagai berikut :  100 kali (1–(rangking/jumlah perserta)

Nama rank pel 1 nilai pel 1 rank pel 2 nilai pel 2 rank pel 3 nilai pel 3 Total Skor
Cecep 1 100 x (1- 1/3)= 67 3 100 x (1- 3/3)= 0 3 100 x (1- 3/3)= 0 67
Aep 2 100 x (1- 2/3)= 33 2 100 x (1- 2/3)= 33 2 100 x (1- 2/3)= 33 99
Entis 3 100 x (1- 3/3)= 0 1 100 x (1- 1/3)= 67 1 100 x (1- 1/3)= 67 134

Dengan sistem persentil ternyata urutan terbaik adalah

1.  Entis   (134)

2.  Aep     (99)

3. Cecep  (67)

Menurut SISTEM PERSENTIL, jika jumlah kapasitas yang dapat diterima 2 orang, maka yang akan lulus adalah Entis dan Aep.

Berdasarkan penilaian secara terpisah itu, hasil tes akan diberikan rangking. Coba perhatikan ! Entis misalnya, pada sistem NILAI MENTAH dia memperoleh total skor yang paling rendah. Jika sistem nilai mentah Entis  “TIDAK LOLOS”. Namun dengan sistem PRESENTIL justru Entis “LOLOS” Kenapa ? Karena Entis mempunyai ranking yang relatif stabil disetiap matapelajaran yaitu rangking 2 di semua matapelajaran. Berbeda dengan Cecep, walaupun pada sistem nilai mentah dia LOLOS (karena mempunyai skor mentah tertinggi), Namun dengan sistem presentil Cecep malah “TIDAK LOLOS” Kenapa ? Karena Cecep hanya mengandalkan Mata pelajaran A  (rangking 1) sedangkan mata pelajaran lainnya diabaikan (mempunyai rangking 3).

Artinya, peserta dengan rangking rata-ratanya tinggi  di semua mata pelajaran yang diujikan akan berpeluang besar lolos SNMPTN. Oleh sebab itu Jika tidak bisa tinggi semua…yaaaa paling tidak stabil di semua mata pelajaran.

Ilustrasi diatas mudah-mudahan mampu menjelaskan misteri, kenapa teman kalian yang tidak diperhitungkan kepintarannya ketika di SMA  malah LOLOS di SNMPTN.

Informasi sistem penilaian presentil inilah yang tidak semua calon peserta mengetahuinya. Sehingga menganggap bahwa temannya yang tidak mempunyai kemampuan “mumpuni” malah lolos di SNMPTN. Saya tidak menyatakan bahwa teman anda yang dianggap “tidak mumpuni” itu mendadak pinter ketika ikut SNMPTN  atau “main mata dengan panitia. Tapi saya yakin dia mempunyai strategi jitu untuk bisa lolos SNMPTN karena sadar nggak mungkin mendadak pinter, tapi pasti dia  Cerdas !

Tentu saja tujuan Panitia memberlakukan sistem persentil itu adalah untuk menjaring/menyaring para peserta SNMPTN yang memiliki kemampuan lebih komprehensif. Alasannya, banyak kasus yang telah terjadi sebelumnya, di mana peserta yang lolos dan diterima di sebuah jurusan/program studi di PTN ternyata tidak memiliki kemampuan yang mahir sesuai jurusan yang dipilihnya.

Bagaimana kita memperoleh data pendaftar pada program studi yang kita pilih pada tahun ini ?  tentu saja tidak bisa, kita hanya bisa memperoleh jumlah pendaftar  tahun sebelumnya dengan cara googling.  jika sudah diperoleh maka kita bisa memprediksi seberapa besar peluang untuk bisa lolos.

 TES POTENSI AKADEMIK 

Selain TBSP,   SNMPTN  juga menambahkan satu materi tes yaituTest Potensi Akademik (TPA) dengan bobot penilaian 30 persen.  Bentuk TPA sendiri adalah tes kemampuan berpikir secara logis. Tes tersebut  berbeda dari psikotes yang harus ditangani khusus oleh psikolog.

Pada dasarnya TPA bertujuan untuk menjaring peserta SNMPTN dengan menekankan panilaian pada tiga poin, yaitu kemampuan komunikasi, analisis, dan hitungan. TPA merupakan indikator panilaian intelegensia alamiah peserta, selain untuk menjaring siswa yang betul-betul memiliki kemampuan yang konprehensif melalui TPBSP.

Tes ini juga berguna sebagai indikator penilaian yang bebas dari kontaminasi bimbingan belajar sebab kebanyakan siswa yang lulus dan bisa mengerjakan soal tes hanya karena hapal rumus yang didapat saat bimbingan belajar saja bukan murrni kemampuan berpikir sendiri. Test ini juga bertujuan untuk menghindari peserta lolos tetapi tidak cocok dengan jurusan/program studi yang dipilihnya.

Soal-soal TPA memang tidak secara khusus diajarkan di Sekolah. Kemampuan menjawab TPA akan sangat bergantung pada pengetahuan umum dan kebiasaan membaca diluar buku pelajaran, seperti majalah, koran,  berita TV dan lain-lain.  Carilah contoh-contoh soal TPA agar anda terbiasa menjawab secara benar dan cepat.  Perlu dipahami pula bahwa SNMPTN dirancang untuk menjaring calon mahasiswa yang selain pintar tapi juga cerdas. Jika kita merasa nggak terlalu pintar…paling tidak harus cerdas laah ! (bukan cerdik yah..).

MATERI SOAL

Materi soal untuk Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dimungkinkan dibuat berbeda dari tahun ke tahun. Materi soal yang bersifat prediktif tersebut nantinya akan menjadi acuan untuk bisa mengetahui potensi calon mahasiswa sesuai program studi pilihannya. Bisa saja  materi soal SNMPTN tidak mengulang materi yang sudah diujikan pada Ujian Nasional (UN) SMA/Sederajat. Soal-soal dibuat di luar kurikulum SMA/Sederajat untuk bisa melihat kemampuan dan kelulusan siswa yang akan menimba ilmu di bangku kuliah sesuai program studi yang dipilih.

Idealnya, semua matapelajaran TBSP dan TPA harus bagus,  namun apabila dilihat dari soal-soal yang dikeluarkan , saya malah melihat tidak ada satu orang pesertapun yang akan mampu menjawab secara benar seluruh soal yang diujikan dengan waktu sangat terbatas.   Tanpa bermaksud mengajak berspekulasi, bagaimanapun perlu dilakukan strategi dan taktik agar bisa lolos dengan berbagai keterbatasan kemampuan yang ada pada diri kita.

Dari uraian diatas beberapa catatan taktik dan strategi yang perlu dilakukan :

1.  Pahami betul kriteria penilaian dan aturan main SNMPTN

2. Pelajarilah soal-soal SNMPTN tahun-tahun sebelumnya agar terbiasa dengan bentuk dan materi soal/pertanyaan SNMPTN

3. Ikutilah beberapa kali Try Out  jauh sebelum SNMPTN  yang diselenggarakan oleh penyelenggara Bimbel agar dapat mengukur kemampuan dan meningkatkannya.

4. Jawablah pertanyaan matapelajaran yang diujikan, jangan ada satu matapelajaranpun yang dikosongkan, jika ini dilakukan maka akan masuk pada NILAI MATI, yang dapat dipastikan tidak lolos

5. Jawablah soal yang  yakin dapat dijawab dengan benar, walaupun hanya 1 atau 2 soal sekalipun.  Jangan bernafsu untuk menjawab seluruh pertanyaan tapi tidak yakin bisa menjawab dengan benar.  Berdasarkan pengalaman peserta  dari yang Lolos SNMPTN tahun-tahun sebelumnya, justru di hanya menjawab 1, 2 atau 3 pertanyaan dari setiap mapel, tapi yakin benar.

6. Jawablah soal yang paling mudah terlebih dahulu.  Jangan habiskan waktu mengutak-ngatik soal sulit  hanya karena penasaran.  Jawablah soal seperti anda mengisi teka teki silang. Setelah mengisi yang mudah biasanya akan muncul inspirasi jawaban soal yang sulit yang tadinya dilewat.

7. Pahami mata pelajaran pendukung program studi yang dipilih.  Misalnya  anda memilih program studi Teknik Sipil maka matapelajaran pendukungnya adalah matematik dan fisika. Upayakan nilai tes Matematik dan Fisika tinggi.

8. Carilah informasi jumlah pendaftar dan daya tampung pada program Studi yang dipilih di tahun-tahun sebelumnya  sebagai gambaran jumlah pesaing dan memprediksi ranking. (biasanya jumlah pendaftar tahun sebelumnya nggak terlalu jauh berbeda).  Misalnya disini

9. Walaupun tidak ada passing grade, namun perlu diperoleh informasi skore total (TBSP +TPA) yang dapat diterima di Program Studi yang dipilih dan bandingkan dengan hasil try out jika masih dibawah tingkatkan kemampuan samapai melebihi skore minimal Program Studi yang dipilih.

10. Jika ternyata  Skore  beberapa Try out tidak mampu melampaui nilai minimal, sudah saatnya mempertimbangkan untuk mengalihkan pilihan program studi atau PTN  yang  “passing grade”nya lebih rendah.

11. Ikutilah SNMPTN dengan tenang dan tidak menjadi beban berat yang seolah-olah jika tidak diterima SNMPTN masa depan atau reputasi anda hancur…!

Semoga berhasil !

About these ads
 
311 Comments

Posted by on February 14, 2011 in Pendidikan

 

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

311 responses to “Sistem Penilaian SNMPTN dan Strategi untuk Lolos

  1. shofia

    October 18, 2014 at 1:27 pm

    kak, pas aku kunjungan ptn ke UGM
    itu, pas di fakultas kedokteran hewan, beliau bilang kalo mau ke UGM jangan dinomorduakan, trus kalo bisa hanya pilih UGM aja, nah tapikan kita pasti punya pilihan laen buat jaga2, nah itu gimana kak?, trus guru BK juga bilang kalo UGM itu lebih memilih putra daerah, itu bener gak kak?
    juga minta sedikit share nilai rapor kakak dong,,
    terimakasih kak

     
  2. shofia

    October 18, 2014 at 1:26 pm

    kak, pas aku kunjungan ptn ke UGM
    itu, pas di fakultas kedokteran hewan, beliau bilang kalo mau ke UGM jangan dinomorduakan, trus kalo bisa hanya pilih UGM aja, nah tapikan kita pasti punya pilihan laen buat jaga2, nah itu gimana kak?, trus guru BK juga bilang kalo UGM itu lebih memilih putra daerah, itu bener gak kak?
    juga minta sedikit share nilai rapor kakak,,
    terimakasih kak

     
  3. Lutviyah Dwi

    September 24, 2014 at 11:02 am

    Assalamu’alaikum pak ..
    Saya Lutvi, mau tanya tentang jalur undangan juga mau konsultasi ?
    Gini pak, passing grade dari Universitas Surabaya sama Universitas Jember itu yang paling tinggi itu yg mana ?
    Jika saya di UNEJ saya mau ngambil prodi kedokteran gigi juga PGSD gimana ?
    Terus di UNESA mau ngambil PGTK atau PGSD gtu pak gimana juga ?
    Saya masih bingung buat menentukan pilihan saya ke depannya gimana ? Orangtua selalu bilang terserah saya saja
    mohon bantuannya pak

     
  4. Viola Andrianti

    September 21, 2014 at 4:15 am

    Assalamualaikum min aku mau tanya kan rata rata aku dari semester 1 sampai semester 4 ini 83.9 , 84.4 ,81.2 , 83, 7. Kira kira kalau masuk kesehatan masyarakat ui atau teknik sipil ui atau teknik sipil unj mencukupi ga min nilainya. Makasih..

     
  5. cinta

    September 20, 2014 at 12:22 pm

    assalamualaikum kak..
    Mau tanya kalau mau ngambil prodi pgsd tesnya ambil yang ipc atau dari apa aja bisa?terus kalau soal snmptn thun sblmnya bisa dapat dari mana?

    @ Cinta : IPS dan IPC bisa ; soal dan jawaban dan pembahasannya biasannya banyak di jual di toko buku. atau jika ikut bimbingan test SNMPTN biasanya saoal tahun lau juga dibahas..

     
  6. silvi

    June 22, 2014 at 2:07 pm

    min mau tanya, katanya kalau program ipc yg pilihan 1& 2 kan saintek yg ke 3 soshum, katanya walaupun soshumnya diurutan ke 3 nanti di ptn jadi pilihan pertama soshum, itu apa benar min?

    Reply @ Silmi :pilihan 3 tetap pada pilihan 3. diterima dan tidaknya bergantung pada skor hasil test anda dibnandingkan dengan hasil test pesaing anda yang memilih ps yang sama

     
  7. andiaah

    May 28, 2014 at 4:28 pm

    Kalo mapel pendukung ilmu hukum apa min?

    @ Andiaah : Ilmu pengetahuan Sosial

     
  8. Andi Astuti Syarif

    April 29, 2014 at 4:11 pm

    Assalamu’alaykum. Terimah kasih sblumnya ats infonya tapi saya pernah mendengar dari teman bhw salah satu penilaian seseorang unk lulus SNMPTN itu dilihat dari tmpt pengetesannya. Misalnya sy berada di makassar sndngkn PTN yg ingin sy dftr itu di UI. Jd katanya lbh baik dites langsung di tmptnya. Bgmn menurut anda?

    @Andi Astuti Syarif
    Kelulusan UMPTN hanya bergantung pada hasil seleksi..tidak dipengaruhi oleh tempat anda melakukan test/UMPTN…..Jika anda tinggal di makassar dan ingin daftar di UI-Jakarta. Test bisa dilakukan di Makassar…Jika lokasi test disesuaikan dengan lokasi Perguruan Tinggi yang dipilih…waaah sangat tidak efisien

     
  9. RistaMardiana

    March 6, 2014 at 6:48 pm

    Infonya bikin tegang optimis sih iya tapi pesimis juga kalo denger isi soal hihi, kalo misalkan nilai raport rata2 8 gmna tuh kalo lewat tes juga ga lolos yah harus iklas deh ga masuk universitas favorit:(

    @ RistaMardiana
    PTN bukan segala-galanya dalam hidup ini

     
  10. Novita Nurfajriani

    December 23, 2013 at 2:36 pm

    pak, saya kan sekarang kelas 12 IPA, sekarang saya terlintas untuk masuk ke komunikasi UGM. Tapi saya juga berpikir untuk masuk di UNJ jurusan Pend.MIPA. Saya mau bertanya, seandainya nanti di jalur undangan , saya pilih yg mana dulu untuk di isikan ke pilihan pertama ? dan kalau nati saya terpaksa ikut yang tertulis, saya harus ambil tes ipa/ips/ipc ? Mohon di jawab ya pak. Terimakasih :)

     
  11. Niken Wulandari

    December 21, 2013 at 8:51 am

    mas bener ga sih kalo mau lolos snmptn itu syaratnya jumlah/rata-rata nilai rapor semester 1-5 meningkat atau tetap? nah, kalo pas di semester 3-nya saya menurun trus saya masih bisa lolos ga ya?

     
  12. Siti Nurchasanah

    June 20, 2013 at 11:13 pm

    mas saya mau nanya, soal TPA itu terdiri dari berbagai tipe soal. dan setiap soal terdiri dari beberapa soal. Jika salah satu tipe soal tidak dikerjakan, apakah akan berlaku nilai mati?

    @Siti Nurchasanah
    Tidak, jawab saja sebisamu

     
  13. yogha

    June 18, 2013 at 10:01 am

    bagaimana jika saya tidak tau penjelasanya dan saya menjabawab berurutan dan pada dimensi logika yang terakhir belum terisi sama sekali

    @ yogha :
    nggak apa-apa

     
  14. idzni

    June 14, 2013 at 10:45 am

    mau tanya,
    kan saya daftar pilihan pertama jurusan ips, sastra inggris.
    tapi kalau passing grade ips nya rendah trus malah lebih tinggi di ipa gimana yah??
    apa akan di geser ke pilihan ke 2 jurusan ipa?

    mohon penjelasannya.

     
  15. awal

    June 13, 2013 at 6:37 am

    eh mau tanya,
    maksud postingan anda yang ..
    jangan sampai ada yg di kosongkan jwabn..
    baru ada juga “jagn memaksakn menjawab soal yang tidak yakin kebenaarnny ??
    mohon penjelasannya

     
  16. Kkk

    June 12, 2013 at 9:59 am

    Selamat Sore Pak

    Untuk SBMPTN taun ini saya ambil

    1. psikologi unair
    2. fk unair
    3. fkm unair

    Jika nilai total ipa saya minus tp nilai ips saya bagus, apa masih ada kemungkinan diterima?
    Terimakasih sebelumnya

     
  17. Tika

    June 1, 2013 at 2:14 pm

    Pak, sy kan ikut ipc, misalnya saya memilih :
    Unud akuntansi – pg 35
    Undip akuntansi – pg 40
    Unud farmasi – pg 30

    Nah misalnya nanti setelah tes nilai IPS sy 45, nanti apakah mungkin sy diterima di undip krna nilai sy memenuhi walaupun itu pilihan kedua, atau sy hanya masuk di unud?

     
  18. Agung

    May 27, 2013 at 11:59 am

    Pak Aom Krisdinar. mohon doakan saya ya pak, Insya Allah saya tahun ini akan ikut SBMPTN (Snmptn Tulis). Semoga langkah – langkah bapak yang telah diposting ini bisa bermanfaat dan berhasil untuk kelulusan SBMPTN saya. Terimakasih

     
  19. fatimah

    May 13, 2013 at 12:37 am

    mas,kalau aku ngambil pilihan pertama jurusan psikologi di ui, trus pilihan kedua psikologi unpad, dan yang ketiga jurusan psikologi di upi gmna mas.Soalnya, passing grade di unpad itu paling gede,tapi masuk rumpun ipa yang sama dengan jurusan saya waktu sma..
    menurut mas gimana urutannya
    please mas……………jawab ya…………

     
  20. shavana

    May 3, 2013 at 7:01 pm

    mas tiap universitas itu punya standar masing2 skor TPA-nya gak sih?
    misalnya kalo mau masuk ugm skor TPA min 300, uny 250 uin 235

     
  21. firja

    May 1, 2013 at 12:59 pm

    pak sy mau bertx……klo misalx gini…nich untuk SBMPTN 2013….sy lulusan 2012, misalx
    pilihan saya :
    1. Pend. Dokter Undip
    2. Pend. Dokter Unhas
    3. Fisika Unhas
    Pertanyaanx :
    a. jika saya tes di wilayah mks….yg notabene memiliki soal yg berbda dgn di jawa…apakah hal itu berpengaruh atas kelulusan sy di pil. 1?
    b. jika sy tdk lolos di pilihan 1 apakah msh memungkinkan sy lolos di pil. 2 jika nilai sy melewati PG….n di sisi lain byk peserta lain yg memiliki nilai yg sama dgn saya…namun menempatkan pil. 2 saya di pil. 1 mereka?….
    mhn di jawab pak..terima kasih……Wassalam

     
  22. Chalv

    March 10, 2013 at 5:01 am

    pak. itu kalo tes TPA sama bidang kemampuan dasar (MTK dasar, Indonesia, Inggris) mainnya persentil apa pake nilai mentah ya?

     
  23. Aom Krisdinar

    February 28, 2013 at 8:21 am

    @ The Incredible Women : Wah..maaf nggak bisa, Coba cari kriteria yang lebih detail tentang sistem ini

    @ Ninik : 50 %-75% dari undangan (raport) dan sebagian Saringan Bersama (test) PTN

     
  24. Ninik Erniati

    February 21, 2013 at 3:17 pm

    pak kalo snmptn tahun ini kan pakai nilai rapot aja ya? itu kira-kira bagaimana sistem penilaiannya? apakah lebih diutamakan anak SMA dari pada SMK dan apa benar jumlah almuni sekolah kita yng diterima di PTN yang akan kita pilih itu juga menjadi dasar pertimbangan juga?

    Jawab : Sistem dan kriteria penilaian memang tidak dijelaskan namun secara umum SNMPTN 20113 dapat dilihat disini :
    http://www.snmptn.ac.id/informasi.html#ketentuan

     
  25. The Incredible Woman (@Shinta_Inc)

    February 13, 2013 at 9:10 am

    bapak bisa melihat rapor saya dan memprediksi kira-kira saya diterima di PTN mana?

    Jawab :
    Jika ikut SBPTN : tidak memperhitungkan nilai raport

     
  26. Aom Krisdinar

    February 11, 2013 at 1:45 am

    The Incredible Women : Yang saya ketahui : Secara administrasi Sekolah (SMA) harus terdaftar pada di sistem Data di Panitia (silahkan tanya pada kepsek apakah SMA anda sudah didaftar atau belum). JIka sudah maka lulusan SMA yang bersangkutan berhak untuk diundang. Jika belum maka lulusan yang bersangkutan masih bisa ikut Seleksi Bersama PTN. Seleksi jalur Undangan dilakukan melalui nilai ujian SMA dan penelaahan nilai raport kelas 1 s.d kelas 3.

     
  27. The Incredible Woman (@Shinta_Inc)

    February 9, 2013 at 1:35 pm

    kalau SNMPTN jalur undangan bagaimana? bagaimana sistem penyeleksiannya?

     
  28. Aom Krisdinar

    February 9, 2013 at 1:29 am

    @ wildan : Pada dasarnya semua diakumulasikan, yang harus diperhatikan adalah jumlah akumulasinya tidak mengandalkan satu atau 2 mata pelajaran saja, tapi harus merata diseluruh mata pelajaran yang diujikan

     
  29. wildan

    February 4, 2013 at 1:30 am

    apakah sistem penilaian IPC sudah fix demikian seperti yang bapak jelaskan di postingan komentar sblumnya ataukah itu hanya perkiraan bapak saja? soalnya ada guru saya yg mengatakan bahwa nilainya itu diakumulasikan seluruhnya lalu didapatkan nilai akhirnya.

     
  30. Agung

    February 3, 2013 at 5:46 am

    excellent info bos. semakin objektif ternyata penilaiannya. ini juga bisa di jadikan strategi saya selain belajar di semua bidang yang di ujikan.
    jadi ini misteri kenapa anak yang semula di masa SMAnya unggul ternyata di SNMPTN tulis terjungkal sedangkan murid yang tidak terlalu menonjol di SMA secara mengejutkan bisa lolos SNMPTN tulis

     
  31. Nur Hidayah Nasution

    January 25, 2013 at 2:13 am

    Pak, untuk jumlah soal/mata pelajaran yang harus diselesaikan apa ada ketentuan tersendiri?, misalnya 1/3 dari jumlah soal?,
    terimakasih Pak,

     
  32. Nur Hidayah Nasution

    January 25, 2013 at 1:28 am

    Pak, untuk jumlah soal/mata pelajaran yang harus diselesaikan apa ada ketentuan tersendiri?, misalnya 1/3 dari jumlah soal?,
    terimakasih Pak,

     
  33. Chatarina Ayu L

    October 27, 2012 at 10:38 am

    pak mau tanya , misalkan saya kan dari IPS mau ambil matematika kan pake IPC .
    misal PG IPA saya dapet 27% dan yg IPS dapet 36%
    pilihan 1.)math unila 23,5% 2.)PGSD UNY 29,10% 3.)PGSD UNILA 24,9%
    kira” kalo hasilnya gtu saya ketrima di mana pak ?

     
  34. Krisdinar

    July 24, 2012 at 3:35 pm

    @Ralma : Mata Pelajaran yang diujikan berjumlah 7. Jika anda ingin menghitung. Ganti mapel 1 misalnya dengan bahasa Indonesia, Ma pel 2 dengan Bahasa Ingris mapel 3 dengan Kimia dan seterusnya sampai 7 mapel.

    @ Sonia : Ambil snmptn IPA atau IPC

     
  35. sonia

    July 21, 2012 at 3:33 am

    jadi, intinya setiap soal pelajaran harus dijawab walaupun hanya satu dan nggak perlu dijawab jika nggak yakin ….

    trus sya di sma_nya ambil IPS tapi kalau sya di prguruan tingginya ambil fakultas farmasi apa yg harus sy lakukan …??

    mohon bantuannya … terimkasih ….

     
  36. ralma

    July 20, 2012 at 12:49 pm

    saya ga ngerti cara menghitung nya , maksud pel 1 , pel 2 , pel 3 itu gimana?
    pelajaran 1 itu terdiri atas apa aja?

    tolong di persingkat cara nya agar saya bisa menghitung nilai saya..

     
  37. Krisdinar

    July 16, 2012 at 2:33 pm

    @ Rocka : anda beruntung, Bisa jadi pesaing anda lebih parah dibandingkan dengan anda. Sepengetahuan saya keputusan panitia tidak bisa diganggu gugat.

    Selamat !

     
  38. Rocka

    July 10, 2012 at 10:26 am

    Mas sy mau tanya, seingat saya di tpa ada bagian soal yang betul2 sy tdk isi, ditambah lg sy yakin 100% utk tes kemampuan dasar bahasa inggris satu soalpun saya tdk jawab, tp saya keterima di USU jurusan matematika. Tolong mas apa bisa dijelaskan?

    Dan pengumumanny jg dah keluarkan (media cetak dan elektronik)? menurut mas hasil itu tak boleh diganggu gugat kan?
    Tolong reply ya, soalny saya cemas.
    Trims

     
  39. bona

    July 9, 2012 at 7:40 am

    pa mw tanya. misalkan aku ambil akuntansi tapi di bidng studi mtk hnya mengisi 1 dan benar . tetapi di bidang studi lain nilai nya bgus semua. apakah saya bisa lolos di akuntasi tsb?

     
  40. gazerock

    July 8, 2012 at 3:42 am

    puji Tuhan.. diterima di Informatika.. Terimakasih atas bimbingannya mas Kris :)

     
  41. djono

    July 7, 2012 at 11:37 am

    alhamdulillah d tpa ga ada nilai mati.. pdhal analisisku d tpa kosong.. tp ktrima d teknik informatika its… ^^

     
  42. Nelvianti

    July 7, 2012 at 10:51 am

    Postingan ini benar, nilai minus bukan nilai mati. SNMPTN 2012 nilai bahasa inggrisku -1, tapi Alhamdulillah aku lulus PGSD UPI Bandung.

     
  43. Agus

    July 5, 2012 at 8:31 am

    pak mohon pencerahannya, saya tpa & kemdas 43.75%, IPA 14.166%, IPS 21.666% prodi pilihan saya 1. MAT – UB, 2. Perpajakan – UB, 3 Biology – UB. kira-kira saya bisa lolos gak ya…Terimakasih.

     
  44. DharmaL

    July 5, 2012 at 3:20 am

    Pak saya mau tanya, apa kalau test snmptn hari pertama –yang TPA dan Kemampuan Dasar– kita sudah jelek duluan maka panitia nggak bakal cek untuk kemampuan hari keduanya ya? Apa betul test hari pertama lebih menentukan dari pada hari ke-2? setelah saya cek, TPA saya 16,4% sedangkan Kemampuan Dasar saya cuma 6,7%, tetapi Kemampuan IPS saya 17.9%. Saya pilih jurusan HI unpad dan Hukum UGM. menurut bapak apa kemungkinan saya keterima cukup besar?

     
  45. Krisdinar

    July 4, 2012 at 2:08 pm

    @agam : betul, nilai mati (pasti gugur) jika ada satu mata pelajaran yang tidak dijawab sama sekali (kosong),
    @ Yoga : Betul, Kuota pasti terpenuhi ! karena SNMPTN “bukan ujian” tapi menyaring yang *terbaik” dari seluruh peserta Program studi di Universitas ybs. dan dirangking sampai batas jumlah kuota terpenuhi. Oleh sebab itu yang lolos bukan berarti dia mampu menjawab semua soal dengan benar (atau yang pinter), tapi karena pesaingnya lebih tidak cerdas..he..he

     
  46. yoga

    July 4, 2012 at 9:29 am

    mas , kuota itu pasti selalu penuh kan ? selama peminat lbh banyak dr dayatampung ? meskipun dia skor ny rendah ? (tp dibandingkan pserta lain yang memilih sama 1 prodi dia msh yg trtinggi)

     
  47. agam

    July 3, 2012 at 8:19 am

    assalamu’alaikum,
    pak jadi nilai mati kalau ada mata pelajaran yang gak di isi kan, bagaimana dg info yang di berikan beberapa bimbel mengenai kalau ada nilai min , atau dibawah 3, lantas langsung gugur, itu bagaimana? mohon penjelasannya untuk memastikan kembali pak.

     
  48. gopas

    July 2, 2012 at 6:42 am

    ralat. jawab 43, salah 21, benar 22.

     
  49. gopas

    July 2, 2012 at 5:59 am

    permisi bung mau tanya. lgsg to the point aja. TPA saya lumayan, gak bs dibilang bagus bgt tapi lumayan di atas rata-rata. kemampuan dasar jg lumayan. nah, kemampuan IPS saya itu lho. ada 4 mapel IPS. dan hampir di setiap mapel, jumlah benar dan salah hampir sama. dari 60 soal IPS, saya jawab 42, salah 21, benar 21. gimana nasib saya ya kira2?

     
  50. stephen

    July 2, 2012 at 5:22 am

    yg ptg itu bner2 panggilan, soalnya ketrima klo ternyata bukan panggilannya kan ribet juga he..he..he..

     
  51. djono

    July 2, 2012 at 5:09 am

    haha.. kyaknya ttp tgl 7 deh.. soalnya pak Almaoka sndiri yg brkata..
    mo pengumuman tgl 3,6,7 yg penting ktrima lah.. XD

     
  52. stephen

    July 2, 2012 at 5:00 am

    haha ya makanya. itu juga blom jelas, sapa tau nilai mati krn dikosongin cm berlaku emg cuma buat tbsp, krn sy sendiri jg ga perna diwarning apa2 ttg TPA kok..
    haha iya.. siapin hati aja sapa tau pengumuman dadakan, kan masi simpang siur kan kabarnya walopun td pagi sy baca update ny ttp tgl 7

     
  53. djono

    July 2, 2012 at 4:50 am

    tp yg taun kmaren ada yg TPA analisisnya d kosongin mas…tp ktrima.. nick putra(coba liat comment bagian atas yg masi taun 2011)

    ah, yg penting berdoa ja lah.. siapkan mental & keep praying..

     
  54. stephen

    July 1, 2012 at 4:22 pm

    wah kok bisa gak diisi pdhl kan itu ada di dpn. brati kerjainnya acak dr blakang gt ya? ya jujur aja si sy gak tau ya mengenai aturan nilai mati dalam TPA. wkt itu ada yg pernah tlp ke panitia menanyakan ttg nilai minus & nilai mati. pihak panitia hny mengatakan bhw minus gapapa asal saingannya minus lebi gede, kemudian di akir pembicaraan sang penelpon nanya ke panitia ttg pengosongan 1 mapel, ya seinget sy si panitia blg bhw itu = mati. tp sy nda tau apakah mapel itu sama dgn dimensi berpikir di tpa, krn terus terang sy blm perna dgr dr bimbel ttg nilai mati di TPA, habis TPA biasa langsung diitung scr agregat jd langsung aj nongol 20% 24% dst jd gapake sistem dipecah2 per dimensi berpikir. nah lain hal klo tes tbsp itu dipecah per mapel, jd kliatan gt mana yg minus ato kosong, dan berkali2 emg ditekenin klo pljrn kosong itu mati tp gaperna ditekankan bhw dimensi berpikir TPA kosong = mati. sy sndiri br sadar klo tiap dimensi berpikir di TPA itu kayaknya dinilai scr terpisah & klo bs jgn menekankan bidang dimensi tertentu (bdk keterangan di petunjuk umum TPA yg sy bc wkt selesai tes). jd mungkin aj si kena mati ya, tp ngga tau jg krn mengenai TPA slama ini sy hny trima nilai total spanjang TO, jd ya bisa aj nilai TPA sy slama TO tinggi misal cm gr2 kemampuan spasial yg mungkin sy tekankan, tp di kemampuan verbal yg ga trlalu sy perhatikan trnyata ada yg minus (mati) tp tidak teridentifikasi krn penilaian tdk dilakukan scr terpisah spt TBSP…..
    lagipula pihak panitia panlok yg ditelpon wkt itu jg bukan jaminan rasanya, sebab yg mengetahui nilai brapa saja yg bs masuk hny pihak rektor PTN si… panitia mungkin tau si A brapa si B brapa tp tidak tahu standar masuk ato nilai mati spt ap detilnya.
    cuma ya intinya TPA itu kan memberi gambaran ttg kemampuan seseorang di bidang akademik (analisis, linguistik, numerik, logis, berpikir abstrak dll) jd klo misal kemampuan analisis ga diisi ya jd sulit utk mengukur kemampuan org yg bersangkutan di bidang itu, pdhl mungkin jurusan di PTN yg dipilih membutuhkan mahasiswa dgn analisis kuat (misal jurusan FISIKA FMIPA). jd mungkin PTN nya jd bingung juga kali ya gmn cr mengidentifikasi kemampuan si peserta klo tesnya kosong hahaha

     
  55. djono

    July 1, 2012 at 11:27 am

    @stephen wah aku kmaren jg sama mas.. d dimensi analisis ga k isi.. waktunya uda habis.. itu beneran nilai mati? T.T

     
  56. stephen

    June 27, 2012 at 4:36 pm

    @ahmad, kmaren tmn sy ngakunya jg ada yg gak isi 1 dimensi berpikir sih, tepatnya itu yg tes terakir (spasial). hmmm blm bs dipastikan si ya, mg2 aj nggak. soalny klo tpa sy blm perna dgr ttg kewajiban ngisi tiap dimensi berpikir, tp mengingat sistem perhitungan skrg yg katanya adalah pemeringkatan per bidang uji + tuntutan utk ga mementingkan bidang tertentu aj jadi ya gak menutup kemungkinan itu kena nilai mati, soalny bisa dianggep/terkesan Anda mengabaikan bidang uji yg dikosongin itu sih.Seinget sy si ya kalo ga sala, wkt itu ada yg pernah nelpon ke panlok trus tanya soal nilai mati gt. Saya agak lupaa persisnya, tp klo tidak salah panlok mengatakan bhw nilai minus lolos (gak tau d minus ada batasannya gak) asal lawan lebi gede minusnya, trus klo ga sala dia jg blg bhw pengosongan pd bidang uji = nilai mati, tp gatau ya itu konteksnya bidang uji TBSP ato dimensi berpikir di TPA….
    Klo soal penilaian yg kontroversial si emg sepertinya sengaja dilakukan spy yg lolos seleksi pny kemampuan komprehensif, jd gak lolos cm modal 1-2 plajaran aj. Sy si curiga bhw sistem yg dipake itu pemeringkatan per bidang studi, jd istilah passing grade kayakny bnr2 ud ga ada & menurut sy passing grade trakir x dipake pas SPMB. Soalny gini nih, wkt itu ada anak bimbel th 2010 mau masuk jurusan Y yg passing gradenya 36%. Wkt cek manual nilai dia 40% tp ga lolos. Nah krn penasaran knp bs ga lolos pdhl nilai dia di atas passing grade, dia nunggu passing grade keluaran bimbel itu buat jurusan Y buat taun 2011, eh ternyata bimbel itu blg bhw passing grade jurusan Y utk taun 2011 adl 37% itu brarti wkt dia tes ada org dng nilai di bwh dia (37) tp ketrima, tp dia yg lebi tinggi kok ga ketrima. Pas sy dgr gt, y di pikiran sy cm satu si, dia dpt 40% mungkin gr2 tinggi di 1-2 plajaran yg dia utamakan shg berakibat tingginya rangking pljrn yg dia utamakan itu di tingkat nasional, tp sbaliknya pljrn lain yg mungkin dia gak utamain nilainy jelek shg peringkat nasional utk pljrn2 itu jg jelek, alhasil rata2 rangking dia jelek walopun klo ditotal nilai dia termasuk tinggi. Nah sapa tau aja yg nilainya cm 37% itu rangkingnya rata di tiap plajaran & gak ad yg jatuh (jd konsisten gt) alhasil walopun klo djumlah nilai dia gak tinggi tp klo dirata2 secara peringkat per pljrn dia lebih tinggi gt si….

     
  57. Tio

    June 26, 2012 at 11:19 pm

    Mas gmn kalo skor kita ada di atas pasing grade atau sama,, dan lebh unggul dr pesaing kita ,namun ada salah satu bdang studi, misal’a b.inggris min 1 , peluang lolos’a gmn mas ? Makash sblum’a

     
  58. ahmad

    June 26, 2012 at 7:50 pm

    @stephen…wah, brarti sya jelas dpt nilai mati donk mas…penuh kntorversi nih skrg, msa cuma krn 1 dmensi g diisi jd g lolos snmptn….

     
  59. stephen

    June 26, 2012 at 6:39 pm

    @Priezkha Haselaankhi, stau gw maksimal 2 plajaran yg krg dr 2-2,5. jd klo cuma satu kayaknya ms gapapa si..

    @Aline & ahmad, klo dr petunjuk umum yg ada di halaman sesudah cover emg dibilang si stiap dimensi berpikir ga ada yg diabaikan nilainya. jujur aj si blm perna dgr ttg larangan gabole isi = 0 buat dimensi berpikir di TPA, klo TBSP si emg ud sering. tp gw curiga kayaknya penilaian TPA pun dilakukan secara terpisah jd setiap dimensi berpikir diperingkatin satu2 gt… jd klo pun itu gak mati, tp peringkat buat dimensi berpikir yg bersangkutan, misal tes verbal pst rendah sekali. tp ada kemungkinan nilai mati ya. krn tpa itu kayaknya sifatnya adl sbg gambaran ttg kemampuan di bidang ybs. misal mo masuk FMIPA tp kemampuan numerikny rendah itu kan jg jd tanda tny apakah dia mo msk FMIPA krn emg mampu + suka ato cm modal suka doang?

    @notoraharjo, klo dr info yg gw dpt nilai 0 itu blm mati dgn syarat 0 nya itu adalah 0 usaha, misal isi 5 salah 4.

     
  60. Adi

    June 24, 2012 at 2:09 pm

    Waktu saya tanyakan langsung ke panitia di Halo SNMPTN,mereka hanya menjawab
    “Peniliaian dirahasiakan”

    @Adi : Itulahlah sebabnya kita sebut sebagai misteri

     
  61. ahmad

    June 23, 2012 at 9:43 am

    mas kalo mlih jurusan sistem informasi, nilai yg harus menonjol nilai apa?

     
  62. qhu

    June 22, 2012 at 10:20 am

    b’arti sy g akn lols.. :(… kmrin s’ingt sya ad mapel yang g tjwb

     
  63. Priezkha Haselaankhi

    June 21, 2012 at 2:41 am

    Terima kasih mas atas penjelasannya.

     
  64. Priezkha Haselaankhi

    June 20, 2012 at 7:52 am

    Mas mau tanya nie tolong di jawab ya.
    saya udh cej bener dan salah d pelajaran dasar dengan nilai benar di kurangi salah:

    Matematika = 27
    B. Indonesia = 8
    B. Inggris = 2

    Berarti ada 1 mata pelajaran yang di bawah 2,5
    apakah nilai saya masih tetap masuk hitungan atau tidak dihitung lagi (nilai mati)?
    Tolong penjelasannya mas.

    @ Priezka : masih diperhtungkan, karena yang disebut nilai mati jika mata pelajaran tersebut tidak dijawab satu soalpun. Sepanjang kita menjawab (walaupun salah) tidak masuk sebagai nilai mati pada matapelajaran ybs

     
  65. Aom Krisdinar

    June 19, 2012 at 4:40 pm

    @ Notoraharjo:
    Tujuan saya menulis postingan ini adalah ingin mengungkap “misteri” yang sering dirasakan para peserta SNMPTN baik yang lolos maupun yang gagal seperti yang saya uraikan di postingan. Jika anda bertanya pada panitia resmi bagaimana agar lolos SNMPTN maka saya yakin mereka pasti menjawab. ” yaaa harus pinter. Keinginan adanya kalimat tegas tentang eksistensi nilai mati seperti yang anda inginkan, saya ragu mereka mau mengungkapnya secara tegas. Karena dengan pemberlakuan sistem nilai persentil semestinya kita bisa memaknainya tanpa harus dinyatakan secara tegas dengan istilah “nilai mati” atau apapun istilahnya.

    Murid anda yang lolos di IPB tersebut, saya yakin dia nggak pinter tapi “cerdas”. sebab dia nggak menghindar (mengosongkan atau tidak menjawab sama sekali) satu matapelajaranpun walaupun dengan benar 2 nomer dan salah 8 nomer. Itu berarti dia terhindar dari nilai mati.

    Tanpa bermaksud mengesampingkan peran “pinter”. Namun peran “cerdas” ternyata lebih dominan untuk bisa lolos SNMPTN seperti murid anda itu.

    Terimakasih telah mengungkapkan fakta murid anda yang cerdas (walalupun ybs tidak menyadarinya). Mungkin anda bisa membandingkannya dengan murid lain yang ketika SMAnya dianggap pinter. Apakah dia lolos di SNMPTN juga ?

     
  66. notoraharjo

    June 19, 2012 at 1:16 pm

    Mas, Anda punya fakta tentang nilai mati, atau tidak? Misalnya, data anak yang tidak diterima di PTN karena memiliki nilai mati atau kalimat tegas dari panitia snmptn jika eksistensi nilai mati itu benar adanya. Soalnya mas ya, tahun 2011 ada murid saya yang diterima di IPB teknik pangan yang menjadi pilihan keduanya dengan keadaan bahasa inggris benar 2 nomer dan salah 8 nomer, bukankah nilainya menjadi 0?

    Jika yang dilakukan adalah penilaian sistem persentil dengan menggunakan pe-ranking-an, sepertinya nilai minus pun masih berpeluang mendapatkan nilai, karena konversinya tentu juga ada.

     
  67. Sword

    June 19, 2012 at 3:01 am

    MAs Kemarin Saya ikut Snmptn 2012 tpi bhs inggris tdk ad yg saya jawab sama sekali bagimana tuhh NILAI MATI T_T

     
  68. Salam

    June 17, 2012 at 9:13 pm

    Tolong kasih tau yach INFO mengenai NILAI MATI untuk SNMPTN 2012 Secara AKURAT dan TERPERCAYA. ;-)

     
  69. Salam

    June 17, 2012 at 9:11 pm

    Untuk melanjutkan pertanyaan diatas, maksud saya kalau ada 3 pelajaran MINUS itu, itu bisa disebut NILAI MATI kgx? coz; nilai b.inggris, Mtk dan Geografi Minus 3. tapi SEJARAH, EKONOMI semuanya betul, INDO betul 14 salah 1, terus GEO ngisi 15 BETUL 13 salah 1 gx di isi 0. TPA ane betul 65 SALAH 5…. PERTANYAANya adalah: 3 mata pelajara saya kena MINUS apakah itu disebut NILAI MATI? apakah itu 100% sudah tidak lulus? jawab yach :-)

    maaf salah: maksud ane.. ane ngisi GEO tp hasilnya -3 DAN mtk -2 dan Inggris -3 low yg lainya semuanya hampir 80% betul semua.

     
  70. Salam

    June 17, 2012 at 9:10 pm

    Untuk melanjutkan pertanyaan diatas, maksud saya kalau ada 3 pelajaran MINUS itu, itu bisa disebut NILAI MATI kgx? coz; nilai b.inggris, Mtk dan Geografi Minus 3. tapi SEJARAH, EKONOMI semuanya betul, INDO betul 14 salah 1, terus GEO ngisi 15 BETUL 13 salah 1 gx di isi 0. TPA ane betul 65 SALAH 5…. PERTANYAANya adalah: 3 mata pelajara saya kena MINUS apakah itu disebut NILAI MATI? apakah itu 100% sudah tidak lulus? jawab yach :-)

     
  71. Aline

    June 17, 2012 at 10:03 am

    Kalau TPA apa ada nilai matinya? Misalnya tiap tes kmampuan itu harus dikerjakan, kalau ada yg tidak dikerjakan maka tidak lolos, misalnya yg tes verbal.

    @ Aline : Saya malah balik tanya ? kenapa harus tidak diisi tes verbalnya ?

     
  72. Salam

    June 17, 2012 at 4:37 am

    ada teman 3 pelajaran dia kena nilai minus, tp dia berusaha ngisi tp dia minus 3 pelajaran? apakah itu kena nilai mati? apakah bakal di ikut sertakan dalam alokasi jurusan di PTN? dan dia juga pilih jurusan sepi peminat juga. apakah itu ada kemungkinan lulus? dan satu lagi, kata admin blog ini, katanya nilai mati nilai yg pelajaran yg tdk di isi? saya mau tanya? info dari mana? berlaku untuk SNMPTN 2012 ini gx?

    @ salam : Jawaban semua pertanyaan sudah ada di postingan. Dari Sumber info yang resmi sih…jika ingin lolos dari SNMPTN anda harus pinter, maksud saya semua soal matapelajaran harus diisi secara benar tanpa minus. Silahkan cari sendiri sumber informasi SNMPTN resminya.

     
  73. putri

    June 17, 2012 at 2:07 am

    pak , setelah saya periksa jawaban saya dengan kunci setelah snmptn , saya hanya mendapat passing grade 28 sekian , sementara pilihan saya ilmu komunikasi usu , apakah saya masih bisa lulus ? nilai saya tidak ada yang mati setiap TBSP nya ada yang benar minimal 2 soal . apakah masih ada kemungkinan lolos ?

    @ Putri : Jika anda baca postingan, saya yakin anda bisa menjawab pertanyaan anda. OK ?

     
  74. ahmad

    June 16, 2012 at 1:15 am

    pak, kalo misalnya satu dimensi pada mapel TPA tidak diisi apakah langsung tidak lolos?

    @ Ahmad : ya..nggak dong ah. asal TBSPnya bagus mudah-an lolos

     
  75. Muzdha

    June 15, 2012 at 12:47 pm

    Klaw soal tpa kan ada beberapa kerangka berpikir nya, itu Klaw g’ dijawab satu kerangka berpikir nya satu nomor pun alias kosong, apakah akan NILAI MATI juga ???

    @ MUdza : tidak

     
  76. iqbalbsa

    June 15, 2012 at 2:02 am

    mas… klw panlok nya tu bkan di tmpat Universitas yg sya tuju??
    misal: sya pilih Universitas Brawijaya tpi tes nya d Jember??

    itu gmn mas??

    @ Panlok adalah panitia lokal universitas yang bersangkutan. tapi tempat ujian tidak selalu di kota tempat universitas tersebut berdomisili. Misalnya Panlok Brawijaya Malang bisan saja menyeleggarakan testing diantaranya di Jember

     
  77. Badze

    June 14, 2012 at 10:22 pm

    Pak saya mau nanya nich…

    Saya milih program studi:

    1. ANTHROPOLOGI SOSIAL (UI)
    2. ILMU FILSAFAT (UI)

    2 Jurusan itu setelah saya perhatikan dari 2009 s/d 2011 peminatnya itu sedikit max: peminat itu 325 orang.

    Masalahnya saya SNMPTN 2012:

    Ada 1 mata pelajaran MATEMATIKA DASAR ngisi 2 soal salah dua2nya alias ( – 2 ) Berarti itu namanya nilai mati kan? itu masih bisa di toleransi gx? atau sudah 100% gx lulus..

    Terus saya di SNMPTN juga di TPA setelah di jumlahkan dapat 70 POINT..

    B.INGGRIS 3 point

    pokoknya nilai keseluruhanya adalah 550 POINT

    menurut prediksi anda, ada peluang lulus gx? soalnya 2 program di atas tingkat pesaingnya dikit. gmn pendapat bpk mengenai alur ilustrasi cerita yang sudah saya ceritakan?

    Thank’s :-)

    @ Badze :
    1. yang disebut nilai mati adalah yang sma sekali tidak di isi. jadi matematika anda tidak nilai mati hanya rangkinnya aja yang dibawah karena -2.
    2. Coba anda cari passing grade untuk PS studi yang dipilih bandingkan dengan perolahan skor anda (550)

     
  78. Adi

    June 14, 2012 at 1:22 pm

    Maaf apakah jika nilai Indonesia saya -4 bisa dianggap gugur?
    #malu2in orang indonesia sampai min…hehehe

    @ Adi : mudah=mudahan aja pesaing anda minusnya 10…he…he

     
  79. yuda

    June 14, 2012 at 12:36 pm

    mas saya mau ngasih pertanyaan yg sama sama yg diatas, fisika saya minus 7 tapi total nilai mentah saya lumayan tinggi, guru les saya bilang jika ada nilai minus maka dianggap gugur atau mengabaikan mapel tsb, apakah benar? mohon penjelasannya

    @ Yuda : nilai mati atau mengabaikan matapelajaran adalah yang tidak diisi sama sekali. Saya pikir jelas benar bedanya antara mengabaikan dengan mengisi tapi salah. Kalo guru les anda benar pendapatnya, maka saya yakin nggak ada yang diterima di SNMPTN satu orangpun..he…he

     
  80. ficky

    June 14, 2012 at 12:08 pm

    mas saya sangat stress hari ini. karna nilai matematika ipa saya minus 3 . tpi fisika kimia biologi ,, kemampuan dasar n tpa tinggi semua. ngomong ngomong nilai matematika ipa yang minus tadi apakah nilai mati n sudah dipastikan snmptn saya gagal. apa kah nilai fisika.kimia.biologi.kemampuan dasar+tpa tadi tidak bisa menolong nilai matematika ipa yang minus tadi’ waduh saya sangat takut jika gagal gara gara nilai matematika ipa yang minus tadi . mohon dibalas ya mas, komentar saya ini, saya udah gak punya semangat hidup mengetahui nilai matematika ipa saya minus. huft

    @ficky : nggak usah stres..jika diisi walaupun salah itu nggak nilai mati. kita tunggu aja hasilnya..mudah-mudahan lolos.

     
  81. ficky

    June 14, 2012 at 11:37 am

    mas mau tanya saya baru saja mengikuti snmptn 2012 tpi nilai mapel matematika saya minus tpi ya lainnya tinggi gmana kira kira lolos gk . waduh saya takut sekali jika gagal. di tunggu mas jawabnnya

     
  82. yansi

    June 14, 2012 at 10:53 am

    kak ,kalw nilai matika ipa dan fsika mines,, apakah msh ada kmungkinan untuk lolos???

    @ Yansi : ada, kalo peaing anda minesnya lebih gede. tenang saja, nggak semua peserta SNMPTN baca blog ini kok…maksud saya banayk yang ikut SNMPTN yang nggak pake strategi

     
  83. asep hendri

    June 14, 2012 at 4:10 am

    Kakak mau tanya nih!
    Kemarin baru saja selesai SNMPTN 2012 nah pas saya cek di TPA kan ada kemampuan analogis, logis, analitis, aritmetik, deret angka, dan geometri.
    Pas dicocokan dengan kunci jawaban ternyata saya di dimensi geometri saya cuma menjawab 1 dan ternyata salah. Nah otomatis nilai TPA untuk dimensi geometri adalah -1 apakah saya kena nilai mati untuk keseluruhan TPA dan dinyatakan tidak lulus atat gagal di SNMPTN atau gimana? Masih bisa lulus kah?
    Atau sebaiknya jangan terlalu berharap banyak sama hasilnya nanti?
    Kalau kemampuan dasar sama kemampuan ips nya optimis aman.
    Ditunggu jawabannya Kakak!

    @ Asep Hendri : itu bukan nilai mati…mudah=mudahan lolos

     
  84. Kim Rais Gaffar

    June 14, 2012 at 2:28 am

    oh jadi g2 ka’..makasih banyak ya atas penjelasannya, sekalian minta doanya ya hehe :)

     
  85. BADZE SALAM ARASH

    June 13, 2012 at 9:21 pm

    Pak saya mau nanya nich…

    Saya milih program studi:

    1. ANTHROPOLOGI SOSIAL (UI)
    2. ILMU FILSAFAT (UI)

    2 Jurusan itu setelah saya perhatikan dari 2009 s/d 2011 peminatnya itu sedikit max: peminat itu 325 orang.

    Masalahnya saya SNMPTN 2012:

    Ada 1 mata pelajaran MATEMATIKA DASAR ngisi 2 soal salah dua2nya alias ( – 2 ) Berarti itu namanya nilai mati kan? itu masih bisa di toleransi gx? atau sudah 100% gx lulus..

    Terus saya di SNMPTN juga di TPA setelah di jumlahkan dapat 70 POINT..

    B.INGGRIS 3 point

    pokoknya nilai keseluruhanya adalah 550 POINT

    menurut prediksi anda, ada peluang lulus gx? soalnya 2 program di atas tingkat pesaingnya dikit. gmn pendapat bpk mengenai alur ilustrasi cerita yang sudah saya ceritakan?

    Thank’s :-)

    @ Badze : Coba bandingkan dengan passing grade PS yang dipilih, jika skor/point anda lebih tinggi, maka besar kemungkinan lolos

     
  86. rckk

    June 12, 2012 at 12:42 pm

    Saya mau bertanya nih,
    1. Kalau ada yg min bagaimana itu? Apakah benar adanya sistem mati?
    2. Apakah untuk jalur mandiri (terutama smup) nilai min tadi tidak diperkenankan?
    3. Menurut saya jika ada -1 dan ternyata ada yg -2 bukan kah yg -1 tadi selamat?? Kan tidak di urutan terakhir?
    Mohon pencerahannya :)
    Kalau boleh saya minta ym saya ada beberapa pertanyaan.
    Semoga sukses Untuk para yg snmptn besok :)
    Terima kasih :)

     
  87. vampire

    June 12, 2012 at 11:39 am

    Assalamu’alaikum….
    bang admin saya mau tanya nihh… kan tadi saya sempat baca beberapa komentar trus abang bilang klu TPAnya diisi tetapi salah nilainya gk -1 tetapi tetap saja 0..
    sedangkan tadi waktu saya baca petunjuk kerjanya tidak demikian… jawaban yang salah akan diberi nilai -1..
    yang ingin saya tanyakan apakah petunjuk kerja itu hanya sebagai pengecoh saja ? atau seperti apa ?

    mohon penjelasannya ?

     
  88. Verandi Putra

    June 12, 2012 at 7:01 am

    Mau nanya mas, nilai mati berlaku untuk tes apa saja?
    Apa kah tes kemampuan dasar juga menggunakan nilai mati?

     
  89. parental

    June 11, 2012 at 7:37 am

    Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Anda atas info yang telah dipaparkan mengenai SNMPTN.

    @ Parental : Sama-sama. Semoga sukses

     
  90. gazerock

    June 11, 2012 at 6:19 am

    Sebelumnya terima kasih atas posting anda yg sangat membantu :D
    misalnya saya mengambil paket IPC dan pass grade prodinya berurutan dari yg paling tinggi mis:
    1. Inf/Kom(IPA)
    2. pend matematika(IPA)
    3. Sastra(IPS)
    pertanyaan saya jika saya lulus baik IPA&IPS namun nilai IPS lebih bagus dari IPA apakah saya akan masuk prodi sastra atau prodi no1 yaitu inf/kom?

    @ gazerock : SNMPTN pada dasarnya adalah “menyaring” bukan “ujian” ! Jadi jika anda lolos saringan di PS Info/kom (IPA) maka anda akan diterima di PS tersebut, walaupun dilihat dari Skor IPS anda juga masuk saringan di Sastra (berdasarkan perkiraan anda), namun mekanisme otomatis akan membloknya menjadi tidak diterima di PS sastra. Dengan penjelasan itu mudah-mudahan paham esensi perbedaan antara menyaring dan ujian. OK ? Semoga sukses

     
  91. ambar

    June 10, 2012 at 12:39 pm

    mau tanya… kalo TPA itu kalo jawabannya salah, tetp dikurangi 1 ya? atau gimana??

    @ Ambar : Tidak sistem minus. Sebab TPA untuk mengukur Potensi Akademik. Banyak baca/lihat media massa yah sebelum test

     
  92. Akmal AShidiqy

    June 10, 2012 at 12:07 am

    mas sayakan milih teknik perkapalan ui, mapel pendukung fis sama mat passing gradenya 39%, kalo misal nilai fis mat saya rendah tapi passinggrade saya 40% itu bisa lulus g?

    @ Akmal AShidiqy : kemungkinan besar lolos

     
  93. hamdi ahmadi muzakii

    June 9, 2012 at 11:34 am

    kalo misalnya nilai minus 2 pelajaran itu kena nilai mati ga?

    @ hamdi : yan disebut nilai mati adalah jika ada matapelajaran yang tidak diisi sama sekali (kosong). Jadi kalo diisi tapi salah (minus) nggak nil;ai mati. OK ?

     
  94. Zia

    June 8, 2012 at 7:40 am

    Min sbenarnya TPA kalo salah brnilai -1 gak ya ?
    soalnya ada yg blg kalo TPA itu untk mengukur kmampuan shg tdk -1 , tp hanya salah saja (nilai jd 0) dan saya disarankan mengisi smua jwbn di TPA . nah yg benar bgmna ya Min ?

    @Zia :Betul, TPA untuk mengukur potensi Akademik. Menurut saya potensi akademik yang ada pada diri seseorang diantarannya apakah kita suka baca apa nggak ? misalnya baca koran, majalah, nonton TV berita dll. Fokus materi TPA adalah seperti itu. Siapa yang mau disalahin kalo potesi akademik kita rendah ? jadi nggak ada sistem minus. OK ?

     
  95. Bung yosi

    June 8, 2012 at 1:09 am

    apakah kemungkinan nilai keterampilan lebih diutamakan ketimbang TBSP/TPA?

    @ Bung Yosi : Program studi senirupa atau olahraga lebih dititik beratkan pada belajar berkarya bukan hanya teori akademik. Jadi ada kemungkinan tidak lulus jika test ketrampilannya rendah. OK ?

     
  96. Bung yosi

    June 7, 2012 at 10:33 am

    assallammualaikum
    saya peserta SNMPTN tulis 2012, lulusan SMA program IPA!
    salah satu ketiga prodi pilihan saya, ada prodi seni rupa!
    otomatis saya mengikuti tes keterampilan.
    saya masih blum mengerti sistem penilaian hasil tes TPA+TBSP+ujian keterampilan?

    @ Bung Yosi :
    Salah satu strategi lolos TBA+TBSP silahkan baca postingan. Untuk PS tertentu seperti Seni Rupa atau Olahraga ada tambahan test keterampilan khusus. Maaf, untuk sistem penilaian test khusus itu, saya tidak tahu. Anda perlu tanya ke ahli senirupa. Mungkin ada kriteria khusus untuk menilai sebuah karya seni.

     
  97. lala

    June 5, 2012 at 12:10 pm

    setahu q pas kmrn d JELASIN SAMA GURUKU q..itu ada nilai batas bwahnya tiap prodi beda2..
    .trs nilaix bukan tiap mapel ,,tp djumlah tiap mapel ..
    jd ntr ada 3 nilai,,
    1 nilai TPA
    2 nilai kmptensi dasar dr mtk,b.ing,b.ind DIJUMLAH
    3 nilai kmptnsi IPA dr mtk,kmia,fis,bio DIJUMLAH

    .jd gag nilai tiap mapel.

    benarkah begitu???

    @lala :
    1. yang dimaksud gurumu batas bawah itu adalah passing grade.Secara resmi passing grade itu tidak ada, karena bisa berubah bergantung skor keseluruhan peserta snmptn di tahun yang bersangkutan. Namun saya sarankan untuk dijadikan patokan sebagai salah satu strategi untuk lolos
    2. Pengelompokkannya sih memang begitu, namun unsur-unsur penjumlahannya didasarkan pada rangking mata pelajarannya (bukan nilainya/skornya !) coba simak kembali postingan saya Ok ?

     
  98. Shanty

    June 4, 2012 at 3:01 pm

    Mas mau tanya, pilihan 1 saya ambil Kimia dan pilihan 2 Teknik kimia.
    Mata pelajaran apa saja yang nanti nilainya harus saya usahakan untuk jurusan2 tersebut?? Makasih

    @ shanty : pada dasar untuk bisa diterima yang nilai ujian snmptnnya hatus bagus. Namun nilai/skor mapel kimia harus diusahan tinggi agar rangkingnya tinggi. OK ? Semoga sukses

     
  99. Aom Krisdinar

    June 3, 2012 at 11:06 am

    @RitkyWR : Nggak ngaruh dari jalur mana kita ikut SNMPTN , apakah IPA atau IPC

     
  100. RifkyWR

    June 2, 2012 at 2:53 pm

    mas mau nanya.
    total keseluruhan nilai IPA di IPA lebih besar ya dari total nilai IPA di IPC ??

     
  101. Aom Krisdinar

    June 2, 2012 at 6:27 am

    @ Iqbal : heeehe, itu nggak mungkin, sebab sebagian besar yang ngikut snmptn nggak pake strategi
    @ Nurul : secara adminitratif pendaftaran nggak masalah. Hanya perlu kerja ekstra untuk bisa ngisi soal
    @ Matha : Pada dasarnya jika ingin lolos ya…harus semua bisa secara merata.. Jika pilihan seperti itu saya pkir mata pelajaran IPS
    @ Adil : betul

     
  102. Adil

    June 2, 2012 at 2:47 am

    Mas saya mau tny,
    saya sdh ambil pilihan
    1. Peternakan UNS
    (DT:62/peminta 226)
    2.peternakan UGM
    (DT:140/peminat 260)
    saya memilih itu cuma berdasarkan Daya tampung+peminat
    soal’y saya dpt info soal pasing grade ada 2 versi
    *dr GO
    UNS 26%
    UGM 25%
    *dr internet
    UNS 40,80
    UGM 45,12
    bagaimana menurut mas admin?
    Apakah pilihan saya sdh tepat?
    Mhn bantuan+doa’y

     
  103. martha k

    June 1, 2012 at 12:08 pm

    mau tanya,kalau untuk prodi psikologi,akutnsi dan adminstrasi ngara itu yg d lihat skornya pada mata plajaran apa ya?? trima kasih

     
  104. Nurul Fajariyah

    June 1, 2012 at 12:12 am

    mau tanya mas.. saya SMA jurusan IPA, tpi SNMPTN saya ikut IPS apa itu tidak masalah ?

     
  105. iqbal fadlil

    June 1, 2012 at 12:06 am

    kalo smuax lolos trus spa yg gk lolos…?
    hahaha

     
  106. Aom Krisdinar

    May 31, 2012 at 9:55 am

    @Jundi : Betul
    @ Amalia : Betul
    @Ais : Sama-sama, Kita berharap semua sukses di SNMPTN

     
  107. ais

    May 30, 2012 at 6:01 am

    makasih yoo. do’ain aq all….. :D

     
  108. amalia

    May 30, 2012 at 5:32 am

    oo bgitu ya, brarti tidak ada ‘diskriminasi’ seperti yg pernah saya dengar ya?

    untuk TPA, bener ngga klo salah tidak berlaku -1 ?

     
  109. jundi patia

    May 30, 2012 at 4:31 am

    apakah pemilihan jurusan sesuai passing grade fakultas yg lebih tinggi di pilihan pertama,,lalu passing grade yg agk rendah di pilihan kedua..??

    @ Jundi : betul begitu

     
  110. Aom Krisdinar

    May 30, 2012 at 2:12 am

    @Edo : Untuk TPA tidak, tapi untuk Tes Bidang Studi Prediktif (TBSP) Ya

     
  111. Edo Syahputra

    May 29, 2012 at 10:42 pm

    Apakah pada Tes Potensi Akademik dan Kemampuan dasar tidak ada pengurangan nilai jika salah?

     
  112. Aom Krisdinar

    May 29, 2012 at 6:08 pm

    @ Amalia : Tidak ada kuota rayon tertentu bagi calon mahasiswa. Semua berhak untuk memasuki program styudi di PTN yang dipilihnya, walaupun tempat tinggal berbeda dengan rayon PTN yang dipilih.
    @Ujikk : Semangat .Sealu Optimis !
    @Kim : Dalam TPA tidak ada nilai mati…..namun harus diingat TPA mempunyai konstribusi terhadap nilai/skore total 30%. Jadi upayakan jawab dengan cepat dan benar. Berlatihlah
    @Nyera Waety: Boleh.
    @Tidak ! Nilai mati/nilai pasti gugur, jika ada mata pelajaran yang tidak diisi/dijawab sama sekali (kosong)

     
  113. severinus ginting

    May 29, 2012 at 3:55 pm

    Abg…. Kakak Sekalian
    klo misalnya kita menjawab 1 atw 2 soal wktu snmptn
    namun jawaban kita tersebut salahhhhhh

    apakah itu termasuk nilai mati kakak , abg se x an??????

     
  114. Nyera Waety

    May 29, 2012 at 2:25 pm

    mas mau tanya tentang jurusan boleh?

     
  115. Kim Rais Gaffar

    May 29, 2012 at 12:48 pm

    Kk, permisi mau nanya..
    boleh gg TPA itu yang bagian hitung2annya dikosongkan..? apa itu tidak kena nilai mati..?

     
  116. ujikk

    May 29, 2012 at 11:19 am

    semangat yg ikut snmptn tulis!!!!!

     
  117. amalia

    May 29, 2012 at 11:02 am

    daya tampung tiap prodi dibagi ke tiap rayon atau gmn?
    mksdnya tiap rayon dikasih jatah kuota atau tidak?

     
  118. Aom Krisdinar

    May 29, 2012 at 3:25 am

    @Siti Ajura :maaf saya tidak bisa menunjukkan yang pastinya berapa. tapi PG yang sudah anda peroleh bisa dapat dijadikan sebagai patokan dasar.
    @Dila : Menurut saya harus dibedaka, penunjang untuk lulus SNMPTN dan penunjang untuk lancar kuliahnya. Jika ingin lulus SNMPTN anda bisa membaca postingan saya diatas.. Semoga sukses di SNMPTN

     
  119. dila

    May 29, 2012 at 2:18 am

    Mas mau bertanya tanya dooong

    saya kan lulusan smk tekhnik informatika nih, saya mau daftar snmptn jurusan biologi apa boleh ? terus kemampuan penunjang yang harus saya pelajari itu pelajaran apa sajaa?

    mohon penjelasannya dan saran nya dong mas
    terimakasih atas perhatiannya :)

     
  120. siti ajura

    May 28, 2012 at 1:46 pm

    kak mau tanya ?
    passing grade Teknologi Pangan UNS brapa?
    referensi dr beberapa LBB kok bedanya jauh ya?
    mohon infonya yg mngkin lbih valid.
    makasihh… :)

     
  121. Aom Krisdinar

    May 28, 2012 at 9:06 am

    @bendi : thank kembali
    @Novita : Jika nilai IPA tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan nilai IPSmu dan nilai IPA pesaing/peminat ada kemungkinan lulus….Jika sudah pasti pipihannya seperti itu pelajari strategi menjawab soalnya . OK ?

     
  122. NOVITA RATNA INSANI

    May 28, 2012 at 4:45 am

    aku milihnya gini salah gak untuk tes IPC ?
    1. UM : Akuntansi (IPS) Daya Tampung 2012 : 80 | Peminat 2011 : 983 | PG : 31%
    2. UM : Ekonomi dan Studi Pembangunan (IPS) Daya Tampung 2012 : 70 | Peminat 2011 : 355 | PG : 21%
    3. UM : Matematika (IPA) Daya Tampung 2012 : 25 | Peminat 2011 : 204 | PG : 31%
    Kalau nilai IPAku lebih tinggi dari IPSku apa bisa aku diterima di MATEMATIKA ?
    Terimakasih

     
  123. bendi

    May 28, 2012 at 12:49 am

    thanks bro.., info yg bgus.!

     
  124. Aom Krisdinar

    May 27, 2012 at 5:02 pm

    @Novita : Menrut saya SNMPTN tidak mengistimewakan salah satu lulusan SLTA, apa itu SMK, SPMA, atau SMA…JIka anda berminat silahkan ikuti saja aturan main yang telah ditetapkan.

    @ And34 : soal istilah apapun boleh…nilai mati, nilai gugur, nilai knock out, atau apapun istilahnya. Menurut saya tidak terlalu penting memperdebatkan istilah, yang penting adalah jika anda tidak mengisi satu atau dua mata pelajaran sama sekali…pasti tidak akan lolos.
    Bisa jadi istilah nilai mati terlalu “kasar” bagi admin snmptn. Tapi saya mencoba menguak misteri yang selama ini menjadi pertanyaan besar bagi yang pernah ikut SNMPTN tapi nggak lolos, saya harap itu tidak terjadi bagi adik-adik yang mau ikutan SNMPTN sekarang. Mestinya admin itu yang membuka semua sistem penilaian SNMPTN, sejelas-jelasnya..

     
  125. and34

    May 27, 2012 at 4:49 pm

    saya tanya pada admin snmptn n jawabannya begini,
    nilai mati? siapa yang menciptakan istilah itu? kami malah tidak mengerti,,,,

     
  126. NOVITA RATNA INSANI

    May 27, 2012 at 1:05 pm

    Saya LULUSAN dari SMK , nah Kami nih merasa terhambat sekali dengan soal soal SNMPTN Ujian Tulis dikarenakan soal soal itu HANYA setara dengan LULUSAN dari SMA .
    Jadi intinya LULUSAN SMK TIDAK ATAU BAHKAN JARANG DITERIMA SNMPTN JALUR UJIAN TULIS :’)
    Trus tipsnya bagaimana ini untuk LULUSAN SMK ?
    Terimakasih

     
  127. Aom Krisdinar

    May 27, 2012 at 12:49 pm

    @ Hamdi : betul bilai minus nggak mutlak gagal. yang mutlak gagal adalah nilai mati..(

     
  128. hamdi ahmadi muzakii

    May 27, 2012 at 9:28 am

    pak, kalo misalnya kita ada nilai minus. itu ngk mutlak gagal kan?

     
  129. Aom Krisdinar

    May 23, 2012 at 5:55 pm

    @ violeta : Secara langsung nilai IPA tidak berpengaruh pada IPS. Pemilihan IPC umumnya untuk mensiasati pilihan program studi di PTN yang tingkat persaingannya dianggap tidak terlalu ketat walaupun berada di luar wilayah tempat tinggal (saya pribadi nggak menyarankan milih IPC jika tujuannya seperti itu). Misalnya pilihan 1 adalah PTN di wilayah tempat tinggal anda, pilihan 2 PTN diluar wilayah anda. Sedangkan pilihan 3 (IPA) hanya sekedar memenuhi ketentuan IPC saja. (ekstrimnya ngejawab soal IPA asal-asalan). Semoga Sukses

    @ Roni : Dilihat dari strategi pilihan PTN dan passing Grade sudah “benar”. Betul. Skor IPA nggak berpengaruh ke IPS. Namun demikian harus dibarengi dengan strategi menjawab soal seperti yang saya jelaskan dalam postingan yang saya uraikan. Untuk lolos bukan hanya strategi memilih Program Studi tapi juga strategi menjawab soal. Sebab dimanapun PTN yang dipilih, jika ingin diterima harus mempunyai skor saringan (test) yang tinggi. OK ? Semoga Sukses

     
  130. roni

    May 23, 2012 at 4:04 am

    mas, saya ingin mengambil IPC. saya anak IPS. saya berada di wilayah 1 SNPMTN. karena di wilayah 2 gradenya lebih rendah dan potensi utk lolos lebih besar dr wilayah 1. maka saya mengambil IPC. saya sudah matang utk mengambil IPC. ini strategi mas.
    pilihan saya :
    1. IPS ( wilayah 2 )
    2. IPS ( wilayah 2 )
    3. IPA (wilayah 1 )

    saya memang tidak ingin / berharap dapet di pilihan ke 3. pilihan ke-3 yg berada di wilayah 1, hanyalah sebagai syarat utk mengikuti IPC.

    yg ingin saya tanyakan, jika IPA saya mendapat nilai minus, maka yg nilai mati hanya IPA kan?. jd saya hanya GAGAL di pilihan ke-3, yg memang saya tidak inginkan. dan nilai mati IPA saya tdk berpengaruh ke nilai TPA+IPS saya kan?, jd saya msh berpotensi TEMBUS di pilihan ke 1 dan 2.

    2 orang Kakak saya menggunakan strategi sperti itu dan berhasil TEMBUS SNMPTN.
    trims..

     
  131. violeta

    May 22, 2012 at 9:29 am

    berarti nilai mata pelajaran IPA berpengaruh juga untuk mata pelajaran IPS ?

     
  132. Aom Krisdinar

    May 22, 2012 at 8:06 am

    @ Violeta : IPS dan IPA dalam IPC adalah satu paket Test (Ujian). Artinya siapapun yang memilih IPC dianggap sanggup untuk mengikuti Ujian IPA dan IPS dalam satu kesatuan (unit) test. Jika ada nilai mati maka dapat dipastikan tidak lolos.

    Oleh sebab itu memilih IPC harus didasarkan pada pertimbangan yang sangat matang.

     
  133. violeta

    May 22, 2012 at 7:21 am

    pak, misal saya ambil IPC
    pil.1ips
    pil.2ips
    pil.3ipa

    terus misal nilai IPA mati/minus apakah masih ada peluang buat masuk IPS (ngaruh sama IPS ndak?)
    tq

     
  134. Aom Krisdinar

    May 21, 2012 at 2:13 am

    Jawab :
    @ Ira : Pilihan Ke 2 tidak otomatis diterima hanya karena pilihan 1 tidak diterima. Keterima atau tidak diterimasangat bergantung pada skor hasil test anda dan pesaing anda.

    @ Gita :
    1. Hingga saat ini kita belum memperoleh pemberitahuan perubahan sistem.
    2. Biologi
    3. Sepengatahuan saya pasti. Tidak ada tambahan kuota

     
  135. gita

    May 20, 2012 at 6:13 pm

    Slmt mlm pak, saya mau bertanya

    -apakah sudah dipastikan sistem penilaian SNMPTN tahun 2012 ini menggunakan sistem penilaian persentil?
    -nilai/skor mata pelajaran apa yg harus ditonjolkan & dilihat agar lulus Pend.Dokter?
    -apakah daya tampung yg ada tertera dibuku-buku snmptn itu memang sudah pasti?mungkin tidak PTN tsb menampung agak lebih dari yg sudah tertera?

    TERIMAKASIH

     
  136. Ira

    May 19, 2012 at 5:28 am

    mas kan kl pil1 ga ketrima, otomatis pil2 diterima. sedangkan kalo ipc nilainya sendiri2. nah kl mis pil1 fk, pil2 akun.. nilai ipa krg memnuhi jd ga msk fk, pdhl nilai ips jg blm memenuhi. nah itu ttep otomatis msk akun nya ga?

     
  137. Aom Krisdinar

    May 19, 2012 at 12:27 am

    @randi23: Maksud saya, anda mengambil resiko dengan test IPS. yang bukan jurusan anda di SMA

     
  138. randi23

    May 18, 2012 at 11:10 pm

    @admin :
    Maksudnya prasmanan hajatan? kumaha kang?
    Memang sya tidak begitu menguasai IPS, tapi setidaknya saya juga sudah belajar IPS, dan dari hasil TO, nilai IPS saya memang kecil, tapi tidak nol.
    jadi sebenarnya tujuan saya itu pada pilihan 1 & 2, tapi tntu plajaran IPS akan saya isi semampu saya..
    Nuhun Kang :)

     
  139. Aom Krisdinar

    May 18, 2012 at 2:51 pm

    @ Randi23 : Terimakasi kunjungannya
    Menurut saya,
    1. walaupun dengan resiko jauh dari tempat tinggal, namun konsistensi pilihan pada program studi yang diminati perlu saya apresiasi.
    2. Strategi pemilihan anda sudah bagus jika urutan pilihan 1, 2 dan 3 berdasarkan passing grade dari besar ke kecil
    3. Yang perlu diperhatikan dan diwaspadai adalah : walaupun passing grade di Unibraw lebih rendah. namun anda dihadapkan pada test IPS yang mungkin tidak terlalu dikuasai. Ingat SNMPTN bukan prasamanan hajatan OK ?

     
  140. randi23

    May 18, 2012 at 10:46 am

    saya mau share n brtanya, tapi saya mau bilang dlu klo Strateginya diatas itu cerdas, nice post :)
    Gini, saya dari jurusan IPA, mau ngambil IPC, kenapa IPC ? karena mnurut saya ada sdikit keuntungannya bagi orang2 yang mau kuliah di luar wilayahnya.
    saya dari jawa barat (wil 1), mau ngmbil urutan kya gini :
    pil 1 : Universitas Brawijaya (IPA)
    pil 2 : Universitas Brawijaya (IPA)
    pil 3 : Universitas Padjajaran (IPS)
    passing grade jurusan pil 1&2 (brawijaya) tidak trlalu gede, sedangkan passing grade jurusan2 yang sama tetapi di wilayah saya, passing grade nya tinggi semua, maka dari itu saya ngambil IPC agar memperbesar peluang saya keterima di jurusan yg sangat saya minati.
    karena ada ktentuan :
    “”Peserta ujian yang memilih 2 (dua) program studi atau lebih, salah satu pilihan program studi tersebut harus dari PTN yang berada dalam satu Wilayah dengan tempat peserta mengikuti ujian.””
    krna ktntuan itulah saya milih IPC, kalo ga da ktntuan kya gtu, tntu sya bkal milih IPA…
    bgaimana mnurut admin ??
    Thanks before,, :)

     
  141. Aom Krisdinar

    May 17, 2012 at 3:31 pm

    @ richo : sama saja

     
  142. richo

    May 17, 2012 at 10:46 am

    mas,.. sistem penilaian ipa & ipc itu gmana y,…… apa ada perbedaan antara keduanya itu,… trim”sss,…:)

     
  143. @indri suryani

    May 17, 2012 at 9:21 am

    mas. klo seandainya pas ujian ambil jalus ipc nilai kita berhasil di ipa. tp ips gak memuaskan. jd gmna? apakan nilai nya jd gagal keseluruhan???? atau ips nya aja yg gagal???

     
  144. @indri suryani

    May 13, 2012 at 1:57 pm

    mas kalau materi ipc th dasar dari ipa dan ips tsb kan??? jd istilah nya lbh mudah drpd ipa atau ips yg mendalam. betul atau tidak????

    @ Indri : Betul. Artinya kalo milih IPC berarti harus menguasai mata pelajaran IPA dan IPS yang diujikan.
    Menurut saya SNMPTN bukan prasmanan di hajatan yang milih apapun nggak ada resiko apapun. nggak kemakan tinggal buang. Tapi kalo SNMPTN semestinya milih didasarkan kemampuan dan minat studi kita.

     
  145. dick

    May 10, 2012 at 6:28 am

    oh bisa ya…
    pan kang biar pilihanya ada 3, lebih banyak daripada jalur IPA yang cuma dikasih 2 pilihan.

    @ DicK : Ok, Sepanjang siap untuk test mata pelajaran IPSnya

     
  146. Aom Krisdinar

    May 9, 2012 at 11:55 am

    @ lala : Bisa jadi Mata pelajaran pendudkungnya matematika (?) atau bahasa Indonesia (?) atau Bahasa Inggris (?)

     
  147. lala

    May 9, 2012 at 11:19 am

    mas, saya masih bingung sama penjelasan diatas no. 7
    “7. Pahami mata pelajaran pendukung program studi yang dipilih. Misalnya anda memilih program studi Teknik Sipil maka matapelajaran pendukungnya adalah matematik dan fisika. Upayakan nilai tes Matematik dan Fisika tinggi.”
    lha saya kan pilih IPC, trs saya ngisi prodi IPS nya bahasa jerman, terus mata pelajaran pendukung program studi yang dipilih apa mas kalau kayak gitu???
    mohon penjelasanx ya mas…

     
  148. dick

    May 9, 2012 at 5:39 am

    Kang, saya kan IPA, terus kalau ikut IPC dan semua pilihanya IPA apa bisa gak ya???

    Jawab :
    @ Dick : bisa sich, cuma aneh ajah. Kenapa nggak pilih snmptn IPA saja ?

     
  149. Aom Krisdinar

    May 7, 2012 at 3:33 pm

    @ PL SNMPTN : Wah pasti nggak ada tuh, tapi biasa diprediksi dari passing grade 2011
    @ Positive : he…he..he, Terkadang jawaban atas pertanyaan itu ada di postingan ato jawaban dari pertanyaan komentator lain…

     
  150. positive thingkingk.

    May 7, 2012 at 5:54 am

    haduh kalian ini banyak nanya kasian mas ngejawabnya.

     
  151. Pasti LULUS SNMPTN 2012^^

    May 7, 2012 at 1:54 am

    mas minta daftar passing grade untuk tahun 2012 donk.. klo ga bwt refenrensi thun ini..
    mksh..

     
  152. Aom Krisdinar

    May 3, 2012 at 6:13 am

    @ Mike : 1. Jika dalam matapelajaran skorenya di rangking terakhir..nilai nol (lihat rumus)
    2. Kita hanya diberi tahu jika lulus melalui media masa

     
  153. Mike

    May 2, 2012 at 11:44 am

    Apakah perhitungan nilai tpa juga menggunakan sistem +4 jika benar dan -1 jika salah?

     
  154. Mike

    May 2, 2012 at 11:41 am

    Jadi, ada kemungkinan kita dapat nilai 0 kalau semua nilai kita terendah dari peserta lain?
    Apakah nilai kita nantinya dikasih tahu atau hanya pengumuman lulus atau tidak saja?

     
  155. Annas Zulkarnain

    April 27, 2012 at 5:10 pm

    makasih buat infonya…

     
  156. elputri

    April 22, 2012 at 4:53 am

    pak, aturan penilaian ipc itu masih berlaku untuk snmptn 2012 kan? Jd tidak saling mempengaruhi kan?

     
  157. Akhmad david

    April 17, 2012 at 1:14 am

    kak.. untk tiap thun soal” itu beda” y kak..terus untk bza lolos itu minimal berapa kak nilainya ?

    Jawab :
    @ Akhmad David : Bentuknya pasti beda, namun materinya sama sesuia dengan silabus mata pelajaran ybs.
    Skor/nilai minimal memang tidak ditetapkan, bergantung pada daya tampung program Studi dan perolehan skor peserta ujian yang diurut dari yang terbesar sampai terkecil. Namun untuk gambaran skor yang lolos di PS PTN silahkan googling passing grade Program studi PTN. Ok ?

     
  158. Aom Krisdinar

    April 14, 2012 at 8:45 am

    @Ragih : Lulusan Jurusan IPA dan IPS

     
  159. Ragih

    April 14, 2012 at 8:19 am

    kalo ngambil ipc, buat anak ipa aja?

     
  160. Krisdinar

    April 11, 2012 at 5:31 am

    @ Ragih : ada, jika pesaing lebih banyak minusnya

     
  161. ragih

    April 10, 2012 at 9:38 am

    mas kalo ada salah satu mata pelajaran yang nilainya minus masih ada kemungkinan buat lulus?

     
  162. Krisdinar

    April 5, 2012 at 11:56 pm

    @vendri : jika skor/nilai total sama maka akan dilihat skor/ranking masing-masing mata pelajaran : misalnya jika program studi teknik komputer maka yang dlihat adalah skor/rangking matematikanya, jika program studi teknologi pangan maka yang dlihat skor/rangking mata pelajaran kimia

     
  163. viendri

    April 4, 2012 at 10:32 pm

    Ka, kalau dari jumlah peminat ternyata ada yg punya nilai sama itu gimana?

     
  164. faraa

    March 29, 2012 at 6:03 am

    mas .katanya kalo milih ipc di kota tmpat berada ,brrti hrus milih 2 univ di kota tsb ya kak ?
    bgtupun kl dftarnya di luar kota tmpat berada.brrti hrus pilih 2 univ kota itu ya kak ?

    @ Faraa :
    nggak harus begitu…Yang penting pilihan kedua harus gradenya lebih rendah dibandingkan dengan pilihan 1

     
  165. faraa

    March 29, 2012 at 4:24 am

    mas mau nanyaa. katanya temen ku bilang .kalo milih IPC lebih banyak yang lulus .gimana tuh ?

    @ Farra :
    Wah, maaf saya nggak punya datanya kalo milih IPC lebih banyak yang lulus tuh..

     
  166. Jagoan TPA

    March 11, 2012 at 3:57 pm

    Informasi yang lengkap dan komprehensif.
    kami ambil sarinya untuk di artikel ya.
    sebagai tambahan yang kami dapat dari sumber lain.
    terima kasih.

     
  167. Krisdinar

    March 11, 2012 at 3:49 am

    @ Cyndy : 100 = konstanta (angka bisa sajan 1000, 500 atau berapa saja)
    1 = konstanta yang nilai tetap harus 1 (satu)
    ranking = rangking matapelajaran yang diujikan (tertinggi = 1)
    jmlh peserta = jumlah yang mengikuti snmptn prodi ybs

     
  168. cindy

    March 9, 2012 at 12:09 pm

    blum ngerti, dengan rumus 100 x (1- (rangking/jumlah peserta),

    julah pesertanya khusus utk prodi yg kita pilih?? lalu dirangkingkan setelah itu diambil yg mencakup daya tampung??

     
  169. ok

    February 29, 2012 at 11:11 am

    saya mau nanya pak , saya kan dari jursan ipa , trsus sya mbil ipc , wktu snmptn nliai ips sya lebih tnggi dri pda ipa , trus temn sya ips tinggi nilainya dri pda sya ,tman sya tu ips .. yg mna didahulukan ?

    Reply :
    Menurut saya, sebaiknya memilih IPA sesuai dengan jurusan yang diambil di SMU. Jangan paksakan untuk menguasai IPS.

     
  170. Krisdinar

    February 26, 2012 at 4:03 pm

    @ Puzz : Betul begitu !. Artinya untuk pilihan kedua pilihlah Prog Studi yang pass grade nya dibawah pilihan pertama

    @ Dara : pada dasarnya sih mesti nguasain semua, kalo nggak…ya pake strategi toch ?

     
  171. Dara Sja'idah I. S. (@darasjis)

    February 26, 2012 at 1:34 am

    kalo gitu harus nguasain semua pelajaran dong? hadehhh -__- jadi takut gagal kaya tahun kemaren :(

     
  172. puzz

    February 25, 2012 at 2:21 am

    Mau nanya,, di snmptn,kalo milih 2 jurusan (misal program ipa) . Umpamanya pilihan 1 teknik sipil dan lingkungan (pass grade :54,60) dan pilihan 2 KGigi (pass grade 52,35)..

    Kata salah satu famili saya, jurusan yg ditempatkan di pilihan kedua itu,pass grade nya bakal naik misalnya hampir / mungkin menyamai pilihan pertama. jadi kalo misal ga ditrima di pilihan pertama, dan apesnya pilihan kedua juga ga nyampe nilainya (karena pass grade uda naik) maka ga lolos ..

    itu bener ga? mksh pak,,,,

     
  173. dimas ari

    February 23, 2012 at 5:20 am

    haha berguna banget niih
    thx a lot sir

     
  174. Ilma

    February 10, 2012 at 2:16 am

    Kog sekarang baca jadi bingung ya…
    kmaren temen saya bisa masuk tuh dia ambil IPC tapi untuk materi IPA dia kosongin dan yang diisi cuma IPS dengan alasan kalau dijawab nilainya minus, Ternyata dia bisa masuk juga tuch cuman di Studi IPS….

     
  175. ilmapunya

    February 6, 2012 at 4:48 am

    bagus bget baru tau sekarang makasih bgt

     
  176. lusia kusuma wardhani

    February 3, 2012 at 10:41 am

    mas saya kok jadi takut yah sama snmptn kan jumlah peminat atau pesaingnya banyak sedangkan daya tampung nya cuman dikit apalagi saya ikut snmptn tahun ini 2012 yang tambah banyak pesaingnya

    harus bagaimana saya ? :(

    Dari Krisdinar :
    Nggak perlu takut, persiapkan strategi. kalaou pun gagal di PTN, bukan berarti masa depan anda juga gagal…

     
  177. iyos

    January 26, 2012 at 1:06 pm

    bang gimana ni gua galau banget snmptn gua pesimis bang, gimana si cara trik buat lulus snmptn bang, mohon sarannya bang :D

    Reply :
    Jangan pesiis ah..coba baca postingan dan komentar diatas, ok ?

     
  178. Aom Kris

    January 16, 2012 at 1:57 am

    @ Indah : BPUD ?? kalo yang dimaksud PBUD (Penelusuran Bibit Unggul Daerah).. siswa harus secara konsisten berperingkat 1 s.d 10 atau 1-15 atau 1-20 atau dengan prestasi akademik serendah-rendahnya berperingkat 30% terbaik di kelasnya secara konsisten. Artinya Nilai absolut, misalnya nilai kimia dari 7 jadi 6 (turun) tapi masih termasuk peringkat maka berhak ikut PBUD.

     
  179. indah

    January 14, 2012 at 2:43 am

    klo BPUD kak??tetap tidak berpengaruh juga??

    mksh yaa kkak sebelumnya :D

     
  180. krisdinar

    January 14, 2012 at 2:14 am

    Sistem penilaian 2012 bakal sama. Nilai rapor tidak dijadikan pertimbangan kelulusan SNMPTN. Kelulusan SNMPTN hanya didasarkan pada hasil test. Farmasi, kenapa tidak ? asal persiapkan untuk menghadapi test SNMPTN. Nilai kimia semester 5 turun ? itu masa lalu. Lihat kedepan saja, OK ?

     
  181. Anonymous

    January 14, 2012 at 1:06 am

    kak,
    saya mau nnya? bagaimana sistem penilaian SNMPTN thn 2012?
    apa masih sama seperti thn sebelumnya.
    trus adakah pengaruhnya nilai raport smester 1-5 d d ujian SNMPTN, klo saya ambil jurusan farmasi, dan nilai kimia semester 5 saya turun, bisakah saya lulus d SNMPTN nnti?
    tolong jawabannya kkak?

     
  182. Enky

    January 1, 2012 at 10:24 am

    hoohhoo jadi tambah mikir ini :/

     
  183. Aom Kris

    December 31, 2011 at 10:44 am

    @ Ucupzpoenya : nggak ada sanksi ah…daftar ldan test agi aja tahun 2012..ok ?

     
  184. ucupzpoenya

    December 30, 2011 at 1:51 pm

    mas mau nanya ni..
    dulu aku pernah diterima di hukum UNS.
    tapi ga ku ambil.
    aku rencana ikut taun 2012.
    apa bener ya kalo dulu pernah lolos n ga diambil akan dikenankan sanksi yaitu ga bakalan diterima di uns?

    tlg dijawab mas.. penting bgt ni

     
  185. ahmad

    December 21, 2011 at 5:40 pm

    mas.. saya mau tanya ni, saya kan lulusan 2007 kalo g salah, nah insya ALLAH mau nyoba uny, dulu saya kepilih masuk IPA, tapi saya trus pindah IPS, labil ya.. hhe..
    nah insya ALLAH saya mau ambil pend.mtk di uny, kira2 bisa gak ya kalau ijasah saya IPS?

    trus 2012 itu masih sistem persentil?
    dan yang sistem persentil itu semua atau hanya TBSP aja? dan TPA nggak persentil. segini dulu mas.,hhe..

    jawab
    # ahmad : bisa walaupun SMAnya IPS
    2012 masih persentil

     
  186. Aom Kris

    December 14, 2011 at 3:57 pm

    @ Aisyah : Nilai SMA buka bahan pertimbangan panitia SNMPTN. Itulah sebabnya banyak yang tidak lolos SNMPTN walaupun di SMnya dianggap juara kelas atau juara kelas. Dasar pertimbangan utama anda lolos SNMPTN adalah nilai/skor hasil SNMPTN anda. Ok ?. Jangan pesimis ah…semangat !

     
  187. aisyah maulana

    December 14, 2011 at 1:37 pm

    pak, saya mau tanya… apakah setiap prodi melihat nilai per-mata pelajaran? sebagai contoh, seandainya saya ingin masuk sastra inggris UI, apakah dilihat nilai bahasa inggrisnya tinggi/tidak? bagaimana jika nilai mentah saya lolos masuk sastra inggris UI tetapi nilai bahasa inggris saya tidak tinggi sedangkan di sastra inggris tentu pelajaran bhs inggris yang diutamakan. terimakasih :D

     
  188. Aom Kris

    November 27, 2011 at 10:19 am

    @ anonimous : pilih mulai dari passing grade yang tertinggi dulu untuk pilihan yang pertama…JIka dari yang terendah maka sama aja anda hanya memilih satu PS…kan ?

    @Nury : sama-sama, moga sukses

     
  189. nury hidayatika

    November 25, 2011 at 7:46 am

    thank’s atas tips nya….

     
  190. Anonymous

    November 22, 2011 at 10:22 pm

    Mas, saya mau nanya.

    1. Jika saya mengambil jurusan IPC, apakah pilihan pertama harus IPA atau tergantung dari passing grade jurusan yang saya pilih ? Saya ingin mengambil jurusan teknik bioproses, hukum, dan psikologi UI.

    2. Apa boleh mengambil kombinasi pilihan jurusan 2 IPS dan 1 IPA ?

    Mohon atas jawabannya ya mas.
    Terima kasih

     
  191. Rian

    October 9, 2011 at 6:57 am

    oya satu lagi, misalkan salah satu mata pelajaran SNMPTN tidak diisi alias dikosongkan, terus soal-soal TPA banyak yang diisi dan benar.

    apakah itu sama aja dengan TIDAK LOLOS ?

     
  192. Rian

    October 9, 2011 at 6:16 am

    mas saya mau nanya…
    misalkan si A tempat tinggalnya di wilayah 1 (sumatra – jabar). sedangkan si B tempat tinggalnya di wilayah 2 (jateng – DIY).
    sementara si A dan si B pilihan pertamanya sama di PTN di wilayah 2 yaitu PTN di daerah jateng-DIY.

    apakah si A tergeser oleh si B karena berbeda wilayah walaupun mereka sama nilainya?

    mohon atas jawabannya ya mas.
    makasihhh

     
  193. abdal

    September 30, 2011 at 9:01 am

    KK,, sya mau nanya tentang nilai mati. katanya kan kalau sistem nilai mati itu kita harus menjawab min satu tiap bidang studi pelajaran..
    apabila dlam satu matapelajaran itu kita isi min satu, tapi ternyata jawaban kita tu salah, sedangkan mata pelajaran yang lain skornya tinggi,. apa itu berarti kita gagal dalam snmptn pak,.???
    mkasii,

     
  194. rty

    September 28, 2011 at 7:42 am

    Jadi mas…misal TPA betul semua??? cuma dapet 30% gitu???
    Porsi TPA cuma 30% ya?????

     
  195. sasongko

    September 25, 2011 at 11:16 pm

    saya pelajar kls 11 jurusan ipa(saya akan unas tahun 2013), dan saya ingin masuk informatika its, apa yang mesti saya persiapakan sejak sekarang ???
    Trimakasih.

     
  196. Aom Kris

    September 15, 2011 at 7:43 pm

    @ Feni : Sesuai dengan bakat dan minat kamu…OK?

     
  197. feni

    September 13, 2011 at 7:23 am

    saya akn lulus tahun depan.dan saya bersekolah di STM..kira ujian SNMPTN yg sy ikuti ap saja ya,,

     
  198. Aom Kris

    July 10, 2011 at 4:47 pm

    Buat Semua :
    SNMPTN 2011 sudah lewat, tentu saja yang paling penting untuk bisa lolos adalah kesiapan untuk mengikuti ujian buklan saja dari sisi akademik tapi juga mental serta pemahaman yang kuat terhadap sistem penilaian. Terlepas dari adil atau tidaknya sistem penilaian yang diterapkan paling tidak kita punya strategi untuk bisa lolos dalam kondisi keterbatasan kemampuan akademik. atau punya kemampuan akademik tapi gagal hanya karena tidak paham sama sekali sistem penilaian SNMPTN.

    Bagi yang lolos saya ucapkan selamat, bagi yang tidak saya berharap tahun depan bisa lebih siap atau tentukan PTS yang dianggap cocok dengan bakat dan minat…Sebab yang paling penting bukan “dimana” kita kuliah tapi bagaimana “menyikapi” hasil kuliah….

     
  199. ahmadun

    June 30, 2011 at 4:33 pm

    Sahabat. , itu smw bnar, saya kmrn cm ngsi 3/4 utk ujian ipa, dan full utk TPA, dan skrg saya alhamdulillah lolos,

     
  200. arya2009

    June 30, 2011 at 10:52 am

    Nilai Minus tidak akan membuat kita tidak lulus . . asalkan nilai minus nya cuman 1 pelajaran!!!! . . . yang tidak boleh adalah di kosongkan, karena dalam sistem penilaian persentil, dikosongkan berarti tidak ada nilai . . nah itulah yang membuat kita gugur!! . . nah bwt adik2 yang angkatan 2012 dst. jngn takut nilai minus . . snmptn saya, biologi salah 2 betul 0 . . toh saya tetap lulus kok!!! yang penting pelajarn lain harus gede, terutama di TPA . . OK (n_n)

     
  201. win

    June 30, 2011 at 12:41 am

    wew, sma bro…gw juga ugm

     
  202. putra

    June 29, 2011 at 11:06 pm

    alhamdulillah,,,,,, thx bro atas infonya gw dpt UGM

     
  203. Dhita Ramdhanyati Nur Intani

    June 25, 2011 at 7:45 am

    klo TPA’y ada stu dimensi yg gak di isi bkal lngsung gugur gak pak?? hduhh was-was nihh

     
  204. pokokeblog

    June 21, 2011 at 1:17 pm

    saya ngambil prodi pend sejarah di UNY (Pil 1), kira2 pemilihan pilihan 1 atau 2 mempengaruhi penilaian tidak ya?. . ,

     
  205. pokokeblog

    June 21, 2011 at 1:11 pm

    tanya mas, saya ngambil prodi yang PGnya 24-25, setelah saya cocokan dgn kunci jwban hasil PG saya diatas 30, tapi di pelajaran ekonomi, saya dpet skor 0 (benar 2, salah 8), tapi pelajaran lain skor positif semua, trus mayoritas nilai saya didapet dari tpa (dapat PG sktr 16), dan nilai TPBS saya biasa2 aja, kira2 peluang saya gmana ya mas? Aman belum ya?

     
  206. Lucky Ramadhan

    June 11, 2011 at 11:30 pm

    apa benar TP tidak dinilai secara presentil, tapi saya baca di ketentuan umum tes TPA dihitung per dimensi. apakah bila satu dimensia dikosongi itu termasuk nilai mati?

    kenapa passing grade banyak versinya? mesti berbeda antara setiap BimBel dan hasil browsing?

     
  207. Mr.X

    June 10, 2011 at 2:21 pm

    mas2,si masnya coba ramalin sya dong..

    gini mas

    TPA: bnar 52 ,salah 3
    matdas: bnar 7,salah 2
    BIN: bnar 9,salah 5
    BIG : bnar 4,salah 3
    mat ipa: bnar 7,salah 2
    fis : bnar 10,salah 1
    kim : bnar 13,salah 2
    bio : bnar 5,salah 7

    kira2 klo plian prtama SBM ITB,dn plian ke 2 tekkim ITS

    sya kira2 llos gk mas?
    tlong itungin mas,sya bnar2 bngung sma sistem presentil

     
  208. Mr.X

    June 10, 2011 at 2:17 pm

    mas2,si masnya coba ramalin sya dong..

    gini mas

    TPA: bnar 52 ,salah 3
    matdas: bnar 7,salah 2
    BIN: bnar 9,salah 5
    BIG : bnar 4,salah 3
    mat ipa: bnar 7,salah 2
    fis : bnar 10,salah 1
    kim : bnar 13,salah 2
    bio : bnar 5,salah 7

    kira2 klo plian prtama SBM ITB,dn plian ke 2 tekkim ITS

    sya kira2 llos gk mas?
    udah deh itngin,sya bnar2 bngung sma sistem presentil

     
  209. Merlin Risky Kiky Hikaru

    June 10, 2011 at 1:40 am

    halo mas….jadinya yg dipake tuh passing grade ato nilai mentah..
    makasih ^^

    coz klo passing grade aku 50 %
    nilai nasional 804..
    makasih

     
  210. Anonymous

    June 9, 2011 at 12:06 pm

    jika dalam snmptn nilai total madas -10
    dan geografinya 0,
    apa masih bisa berpeluang lolos ?

     
  211. Aom Kris

    June 8, 2011 at 10:31 pm

    @ Kita harus tau juga berapa jumlah peminat /pesaingnya..diluar A dan B…jika sudah tahu jumlahnya..coba analisis dengan cara yang saya sampaikan di posting

     
  212. egashy

    June 7, 2011 at 10:43 am

    mas, saya kan udh periksa ujian kmaren. b.ing saya minus 2, yg lainnya gag ada minus. ap saya sudah dipastikan tidak lulus mas?? mhn jwbnnya

     
  213. King Of Math

    June 5, 2011 at 2:31 pm

    Adakah yang tau tempat download kunci jawaban SNMPTN yang paling akurat??? “Dari panitia SNMPTN”?

     
  214. lilya

    June 5, 2011 at 9:13 am

    berdoa saja.. Smoga lulus snmptn tertulis.. Aaamiinnnn..

     
  215. agung

    June 5, 2011 at 6:34 am

    gimana yang bener ni ? ada gak aturan nilai mati ?
    jadi bingung dan was-was

     
  216. Marcellina Elen

    June 4, 2011 at 6:31 am

    mas mau tanyanih, kalo aku kan gini :
    TPA aku jawab soal:
    *Benar 28 soal
    *Salah 11 soal
    Tes bidang studi DASAR:
    *Matematika : Benar 5 soal
    Salah –
    *Bahasa Indonesia : Benar 5 soal
    Salah 7 soal
    *Bahasa Inggris : Benar 4 soal
    Salah 3 soal
    Tes bidang studi IPA
    *Matematika : Benar 4 soal
    Salah 4 soal
    *Fisika: Benar 3 soal
    Salah 8 soal
    *Kimia : Benar 3 soal
    Salah 5 soal
    *Biologi: Benar 7 soal
    Salah 7 soal

    saya passing gradenya pend. math 33% dan pend. fisika 27%,,, tolong lah jumlahin, kira2 nilai saya masuk ke yang mana?? terus terang saja saya tidak mengerti dengan sistem penilaian SNMPTN. Makasih, kirim ke email saya ya… klo ga add FB’qw, Marcellina Elen. Thx.

     
  217. putra

    June 4, 2011 at 5:36 am

    jadi yang benar yg mana>?????? jadi bingung!!!

     
  218. aryo

    June 3, 2011 at 7:42 pm

    “numpang curhat nii”
    hmmmm menurutku pemberlakuan nilai mati seperti diterangkan di atas & semua komentarnya adalah suatu hal yang konyol, nilai 0 (tidak di isi) ternyata tidak lebih baik dr -1, -2, dst…
    misal si A nilai B.Ing 6, B.Ind 7, Matematika 0 (tidak di isi), Sejarah 8, geografi 9, ekonomi 7, Sosiologi 10
    si B B.ing -3, B.Ind 1, Matematika -4, Sejarah -1, Geografi 3, Ekonomi 3, Sosiologi 2..
    Kalau dari keterangan di atas si A kena nilai mati dan dipastikan tidak akan lolos, sedangkan si B yang nilainya rata2 minus malah gak kena nilai mati.. padahal di lihat kemampuan A jauh di atas B, sistem seperti ini untuk menekan angka Drop Out tp malah terkesan asal2an dalam seleksi.. bisa jadi mereka2 yang ujian sebagian berprinsip mengerjakan semua minus ga pa2 yg pnting jgn ada yg kosong, nah seperti itu bukannya menyesatkan, bila kejadian seperti A & B di atas memang terjadi pada seleksi SNMPTN itu malah memperparah angka Drop Out, siswa yg asal dlm menjawab smpai2 bernilai minus akan lebih bisa lulus drpada siswa dg nilai memuaskan d seluruh bidang studi namun 1 bidang yg kosong misal krna wktu, seharusnya sistem ‘nilai mati’ seperti ini jangan buat main2 lho, harus disosialisasikan krna bnyak yg masih tidak tau/simpang siur tentang ‘nilai mati’.. jika pihak penyelenggara tidak mensosialisasikan secara jelas tentang berlakunya nilai mati maka angka DO niscaya makin parah :)

     
  219. FYN

    June 3, 2011 at 1:32 pm

    kak mau tanya, di bimbelku tu katanya nilai mati itu tu ada ketentuane. Katanya, paling gak per mapel min total score 8.
    Sbenere yang dimaksud nilai mati itu per mapel gak boleh kosong, atau ada niai minimumnya?
    jadi bingung.
    thanks

     
  220. surya pratama

    June 3, 2011 at 8:27 am

    kakak mau tanya,,
    setelah aku koreksi dngan kunci jawaban,
    tpa dan Kmampuan dasar insya ALLAH aman,,
    sedangkan IPA begini setelah dikali 4 dan dikurang 1:
    matematika : 2
    biologi : 9
    kimia : 3
    fisika : 1

    berdasarkan nilai mati aku kena gak sie, kan kata kk kalo nilai mentah <2,5 untuk 2 mata pelajaran m,aka nilai mati, sedang aku fisika dan matematika dibawah 2,5

    mohon bales,, udah stress ni
    hehehe

     
  221. awan surapati

    June 3, 2011 at 8:26 am

    kalo misalnya mapel matematikanya min 2 misalnya,, yg lainnya lumayan lah,,, apakah itu kena nilai mati?

     
  222. tyo

    June 3, 2011 at 8:12 am

    gue lagi galau dengan tes TPA gue, soalnya ada 1 dimensi yang lupa dijawab, takut kena nilai mati

     
  223. zezen

    June 3, 2011 at 8:04 am

    bagaimana jika saya betul 2 dan salah 6 berarti poin saya + 2 apakah saya dapat nilai mati , sesudah saya MTK DSR mendapat + 1

     
  224. tyo

    June 3, 2011 at 7:19 am

    ada yang tau kunci jawaban (pembahasan) tes bidang IPS kode soal 473 ?
    help me

     
  225. amin

    June 3, 2011 at 3:38 am

    sekarang berdoa saja…
    ato cari Perguruan tinggi lain(bwt cadangan)… :D

     
  226. winaldo

    June 3, 2011 at 3:08 am

    mas, mau tanya
    bahasa inggris kmarin saya menjawab 7 soal, saya cocokkan ke kunxi dari GO, ternyata hanya benar 1 salah 6, brarti total nilai -2..
    saya berfikir ‘ah waktu itu ada yg bilang ada yg b.inggrisnya ga diisi sama sekali..
    jadi apa lebih baik yg g diisi itu apa yg diisi tapi min seperti saya..
    dan juga apakah mskipun ada nilai yg min saya masih punya peluang untuk lolos?

     
  227. Acer

    June 3, 2011 at 12:55 am

    Mas,stlah aku co2k kan,ternyata b.Ing minus 6,tp k.iPA rata2 bner 6,nah it kra2 termasuk nilai mati apa tidak bwt bhs.Ing nya.?

     
  228. redy

    June 2, 2011 at 2:28 pm

    setau saya untk yg kmarin dimensinya cm ad 3 dr 4 dimensi TPA. verbal 1-20, numerik 21-50, dan logika 51-75. untuk spasial tidak ada. nah yg jadi pertanyaan, apa benar dalam snmptn pembagian dimensi pada tpa ky gto? trz apakah nilai mati juga berlaku pada TPA?

     
  229. putra

    June 2, 2011 at 1:48 pm

    mau tanya nih kalo penilaian TPA itu tiap dimensi ilmu atau ngga???
    bisa gawat nih kalo misalkan penilaian nya tiap bidang ilmu soalnya yg analisis kaya nya blm sempet ke isi mohon jawabannya y mas…
    thanks

     
  230. redy

    June 2, 2011 at 1:45 pm

    mas, kalo di TPA ada bidang yg ga di isi kena nilai mati juga ga?

     
  231. rama

    June 2, 2011 at 1:41 pm

    it resmi berlaku mas nilai mati? kenapa ga ada peraturan tertulisnya seperti di tes STAN atau lainnya, menurut saya it bkn nilai mati melainkan hnya mempengaruhi rangking.. sangat merugikan peserta bila diberlakukan nilai mati namun tidak ada peraturan tertulisnya

     
  232. ricky

    June 2, 2011 at 9:40 am

    mau nanya bang, bahasa inggris saya bener 1 dan salah 4, otomatis nilai 0. seperti itu apa boleh???

     
  233. aryo

    June 2, 2011 at 5:16 am

    Mas mau tanya, misal A dapet skor untuk TBSP Sejarah 10 ; Geografi 9 ; Ekonomi 9 ; Sosiologi 8 ; Matematika 1 ; B.Ing 2 ; b.Ind 4 ; skor untuk TPA Analogis 9; Numerik 8; Logis 10; Analitis 0 (ga di isi)
    sedangkan B skor untuk TBSP Sejarah 2 ; Geografi 5 ; Ekonomi -1 ; sosiologi 3 ; Matematika -3 ; b.ing -2 ; b.ind 2 ; skor untk TPA Analogis 8 ; numerik 5 ; Logis 5 ; Analitis -1

    Nah tu yang ktrima yang mana mas? mengingat pada soal TPA tiap dimensi Ilmu ga boleh d abaikan, apakah A kena nilai mati di TPA’nya?
    Thanks Mas :)

     
  234. aryo

    June 2, 2011 at 5:15 am

    Mas mau tanya, misal A dapet skor untuk TBSP Sejarah 10 ; Geografi 9 ; Ekonomi 9 ; Sosiologi 8 ; Matematika 1 ; B.Ing 2 ; b.Ind 4 ; skor untuk TPA Analogis 9; Numerik 8; Logis 10; Analitis 0 (ga di isi)
    sedangkan B skor untuk TBSP Sejarah 2 ; Geografi 5 ; Ekonomi -1 ; sosiologi 3 ; Matematika -3 ; b.ing -2 ; b.ind 2 ; skor untk TPA Analogis 8 ; numerik 5 ; Logis 5 ; Analitis -1

    Nah tu yang keterima yang mana mas? mengingat pada soal TPA tiap dimensi Ilmu ga boleh d abaikan, apakah A kena nilai mati di TPA’nya?
    Thanks Mas :)

     
  235. acep

    June 1, 2011 at 10:39 pm

    kalo a,b,c dpt nile -1, kosong, 1, urutan rengkingnya apa c,b,a??

     
  236. tyo

    June 1, 2011 at 10:35 pm

    oww gitu.
    ada yang tau passing grade buat yang IPS ?

     
  237. Aom Kris

    June 1, 2011 at 6:20 pm

    @ Fandi : Ya
    @ Siskha : Yang dimaksud dengan nilai mati adalah apabila satu atau lebih matapelajaran dikosongkan (tidak diisi) sama sekali. JIka ini dilakukan maka dapat dipastika nggak akan lolos. walaupun mata pelajaran lain punya nilai (skor) tinggi
    Jika diisi tapi salah maka tidak masuk dalam kriteria nilai mati….Hanya saja nilai minus bisa menurunkan rangking pada mata pelajaran ybs.
    @ Acep : Coba anda analisis seperti yang saya contohkan dalampostingan
    @TYo : Nilai Mati TPA, jika anda tidak ikut Tes TPA
    @ Fikri : Jika anda catat jawaban test..Coba utak-atik hasilnya dengan contoh yang saya posting, tapi cari dulu jumlah peminat PS yang anda pilih

     
  238. wina

    June 1, 2011 at 5:10 pm

    Kok aneh ya hitungan persentil nya. Masa yang tadi nya dapet skor 10. Di persentil jadi dapet nol karena ranking pelajaran bersangkutan menempati yg paling bontot. Kayaknya malah jadi ngga adil deh, susah payah cari point, eh ujung2nya di kasih nol. Kalau menurut saya TPA dan prediktif paling menentukan. Sebagai contoh anak ipa yang ambil jurusan ips, ia mendapatkan nilai tinggi di TPA dan prediktif, tapi dapat sedang di ips. Tapi bidang2 studi dasar kan diujikan untuk mengetahui kecerdasan siswa. Wajar saja siswa ipa tidak bisa sebaik siswa ips yang sudah mempelajari materi ips selama 3 tahun. Tapi siswa ipa yg tinggi di bidang studi dasar berarti lebih cerdas dan pasti lebih cepat berlogika. Lebih mudah di ajar. Sedangkan siswa ips yang mendapat ranking tinggi di pelajaran ips karena memang sudah jauh lebih lama mempelajarinya dari anak ipa, tapi logika nya pas2an punya peluang masuk lebih besar. Memang kalau langsung di jumlahkan memungkinkan siswa yang hanya pintar di salah satu pelajaran bisa masuk. Tetapi seperti ini dirasakan kurang adil. Jerih payah kami bisa dinilai nol padahal sebenarnya masih punya point

     
  239. Lia

    June 1, 2011 at 3:27 pm

    makasih mas.. kalau untuk TPA juga berlaku nilai mati per dimensi kemampuan berpikir ya mas??

     
  240. ditesiskom

    June 1, 2011 at 2:46 pm

    kalau di salah satu mapel saya kalah nilai dg peserta,namun di mapel lain saya lebih baik dari peserta lain, apakah bisa lolos?

    Terima Kasih

     
  241. fikri

    June 1, 2011 at 1:59 pm

    mas, saya mau tanya kalau..

    di materi kemampuan dasar nilai matematika dan b.inggris itu nilainya minus gimana tuh? udh yakin gagal yah mas..?

     
  242. tyo

    June 1, 2011 at 11:04 am

    kalo soal TPA ada nilai mati gak ?
    kan TPA ada 4 bidang. jelasin dong. makasih

     
  243. acep

    June 1, 2011 at 10:59 am

    kaka! Mo nanya ni, misal kalo ada 3 orang A, B, C.
    Si A plajaran 1,2,3 dapet 8,0,8
    si B plajaran 1,2,3 dapet 4,4,4
    si C plajaran 1,2,3 dapet 4,-1,4
    yg ditrima 2 org, yang lolos siapa kaka?? Plis aq pngen tau..
    Makasi!!

     
  244. Siskha Nurohmah

    June 1, 2011 at 10:00 am

    maaf mau tanya, saya baca di facebook SNMPTN 2011, kok disitu tertulis kalau nilai yg minus juga termasuk nilai mati? yg benar yg mana?

     
  245. Siskha Nurohmah

    June 1, 2011 at 9:59 am

    maaf mau tanya, saya baca di facebook SNMPTN 20011, kok disitu tertulis kalau nilai yg minus juga termasuk nilai mati? yg benar yg mana? :)

     
  246. amin

    June 1, 2011 at 8:41 am

    @ Nofia : ya kalo diisi mah nggak nilai mati..cuma kalo salah nilai minus satu…mudah2an aja pesaingnya minus 5 ..he..he
    & Fauzan : kalo ngikut dan diisi…nggak mati donk..

    wahh ini nyindir saya nee…
    baiklah2
    td lmyan dibahas lg,g ada yg – ,,tp cuan ngerjaen 12 soal td
    hhahaha
    mga j pesaing saya lebih rendah
    Amiiinnnnn…
    #pisss All :D

     
  247. fandi

    June 1, 2011 at 7:57 am

    mw nanyak,
    tes bidang studi dasar apa kah ikut di presentilkan jg??

     
  248. Fauzan harris

    June 1, 2011 at 5:11 am

    Brarti 75 soal itu masuk ke 1 mapel TPA ya penilaian.nya??…
    Jd penilaian.nya langsung komulatif donk…

     
  249. Aom Kris

    June 1, 2011 at 3:31 am

    @ Nofia : ya kalo diisi mah nggak nilai mati..cuma kalo salah nilai minus satu…mudah2an aja pesaingnya minus 5 ..he..he
    & Fauzan : kalo ngikut dan diisi…nggak mati donk..

     
  250. Fauzan harris

    June 1, 2011 at 12:03 am

    Trs tes TPA ada nilai mati.nya nggak mas??..

     
  251. Nofia Andreana

    May 31, 2011 at 1:12 pm

    wahhh tadi mtk cuma aku isi satu trs jawabannya salah lagi, dohhh nilai mati nihhh

     
  252. Aom Kris

    May 31, 2011 at 12:21 pm

    @ Sela : Lolos dan nggak lolos bukan hanya bergantung skor kita tapi juga bergantung pada skor pesaing kita….Jika kasusnya seperti itu, mka berharap mapel lain punya skor tinggi..dan pesaing melakukan keslahan lebih parah dari anda.. Semoga lolos yah…Santai saja…

    @ Lia : Dalam satu paket ada beberapa mapel. Yang dimaksud adalah per mapel bukan per paket soal.

    @ Rosdianty : Kasusnya hampir sama dengan lia..
    @ Fauzan : yang dimaksud dengan 30% adalah maksimum konstribusi TPA terhadap seluruh skor SNMPTN. Cara penilaian TPA hampir sama seperti TPSB
    @ Akbar : Makasih kunjungan ntar saya kunjungi blognya
    @ Amien : B. Inggris udah selesai tesnya dan nggak mungkin di ulang lagi…usahakan besok jangan minus yah ?
    @ Sela : Bukan nilai mati, walaupun minus..

     
  253. amin

    May 31, 2011 at 12:02 pm

    iya td di radio..
    nah itu yang mau aku tnyain..
    ak g tau bner nee,,

     
  254. sela

    May 31, 2011 at 10:51 am

    @amin ouoohh dibahas ya? trs kalo nilainya minus itu termasuk nilai mat mati bukan??

     
  255. amin

    May 31, 2011 at 10:38 am

    wah td djogja dibahas dan nilai b.ing ku -5
    peluangnya kecil y mas??
    kalau nilai lainnya bisa dongkrak(ngangkat nilai) yang b.ing tu g kira2??

     
  256. Fauzan Harris

    May 31, 2011 at 9:55 am

    cara penilaian yg TPA gimana mas???

    pliss bls mas…T_T

     
  257. akbar pathur

    May 31, 2011 at 9:51 am

    mas, hanya mau berkata, nice post :thumbup: bener2 sangat membantu, trimakasih
    kunjungin blog ku ya mass http://indonesiakutercinta.wordpress.com
    hidup indonesia!

     
  258. Fauzan Harris

    May 31, 2011 at 9:47 am

    kalo TPA itu termasuk 1 mapel penilaian sebesar 30% atau masih dibagi bagi lagi cara penilaian.nya menjadi masing2 kemampuan 10%???

     
  259. ROSDIANTY RUSTAM

    May 31, 2011 at 9:34 am

    MAU NANYA, GNI, NILAI MATA PELAJARAN BHS. INGGRISKU BENAR = 3 DAN SALAH = 12. DAN SETELAH DIHITUNG,SKORNYA = 0. JADI,KLO SEPERTI ITU, JELAS TIDAK LOLOS?

    THANK’S.

     
  260. lia

    May 31, 2011 at 8:48 am

    mas mau tanya ni maksud’y gak diisi itu per apa? Per paket soal ka atau per pelajaran? Misalnya tpa, tes bidang studi dasar, tes bid std ipa/ips atau mtk,bi,bing, fis,kim? Makasih sebelum’y

     
  261. sela

    May 31, 2011 at 4:52 am

    mas mw nanya td kn aku ikut snmptn tuh terus mtk cuma ke isi 1 pas dicek ulang dirumah taunya salah…..
    berarti aku pasti ga lolos ya?

     
  262. Aom Kris

    May 30, 2011 at 8:14 am

    @ Mayadpoe3 : Tidak digabung
    @ Putra : Passing grade bersifat dinamis, bisa turun dan bisa naik. 28% bisa saja masuk jika sampai penurunan ke 28% masih belum memenuhi daya tampung.

     
  263. Putra

    May 29, 2011 at 5:16 pm

    permisi mau tanya kalo misalkan daya tampungnya lbih bsar dibandingkan dgn peminatnya dan passing grade yg dibtuhkan utk jurusan tsb misalnya 45% sdangkan nilai saya cuma 28%, apakah saya msih ada kemungkinan utk masuk karena daya tampungnya masih kurang????
    mohon bantuannya terima kasih… ^^

     
  264. Mayadpoe3

    May 29, 2011 at 5:35 am

    Thanks banget infonya kak… :)
    tapi aku mau nanya nihh, kalo aku ambil jurusan ipc, ada ujian Tes Bidang Studi IPA n IPS, gimana kalkulasinya? Apa IPA n IPS dua-duanya digabung penilaiannya?

     
  265. Nur Fitri

    May 29, 2011 at 12:11 am

    Thanks a lot. This’s very useful.

     
  266. Aom Kris

    May 28, 2011 at 12:02 pm

    @ Weddar : Coba gunakan taktik dan stategi yang saya uraikan diatas

     
  267. weddar

    May 28, 2011 at 11:27 am

    mas .. makasi bgt infonya :D
    aku mau tanya , aku pengen seni rupa ,tp ips nya , nah aku mau mantepin didasarnya sama tes ketrampilan , kalo nile ipsku rendah bgt diantara yg lain gimana ya ?

     
  268. Krisdinar

    May 28, 2011 at 9:07 am

    @ Ayu Dewi :
    1. Walaupun passing bersifat dinamis (bisa naik atau turun) namun apabila skor masih dibawah passing grade masih belum aman untuk bisa diterima. Jika anda bisa memprediksi skor saingan anda ada dibawah nilai 340, tentu saja ada kemungkinan bisa diterima. Namun berusahalah agar skor anda berada di atas passing grade.
    2. Jika hasil perhitungan skor anda ada di atas passing grade, besar kemungkinan anda bakal diterima. Tapi upayakan math dan fisikanya bagus yah ? biar lebih aman.

     
  269. Ayu dewi

    May 28, 2011 at 7:15 am

    mas,, tanya lagi.. kalau nilai snmptn saya tinggi pda bag b.indonesia, dan yg lain, bukan pada math dan fisika, pdahal saya ingin masuk teknik sipil, namun nilai saya mencukupi untuk masuk jurusan tsb, bagaimana???
    terimakasih…

    @Ayu dewi: sepanjang skornya ada di atas passing grade….aman. Semoga lolos

     
  270. Ayu dewi

    May 28, 2011 at 6:46 am

    mas,, mau nanya.. misalkan aq mo daftar jurusan yg nilai nya harus 350,, atau yg grade nya segitu,, nah nilaiku cuma 340,, tapi dibandingkan dg saingan saya yg lain (yg sama2 masuk satu jurusan dg saya) nilai saya trmasuk tinggi,, alias bisa diatas saingan2 saya,, bisa ketrima g??? tlg dijawab yah,, mkasi ^_^

     
  271. hasyim

    May 28, 2011 at 6:00 am

    nice infoo,,,, trims

     
  272. Novian R. Putra

    May 27, 2011 at 3:21 pm

    thanks bgt atas info nya, mas add fb sya : alt74_putra@yahoo.com
    di tunggu ya….soalnya takut mau tanya2 lgi ^^

     
  273. Aom Kris

    May 27, 2011 at 2:15 am

    @ Lia : Bisa, karena pilihan Prog Studi IPA dalam IPC akan sangat bergantung pada hasil test IPAnya bukan IPSnya dan bukan pula rata-rata hasil test IPA dan IPSnya.

    @ Novian : Kalo ingin menghindari Nilai Mati memang seperti itu strateginya, tapi bagaimanapun usahakan jawab minimal satu dan benar yah ? Sukses !

    @ Desyseungho : Betul begitu. Cara/sistem penilaian SNMPTN 2011, seperti yang diuraikan di postingan. Ya, semoga sukses yah ?

    @ Monika : Betul, yang penting jangan kosong. Semoga sukses yah !

    @ Jozz : Secara ideal berbagai sumber selalu menyatakan bahwa jika ingin lolos adalah mampu menjawab semua pertanyaan ujian dengan benar sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. Namun apabila \idealisme itu dijadikan patokan dan tanpa bermaksud merendahkan kemampuan adik-adik, saya hampir bisa memastikan PTN akan sedikit mahasiswanya, karena pasti sebagian besar tidak lolos. Saringan Masuk memang dibikin kecil lubang-lubangnya, tapi apakah yang lolos saringan itu yang mampu menjawab semua pertanyaan dengan benar ? Tidak juga ! Berdasarkan sumber pengalaman dari yang lolos tahun-tahun kemarin, mereka yang lolos adalah yang tahu betul sistem penilaian dan melalukan strategi yang jitu dengan mengandalkan kemampuan menjawab yang relatif sangat terbatas.

     
  274. jozz

    May 26, 2011 at 3:06 pm

    sumbernya dari mana?

     
  275. Monika Irmawati Saragi.

    May 26, 2011 at 9:15 am

    jadi, satu mata pelajaran aja di jawab hanya satu aja masih bisa kan?
    Lalu, kalau seandainya nilai mata pelajaran lainnya tinggi, namun nilai mata pelajaran yang di tuju lebih rendah dari yang lainnya,ada gak kemungkinan bisa masuk?

    Terima kasih n doakan saya yah agar bisa masuk PTN yang saya pilih!!!!!!!!!!!!!

     
  276. desyseungho

    May 26, 2011 at 6:22 am

    hummmm.. seandainya ada 1 mapel yang kepaksa ga diisi berarti nilai mati ya?? kalau tata cara penilaian yang tahun 2011 ini gmana maz?? tau ga??

    lalu lebih baik diisi walau akhirnya salah daripada sama sekali ga isi?? tolong jawabannya ya maz?? makasih ^^

    doakan saya juga yaahhh hehe

     
  277. Novian

    May 26, 2011 at 5:54 am

    berarti lebih baik nilai min 1 daripada nilai mati/ga diisi sama sekali ?? thanks…

     
  278. lia

    May 24, 2011 at 1:58 pm

    mas nanya ya, kan saya IPC
    nah pilihan 1 dan 2 saya itu ips dan pilihan ke 3 saya itu ipa, kalo misalnya nilai ips saya jeblok namun nilai ipa saya lumayan, masih adakah kemungkinan saya lolos di jurusan ipa tsbt?

     
  279. Aom Kris

    May 24, 2011 at 10:46 am

    @ Putra : Kalo seperti itu, kita hanya berharap semua peserta yang lain menjawab 2 atau lebih dan salah semua jawabannya. Namun saya sarankan janganlah mengandalkan kecerobahan orang lain untuk bisa lolos.

     
  280. putra

    May 24, 2011 at 9:36 am

    bagaiman klo uda jawab 1 tp salah atau minus..
    apa it dinyatakan tidak lulus??

     
  281. amin

    May 24, 2011 at 7:00 am

    oww gitu,,makasih y…

     
  282. Aom Kris

    May 24, 2011 at 4:23 am

    @ Novian : Sama..hanya konstribusinya 30 %
    @ Astii : Sama-sama
    @ Amin : Jika Si A tidak memenuhi passing Grade di Jurusan/Program Studi pilihan pertama (X) maka secara otomatis ke pilihan kedua Y. Jika nilai/skor nya bagus maka akan menggeser peserta lain yang memilih program studi Y walaupun pilihan pertama.

     
  283. amin

    May 23, 2011 at 3:07 pm

    mas mau tanya,,kan kita milih 2 jurusan..
    misal:nilai siA katakan 90 dan nilai siB 85
    siA memilih jurusan pertamaX kedua Y,,
    sedangkan siB jurusan pertama Y kedua Z..
    siA tidak keterima di jurX,,tetapi siB keterima di jurusanY..
    apakah nanti siA akan langsung diturunkan ke jurusanY dan rangkingnya menggeser siB atau siA ada dibawahnya,,karena alasan diya milih jurusanY pada pilihan keduanya…
    mohon penjelasannya…
    butuh bnget nee..
    makasih

     
  284. astii

    May 23, 2011 at 12:13 pm

    thanks a lot ya mas atas infonya :)

     
  285. Novian R. Putra

    May 23, 2011 at 9:03 am

    sistem penilaian TPA sama kaya TBSP ngga??

     
  286. Aom Kris

    May 23, 2011 at 12:03 am

    @ Asty : Hanya gagal di pilihan program Studi kelompok IPS saja. Jangan nilai mati dua-duanya yah ?. Semoga sukses.

     
  287. asty

    May 22, 2011 at 11:11 pm

    mas mau nanya kalo sy ambil ipc, trus bidang studi ips kena nilai mati, ngaruh gak sama ipa ? atau saya cuma gagal di ips aja ?

     
  288. Austin Ams

    May 22, 2011 at 3:47 pm

    Kalau yang buat IPS nya tau gak?
    soalnya yang disana khusus IPA aja.
    haha.

    Maaf Merepotkan,ya.
    Terimakasih sekali lagi..

     
  289. Austin Ams

    May 22, 2011 at 7:55 am

    Wokeh, Sangat Membantu sekali. Terimakasih.
    Oh,ya satu lagi ni, ada web yang berisi passing grade SNMPTN 2011 yang bisa saya buka gak?

    @ AUSTIN :
    Coba : http://kampoeng-it.blogspot.com/2011/02/daftar-passing-grade-snmptn-nasional.html

    http://snmptn.ac.id

     
  290. Aom Kris

    May 22, 2011 at 2:11 am

    @ Austin
    Istilah “Campuran” dalam IPC hanya untuk memberikan kesempatan pada peserta untuk mengikuti SNMPTN Program studi IPA dan IPS. Tapi Penilaiannya tidak dicampur. Benar seperti yang adik sampaikan, hasil Test IPA untuk pilihan Program Studi IPA dan Hasil Test IPS untuk pilihan Program Studi IPS. Jika anda nanti lolos SNMPTN di pilihan Prog Studi IPA karena bagus di hasil Test IPAnya bukan IPSnya bukan pula rata-rata hasil test IPA dan IPS. Begitu juga sebaliknya . Jika ternyata hasil test IPA dan IPSnya bagus ? maka akan diterima pada program studi yang hasilnya testnya terbaik, jadi tidak akan diterima di 2 program studi IPA dan IPS secara bersamaan.
    OK ?. semoga sukses

     
  291. Austin Ams

    May 21, 2011 at 4:46 pm

    Mau nanya? giman cara penilaian terhadap IPC?
    apa untuk jurusan ipa dilihat dari TPA + Kemampuan Dasar + IPA untuk pilihan Prodi IPA,
    terus kalau jurusan ips dari TPA + Kemampuan Dasar + IPS untuk pilihan Prodi IPS.
    atau di bagi 2, nah itu dia skor IPC? atau gimana?
    Mohon Bantuannya. Terimakasih.

     
  292. Rizqie

    May 21, 2011 at 3:16 pm

    Thx mas, smoga smua lancar bgitu jga dgn ap yg sdang mas usahain ..

     
  293. imha

    May 21, 2011 at 10:12 am

    thanks info.y :)

    @ Imha : Thanks welcome…sukses yah !

     
  294. Aom Kris

    May 21, 2011 at 9:17 am

    @ Rizqie : Sebaiknya berfikirlah optimis, jangan berfikir kalo jawab satu dan salah, tapi berupayalah bisa jawab sebanyak-banyaknya dan yakin benar.

     
  295. Rizqie

    May 21, 2011 at 8:09 am

    Mas add FB saya ya di Rizqie Anwari saya ingin lbih bnyak nanya lagi sama mas, coz saya harus off dlo skr ato tulis az FB mas disini tar saya yg add..

     
  296. Rizqie

    May 21, 2011 at 8:08 am

    Jadi jika mnjawab 1 prtnyaan dan salah belum tentu tidak lulus ya mas.?

     
  297. Aom Kris

    May 21, 2011 at 7:59 am

    @Rizqie :
    1. Nilai mati tidak dipengaruhi oleh salah atau benarnya. Kalo jawaban yang satu itu salah juga…maka tidak lolosnya SNMPTN bukan karena nilai mati, Tapi mungkin ada peserta lain yang menjawab satu tapi benar.

    2. Jika anda SMA nya jurusan IPA maka pilih Prog Studi IPA dan Jika SMAnya IPS pilih Prg Studi IPS. Janganlah berfikir mundur. Ketika memilih IPA di kelas 1 SMA dulu tentu sudah berdasarkan pertimbangan matang, artinya kita harus yakin pada jurusan yang telah kita pilh dan berusaha untuk konsisten, kenapa jadi bimbang lagi ? OK ?. Kelebihan memilih IPC menurut saya tidak ada, selain menunjukkan kebimbangan dan harus belajar IPA dan IPS sekaligus

     
  298. Rizqie

    May 21, 2011 at 7:27 am

    Nanya donk,
    Masalah nilai mati itu asalkan dijawab minimal satu ya, nah kalo yang satu itu salah gimana??
    terus mending milih IPA atau IPC kelebihannya dimana ya??

     
  299. Aom Kris

    May 21, 2011 at 2:06 am

    @ Narendra dan Sashira :
    Bagi yang memilih IPC Pada hari pertama di test TPA dan Kemampuan Dasar (Matematika dasar, Bahasa Ingris dan Bahasa Indonesia). Pada hari kedua sesi pertama adalah tes IPA dan sesi kedua adalah tes IPS. Sistem penilaiannya tetap dipisahkan.
    1. TPA + Kemampuan Dasar + IPA untuk pilihan Prodi IPA
    2. TPA + Kemampuan Dasar + IPS untuk pilihan Prodi IPS

    Artinya untuk pilihan prodi IPA akan bergantung pada hasil test TPA + Kemampuan Dasar dan Test IPA saja. Begitu pula dengan pilihan prodi IPS akan bergantung pada hasil test TPA + Kemampuan Dasar dan Test IPS saja.

    @ Ahmadun :
    Yang di presentilkan adalah Tes TBSP (Test mata pelajaran)

     
  300. Sashira

    May 21, 2011 at 12:13 am

    Iya mas…, tolong yang ipc bagaimana??
    Apakah untuk pilihan jurusan ipa hanya tergantung dari TPA dan IPA
    Begitujuga untuk pilihan jurusan ips hanya bergantung pada TPA dan IPS
    Apakah begitu???
    Terima kasih:)

     
  301. ahmadun

    May 20, 2011 at 12:39 am

    mas yg itu di presentilkan mapel jenis tes yg bgaimana? Maaf mas saya masih belum mengerti

     
  302. Narendra

    May 19, 2011 at 11:44 am

    Mohon informasi bagaimana sistem penilaian untuk Program IPC, apakah Nilai Mapel IPA dan IPS digabung baru diranking atau nilai IPA untuk pilihan Prodi IPA dan IPS utk Prodi IPS ?. Atau bagaimana penilaian pastinya ? Mohon penjelasan detailnya. Terima kasih.

     
  303. Aom Kris

    May 14, 2011 at 7:51 am

    @ Joko92m :
    Betul begitu. Jangan sekali-kali mengosongkan satu mapelpun…minimal jawab satu soal tapi benar. jika satu saja mapel kosong sudah dapat dipastikan nggak lolos
    Terimakasih tanggapannya, semoga sukses

     
  304. joko92m

    May 13, 2011 at 3:04 pm

    ouh…jd gt ya mas…?
    klo misalkan saya dlm TBSD mapel matem dan b.ingg ragu dlm mnjawab jd saya gk boleh kosongin jawaban semua nomer soalx pda mapel td ya mas..?? se enggakx di isi 1 jawaban aja yg benar. ya mas??
    klo gk di isi semua di mapel yg saya gk bs itu n2ti bs tak ktrima ya mas snmptnx…??

    ssiipp daahh ane plajariin dr artikel2 ini… ^_^

     
  305. Aom Kris

    May 7, 2011 at 7:10 am

    @ Rian :
    Yang dimaksud dengan nilai mati itu adalah apabila salah satu mata pelajaran yang di ujikan tidak diisi atau tidak dijawab sama sekali . Jika itu dilakukan maka dapat dipastikan tidak akan lolos walapun mata pelajaran yang lain skorenya tinggi…Oleh sebab itu Jawablah minimal satu pertanyaan dari setiap mata pelajaran.

     
  306. Rian

    May 6, 2011 at 7:13 am

    Pak mau tanya… Apakah dalam SNMPTN 2011 ini ada istilah NILAI MATI seperti tahun-tahun sebelumnya???

    Misalkan saja ada orang yang dalam mata pelajaran tertentu memperoleh skor total minus (-)???

    padahal peringkatnya pada mata pelajaran lain sangat tinggi???

     
  307. wullien

    March 8, 2011 at 11:11 am

    good info :D
    thanks a lot .

     

Jangan lupa tulis komentar....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: