Geng Remaja/Cross Boys dalam Sejarah Kota Bandung

Remaja memang tidak pernah sepi dari dari berita koran, TV, majalah sampai gosip yang menyebar dikalangan masyarakat yang sering nangkring di warung kopi pinggir jalan. Berita tentang aktivitas geng motor remaja di Bandung adalah gejala perubahan sosial yang mengarah pada perilaku kriminal yang mengganggu ketenangan masyarakat umum. Kita jadi enggan berurusan dengan mereka tatkala kendaraan yang kita tumpangi bersenggolan dengan kendaraan yang digunakan remaja. Rasa takut dikeroyok teman-temannya adalah alasan utama untuk menghindari selisih paham dengan mereka. Pengeroyokan oleh sekelompok remaja yang mengarah pada kekerasan fisik kerap kali terjadi di Kota Bandung. Barangkali dalam benak mereka kekerasan adalah simbol keberanian dan eksistensi mereka di suatu kawasan tertentu, walaupun sebenarnya dilakukan dengan cara-cara pengecut. Seorang remaja tidak akan pernah mau berhadapan dengan lawan konfliknya tanpa ditemani beberapa teman dibelakangnya. Ironis memang simbol keberanian muncul apabila dilakukan secara berkelompok atau keroyokan.

Pada era tahun 60 s/d 70 an di Bandungpun pernah menggejala geng remaja, hanya istilahnya saja yang berbeda. Istilah geng remaja pada saat itu disebut “cross boys” (remaja dipersimpangan jalan). Saya sendiri belum paham benar apakah istilah crossboy menandakan bahwa remaja-remaja waktu itu sering nangkring dipersimpangan/pinggir jalan atau menunjukkan simbol sedang mencari identitas diri ? Barangkali remaja tahun 60 – 70 an Bandung masih ingat geng remaja beken di Bandung antara lain Buahbatu Boys Club (BBC) yang legendaris. Sesuai dengan namanya BBC memang berpusat di kawasan Jl Buahbatu dan sekitarnya.
BBC berawal tahun 1956-an lalu saat sekelompok anak muda di Buahbatu seperti Atang Suherman, Daace, Jhon Syahrir, Tosin, Rudi, dan Ahyad membentuk klub binaraga yang diberi nama Buahbatu Barbell Club yang disingkat menjadi BBC. Di pertengahan dekade 50-an, binaraga memang begitu tren di kalangan anak muda saat itu. Drs Mahpudi SIK MT dalam tulisannya di terbitan perdana majalah BBC menyebut tren ini terinspirasi aktor James Dean yang film-filmnya begitu digemari anak muda saat itu.
Namun, pada dekade 60-an ketika tokoh-tokoh lama seangkatan Daace sudah mulai tua, tampilan macho ala James Dean rupanya pelan-pelan tak digemari lagi. Termasuk oleh kawula muda Buahbatu saat itu. Mereka lebih terpengaruh budaya flower generation yang dibawa grup band legendaris The Beatles dan The Rolling Stones. Buahbatu Barbell Club terasa tak tepat lagi. Generasi kedua seperti Daman Hendaran yang kini tinggal di Belanda, Ammi S, Adang Farid, Jayasupena, Ace Aladin, Manaf Saefudin, Hari Koesnadi, Toto Koesnadi, dan lain-lain akhirnya mengubah nama itu menjadi Buahbatu Boys Club yang singkatannya tetap saja sama, masih BBC.
Di era generasi kedua ini pula muncul nama-nama sohor BBC lainnya seperti Tusye, Ade Memous, Tonton, Pipit, Uce Patrom, Kamar, Didin Kuntung dan banyak nama lainnya yang kemudian membuat nama BBC kian disegani. Nama-nama inilah yang kemudian dikenal sebagai generasi ketiga. Pada zaman merekalah grup-grup kecil di kawasan Buahbatu bermunculan. Sementara grup-grup kecil yang saat itu berkembang diresmikan menjadi smallgroup yang bernaung di bawah BBC. Belakangan kepanjangan BBC oleh generasi berikutnya diubah menjadi Buahbatu Corps.
Kita juga masih ingat crossboy dari kawasan Jalan Gatot Subroto “AMX”, katanya singkatan dari Anak Muda Xavaleri (?)” Bisa jadi karena di Jl. Gatot Subroto memang ada komplek tentara korp kavaleri. Adapula crossboy pathorados dari kawasan Jl Patrakomala dan Tongkeng. Hampir sama dengan AMX kelompok ini lahir di kawasan komplek militer (istilahnya waktu itu anak kolong).
Pada tahun 1950-an, geng Tiger Mambo sangat terkenal di kalangan crossboys (komunitas remaja saat itu). Para remaja yang umumnya etnik Ambon “Indo-Belanda” itu biasa mangkal di sekitar Jln. Riau (Jln. L.L.R.E. Martadinata) sekarang). Mereka sangat disegani karena anggotanya pemberani dan jagoan berkelahi. Pada masa berikutnya, di kawasan Jl. Cipaganti dan sekitarnya, ada pula geng remaja yang disegani, mereka dikenal dengan nama “Boxty”. Para anggotanya bukan sekadar pemberani, tetapi memiliki keterampilan tinju, karena mereka petinju-petinju amatir.
Memasuki periode 1970-an bermunculan pula geng-geng yang mengukuhkan diri sebagai jagoan-jagoan Bandung. Di kawasan Jl. Cikaso muncul geng “NC” (New Chicago). Cicadas memiliki geng “Dollars”. Tapi tidak semua gank di Bandung mengidentifikasikan diri sebagai komunitas jagoan atau kekerasan, Di kawasan Dago misalnya pernah ada geng “CD” (Corps Dago). Gank yang disebut terakhir ini dianggap pada waktu itu sebagai komunitas remaja elite yang mengukuhkan diri bukan sebagai jagoan, tetapi playboy, penggoda atau pemburu wanita (waalah…)

Biasanya remaja waktu itu mendirikan pula geng-geng kecil yang menginduk pada geng besar seperti BBC antara lain Oyster (Jl Kerang dan sekitarnya) , Phanthom (Jl Kancra dan sekitarnya), Bachelors (Jl. Pelanduk dan sekitarnya), Barrolls (Jl. Buahbatu Dalam dan sekitarnya), GI (Jl Lele dan sekitarnya), Macho (Jl. Macan dan sekitarnya), Melos (Jl. Lodaya ), Megas (Jl. Galunggung) Terkadang sebutan atau nama genk membuat kita tersenyum geli karena namanya yang lucu seperti “Agothax” (anak gondrong tak berotak), Gheghares (sedang makan), “Agedud” (anak gembel Gg Dudukuy), “Cola” (cokor ladog/suka mengembara). Dilihat dari nama-nama geng tersebut memang mengarah pada interpretasi kekerasan, penyimpangan sosial walaupun bisa jadi perilaku anggotanya tidak selalu berbuat seperti apa yang digambarkan nama genknya, karena hanya sekedar terbawa arus trend remaja “amrik” pada waktu itu.
Terkadang antar geng besar terjadi konflik yang mengarah pada kekerasan juga. Dampak konflik inilah, remaja satu daerah agak ragu untuk berkunjung ke kerabatnya di daerah lain….karena khawatir oleh pertanyaan standar “budak mana ?” (anak mana ?), kalau yang ditanya bertempat tinggal di daerah dimana sedang terjadi konflik dengan wilayah yang dikunjungi biasanya remaja yang berkunjung tersebut diintimidasi…. Saya yang pada waktu itu sedang menginjak remaja punya perasaan “ngeper” ketika harus berenang di Centrum (Kolam renang Tirtamerta) karena wilayah itu daerah “kekuasaan” Patoradhos
Tapi yang saya tahu pada saat itu memang sedang menggejala penggunaan ganja (mariyuana) di kalangan remaja. Bisa jadi, ini terjadi karena ada gelombang pengaruh dari penyanyi regea “Bob Marley” yang menghalalkan ganja sebagai teman hidup.
Tentunya aktivitas geng tersebut tidak selalu negatif, beberapa geng memang memfasilitasi kegiatan olahraga dan musikdalam aktivitasya. Kelompok remaja Bandung era tahun 70an yang gemar bermusik sempat membentuk grup band seperti Giant Step (kang Benny Subardja) , Superkid (Kang Deddy Stanzah), The Rollies (kang Gito), DKSB (kang Harry Rusli), Mat bitel, dan masih banyak lagi. Bandung memang penuh dinamika, pikasebeleun, tapi sekaligus penuh kreativitas.














tolong tulis donk nama-nama anggota AMX.a …
thx iiah ….
Reply :
Wah…kalo soal nama anggota AMX waktu itu agak sulit, biasanya genk remaja tahun 60-70an sangat informal.. jadi nggak pernah mencatat semua anggota yang tergabung..! Kalo sekarang bisa jadi terdaftar dan tertulis karena berubah menjadi organisasi mssa yang punya target tertentu (?)…!.
Tapi kalo mo menelusuri, coba aja mulai dari jalan Ciremai, mungkin masih ada tokoh AMX dulu yang masih belum pindah. Kalo ingin tahu BBC, coba hubungi sekretariatnya di Jl Haremis I No. 7 (?) atau di MTC Bypass, mungkin ada keterkaitan dengan BBC tahun 60-70 yang saya tulis.
iiah, akko jgga termasuk anggota.a …
tapi kalo iiang dulu” mah kurang tau jgga …
hehe ….
qta gug punya target qo .
cumand kumpul” biasa ue …
Reply :
Anggota AMX ato BBC nich?
Kalao daerah Arcamanik tahun 70an apa namanya kang ?
Reply :
Kalo di daerah itu mah….betul betul terorganisir…..campuran..kriminal, politik…pencuri namun terkurung di LP Sukamiskin….he..he..
dulu arcamanik mah sawah2 dan kebon bala keneh..
Reply :
Tapi pernah ada tempat pacuan kuda lho….sekarang tinggal reruntuhannya
boleh ralat dedengkot generasi kedua bukan daman hendaran tapi Rd daman hendarman,terima kasih.
Reply :
Terimakasih ralatnya kang Ilham
dengar2 katanya tonton bbc itu jadi korban petrus tahun 80an kang?
Reply :
terkadang berita yang kita dengar….cuma sekedar perkiraan orang saja…
wew keren sekali tuh… jadi inget di filem filem jaman dulu deh
Dari Kang Aom :
Lha iya lah….masa la iya dong….Mulan juga Jamee…lah masa mulan jamee dong…!
Hay pa kabar Yogja…dah lama nich nggak kesonoh…
kang,apa tidak salah tuh judul “BUAH BATU CROPS” seharusnya “BUAH BATU CORPS”?. maaf ya. baguslah sering sering aja kang tulis artikel tentang buah batu.maju terus pantang mundur…
Kang Aom :
Wah….itu pasti salah ngetik…..Terima kasih…kang dady ti Jl Kerang sanes ?
Sumuhun kang.gaduh artikel naon deui nu enggal?
Dari Kang Aom :
Se’eur ari na uteuk mah….pangalaman di jalan kerang penyu haremis tripang mutiara teh..! Insya Allah kapayun manawi…Salam ka kang Nanang….(masih sok ngendang keneh kitu ? janten emut ka new bloody) oge ka kang Pandi…. Salam baktos ka Kang Gigin. Waas ningali foto-foto sepuh di blog oyster salira…
semoga wa daman pulang ke indonesia..doakan ya akang2 dan teteh2 sebab skrg bandung jd haseum,byk ormas jakarta ngejago di bandung…sugan ningali kang Daman mah ngi’ihan calana sorangan…hehehe (heureuy)
Dari Kang Aom :
Wilujeng sumping deui kang Ilham….hatur nuhun kersa rurumpaheun.
Tampaknya era kekerasan sudah berlalu…..dan harus dilalukan……!
Hanya saya pribadi juga rada teu ngartos da BBC teh ayeuna mah aya nu janten Ormas oge….bade molitik kitu….? atawa mung naekeun bargaining..? he…he….he…
kanggo kang Aom,iyah skrg jadi ormas alhamdulillah sang ketum Mama Tarmana Satiaputra tidak ada kaitan dengan partai2 dan pemerasan di daerah buah batu,hanya yg diharapkan saya agar wa Daman pulang agar BBC bersatu kembali karena skrg terbagi 2 dan dan rumornya BBC “kutip” lah maennya kotor meres sana meres sini,semoga sang GodFather taun 60′an itu pulang semuanya bisa sopan sedikit,dan tidak menyalahgunakan nama BBC itu sendiri,sebab dari generasi kedua dan ketiga untuk membangun/menaikan nama buah batu diperlukan pengorbanan yg sangat pahit,dan sekarang dirusak oleh orang koroco yg dulunya tdk punya nama di buah batunya,apakah bukan tindakan seenaknya dengan melupakan,pembesar2 dari generasi kedua dan ketiga dan sebagian sudah Almarhum.
begitu akang,wios nya abdi sanes nyaramah..abdi da umur sebatang tangkal keneh kang Aom.ieu mah saling tukar informasi saja,saya resep forum2′an kieu teh.
Wassallam.
Dari Kang Aom :
Era reformasi memang membebaskan semua orang membentuk organisasi, apapun bentuk dan jenisnya…..Hanya bagi akang mah jadi rada aneh kalo nama BBC (Buah Batu Corp) sekretariatnya aya di Garut atawa Sumedang….Kejayaan BBC buahbatu memang hanya sekedar sejarah kelompok remaja legendaris Bandung tempo dulu….yang sampai sekarang masih diingat semua orang. Jika sekelompok orang ingin punya obsesi dalam membentuk organisasi yang punya nama besar. Apa tidak lebih baik membentuk ormas dengan nama baru…dan berjuang agar besar dan legendaris tanpa harus mendompleng nama besar organisasi lain…?
Namun apapun bentuknya mau IKB atau Ormas kita berharap BBC mempunyai konstribusi buat kemajuan Indonesia khususnya Bandung. Sanes kitu Kang Ilham ?
Hatur nuhun
hahaha kang sae artikel na…
ini saya anak nya kang nanang yang katanya suka ngendang tea…kang nanang teh udah 6 tahun sakit stroke jadi udah ga maen kendang lagi!
atos di salamkeun ka bapa teh…ngan bapana ge hilapeun!
katanya bapa ini teh kang aom yang mana tea??
Dari Kang Aom :
Ngiring prihatin ka Kang Nanang, mugia enggal damang, jagjag waringkas deui. Tangtos hilapeun ge, margi tos langkung ti 1/4 abad teu tepang sareng tuang rama teh. Sataun kapengker mah masih sok balawiri, lalar liwat ka Jl Haremis teh da puguh lembur, sok tepang eta ge sareng Kang Aang di Jl Penyu. Mung nya kitu tea ayeuna mah rada arang kadinya margi bumi nu di haremis teh tos digaleuh ku dr. uce sataun kapengker. Sanes waktos Insya Allah simkuring nepangan tuang rama di Jl. Kerang… Hatur nuhun.
uhfdsf;’zrfpolwe
ra
ghghfghfghggggggggggggggggggggggggggggggggg
Kang Aom :
Is…maaf kalo nggak ngerti basa Bandung yah..
betul sekali kang Aom,dan saya lebih menginginkan BBC itu tidak ada IKB atau ORMAS BBC saya lebih menginginkan Buah Batu Corps saja,jadi semua bersatu.alah ieu mun dibaca ku mang mama,rada palaur oge hehe,keun lah pa mama mah rada gaptek kana nu kieu hehe.
jeung wa daman teh geus rada males nu ngurus kararieu ceunah,tos betaheun di walanda.
kang Aom gaduh facebook? bilih gaduh add nu abdi kang,ilham_aha@yahoo.com
Kang Aom :
Ya…inginnya sih begitu….hanya situasinya aja mungkin yang menjadi harus begitu…
Yah…Kang Daman mungkin sedang menikmati masa tuanya…..dan tidak perlu dibebani hal-hal yang mungkin tidak ngepas dengan ketika dia lagi di Bandung
bleh minta perjalanan hidup pipiet buah batu ga
yg angkatan ke 3
saya anak ke 3 dari alm pipiet
saya ga tau perjalanan ayah saya waktu dulu klo bisa tolong ceritakan yah.
saya juga ingin tau bagaimana ayah saya itu..
sekaligus sama uwa saya (wa ridha)
makasih sebelumnya
Dari Kang Aom :
Mohon maaf saya tidak tahu persis kehidupan pribadi dan perjalanan karir masing-masing “dedengkot” BBC waktu itu..dan setelah tidak aktif di BBC. Tapi yang pasti…..jangan bayangkan kalo crossboys BBC waktu itu berpakaian compang-camping dengan macem-macem asesoris….dan malak di warung kaki lima lho…Dedengkot BBC waktu itu berpakaian sangat rapih dengan celana cutbray rambut panjang di blow…dan cenderung pesolek…….Itulah sebabnya….selalu dikelilingi gadis cantik….he..he..he. wah..keren deh… Coba kunjungi Oyster Jalan Kerang…mungkin disana ada foto-foto Kang Kamar, Kang Piping, Kang Didin, Kang Pipit atau ke Jl. Kancil/Pelanduk mungkin ada foto-foto Kang Benny, Kang Harry waktu muda….
Tahun 80an masih sering bertemu dengan Kang Fredi di Jl. Penyu..tapi sekarang tidak tahu dimana…jadi agak sulit menelusuri kehidupan dedengkot BBC termasuk Ayah anda Kang Pipit.
Sekali lagi mohon maaf…
berarti si papah play boy donk hehehehehehehe
makasih buat infonya
klo ga salah mah om koko fredi mah kena stroke
klo boleh tau apakah benar ayah saya itu orang yg di segani???
oh iya saat ayah saya meninggal terima kasih udah mau melayat
terima kasih sebelumnya
salam dari mamah
katanya ntar maen ke tante ionk
aduh maaf saya sangka anda aom kusman
maaf sebelumnya
klo boleh tau apa anda pernah kenal dengan ayah saya (pipiet)
oh ini bukan Aom kusman,saya pikir juga ini Pa Aom kusman,
hehe.
untuk : Rizky N anonimaous
Tah…palebah…playboy henteu na mah…mamah langkung uninga….tapi kalo dengan baju kemeja ketat dipinggang, sepatu hak tinggi tertutup celana cutbay..! mungkin itu yang membuat mamah kamu kepincut..
Semua dedengkot BBC waktu itu memang disegani…dan mantes.
Secara pribadi saya nggak kenal kang Pipit, tapi kalou mau tahu tentang Kang Pipit saat muda, betul mungkin bisa ngobrol sama kang aom Kusman d’kabayan atau kalau masih ada ke Kang Piping Oyster Jl. Kerang…
Saya bukan Kang Aom Kusman hanya kebetulan panggilannya sama..
BBC legenda bandung ey ti saya budak keneh tos aya daerah caladi gagak mah moal birek lah,akang harap mah BBC teh terus exis inti na sing bisa jadi moderator perdamaian konflik2 nu aya di bandung,ayena loba jalma2/kalompok2 anu nu boga kepentingan pribadi dibabawa/ngadeketan BBC tujuana nya eta perlindungan lah.paur na klompok/jalma anu ngamamfaatkeun BBC teh musuh na oge boga ormas misal(A) tah didie bisa2 gara jelema nu kitu BBC jadi gaduh musuh si (A)padahal urusana mah lain sareng BBC.nah kitu na sikaP NETRAL BBC sbg ormas perdamaian harus di tegakan,bravo BBC
kumaha damang kang aom?
Iraha bade ngalongok ameng ka jalan kerang teh? ieu didieu tos seueur nu ngarantosan hoyong ngobrol sareng kang aom,upami bade ka kerang mah tong siang siang tapi langkung sae mah wengi bae tapi etage tong tengah wengi bilih di tutur tutur ku hansip he he….,hayu ah urang ngobrol tukar pikiran sareng barudak oyster didieu,da kang aom ge tong jiga kasaha saha da orang oyster keneh atuh.
Diantos kabarna…mudah mudahan sadaya aya dina junjungan ALLAH SWT .Amin.
kalau nggak salah generasi kedua angkatan kang daman ada abah didi juga lho, kok tidak tercantum kecewa nich tidak dianggap hik…hik..hik..
Dari Kang Aom
untuk Gagak Stone Complex :
Jika BBC jadi begitu saya ikut prihatin
untuk Daddy :
Ya…mudah-mudahan urang bakal tepang…Salam we ka sadayana adi-adi, senior-senior di oyster.
untuk feby :
ya, memang banyak tokoh waktu BBC memulai jadi legenda Bandung..Diantaranya abah Didi yang feby sebutkan itu
loba club motor gabung sareng ormas tujuana neangan beking lamun club na polontong terus loba musuh ges pasti ormas eta kababawa,jadi bener orMAS KUDU NETRAL,BBC anu resep biker di sadiakeun wadah na BBC biker bejana mah kumpul na di daerah samsat.Bravo BBC
wah keren euy biografinya………..
berarti bapa saya masuk ke generasi ke 2 ya!!!!
bareng sama om tusye om tonton!!
kl bs minta cerita detil nya dong…..
terimakasih
kang punten ..
abdi hoyong teurang ,
upami BBC te hartosna naund ??
naha bet BUAH BATU CORPS ??
nuhun akh ..
dari Kang aom :
Kalo menurut anda apa..BBC teh ?